Analisis Keterampilan Teknik Tendangan Lurus pada Pesilat Pemula Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi

Authors

  • Anang Dwi Susilo Universitas Jambi
  • Sukendro Sukendro Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Fitri Diana Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Yusradinafi Yusradinafi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Ely Yuliawan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/ijssc.v7i1.43543

Keywords:

pencak silat, tendangan lurus, keterampilan teknik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan teknik tendangan lurus pada pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan kondisi keterampilan teknik yang dimiliki oleh pesilat pemula. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pesilat pemula yang aktif mengikuti latihan di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi yang berjumlah 13 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes keterampilan teknik tendangan lurus yang dinilai berdasarkan sepuluh indikator gerakan mulai dari sikap awal, pelaksanaan tendangan, hingga kembali ke sikap pasang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi langsung terhadap pelaksanaan teknik tendangan lurus oleh pesilat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk skor, persentase, dan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pesilat pemula berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 69% atau sebanyak 9 orang, sedangkan 31% atau 4 orang berada pada kategori baik. Tidak terdapat pesilat yang berada pada kategori sangat baik, kurang, maupun sangat kurang. Nilai rata-rata keterampilan teknik tendangan lurus yang diperoleh adalah 6,23 yang menunjukkan bahwa kemampuan teknik pesilat pemula masih berada pada tingkat menengah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keterampilan teknik tendangan lurus pesilat pemula di Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang lebih terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan agar penguasaan teknik dapat berkembang secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Mufarid, A. M. R. (2020). Analisis power tungkai dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan serangan sederhana beladiri anggar senjata degen atlet sulawesi selatan. UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

Aldino, B. J., & Hariyoko, H. (2023). ANALISIS KEMAMPUA GERAK DASAR TENDANGAN SABIT PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER PENCAK SILAT. Jurnal Prestasi Olahraga, 6(3), 7–14. https://doi.org/https://doi.org/10.1234/jpo.v6i3.57083

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian : suatu pendekatan praktek. Rineka Cipta.

Asrianda, A., Wibowo, P., & Zulfadli, Z. (2023). Fungsi pelatih dalam pembinaan atlet pada pertandingan pencak silat di pomda 2023 Universitas Malikussaleh. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 2(2), 501–505. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/jmm.v2i2.15437

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. A. (2019). Periodization: theory and methodology of training (10th ed.). Human Kinetics.

Dlis, F., Kuswahyudi, K., Nurulfa, R., Lestari, A. T., Bisa, M., Bachtiar, B., Acha, B., Selian, S., Mahardhika, D. B., & Motto, C. A. (2020). Motor Learning dalam Olahraga (Bunga Rampai). CV. NAKOMU.

Erviansyah, R. (2024). PENGARUH LATIHAN HIGH KNEE TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PENCAK SILAT CEMPAKA PUTIH KABUPATEN NGAWI. Jurnal Prestasi Olahraga, 7(5), 499–503. https://doi.org/https://doi.org/10.1234/jpo.v7i5.64146

Fenanlampir, A. (2020). Ilmu kepelatihan olahraga. Jakad Media Publishing.

Hasanah, H. (2016). Teknik-teknik observasi (sebuah alternatif metode pengumpulan data kualitatif ilmu-ilmu sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21–46. https://doi.org/https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Hausal, H., Lubis, J., & Puspitorini, W. (2018). Model latihan teknik dasar serangan tungkai pencak silat berbasis media belajar. Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Adaptif (JPJA), 1(02), 58–63. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/jpja.v1i02.11017

Khoiriati, T. (2024). Analisis Metode Latihan Kebugaran Jasmani Untuk Menunjang Prestasi Atlet Seni Bela Diri Pencak Silat Kembang Setaman. Universitas PGRI Semarang.

Nugroho, U. (2018). Metodologi penelitian kuantitatif pendidikan jasmani. Penerbit CV. Sarnu Untung.

Pratama, S. D. A., & Candra, A. R. D. (2021). Analisis gerak tendangan T pencak silat pada atlet perguruan Tapak Suci Mijen Semarang. Unnes Journal of Sport Sciences, 5(2), 92–100. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/ujoss.v5i2.49987

Siswara, M. R., & Mardius, A. (2021). Daya ledak otot tungkai sebagai prediktor terhadap kecepatan tendangan lurus atlet pencak silat. Jurnal Muara Olahraga, 3(2), 110–119. https://doi.org/https://doi.org/10.52060/jmo.v3i2.610

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujoto, M. (1990). Peningkatan dan Pembinaan Kondisi Fisik dalam Olahraga. Semarang Dahara Prize.

Wiarto, G. (2021). Dasar-dasar kepelatihan olahraga. Guepedia.

Published

2025-03-30

How to Cite

Susilo, A. D., Sukendro, S., Diana, F., Yusradinafi, Y., & Yuliawan, E. (2025). Analisis Keterampilan Teknik Tendangan Lurus pada Pesilat Pemula Perguruan Silat Walet Puti Kota Jambi. Indonesian Journal of Sport Science and Coaching, 7(1), 9–17. https://doi.org/10.22437/ijssc.v7i1.43543

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>