Mekanisme Pengolahan Air Limbah di Rumah Sakit X Bojonegoro
Keywords:
Air Limbah, IPAL, Pengolahan, Rumah SakitAbstract
Limbah udara merupakan cairan sisa dari aktivitas domestik, perdagangan, perkantoran, industri, dan tempat umum lainnya yang mengandung zat berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Limbah cair dari rumah sakit biasanya berbahaya karena mengandung virus, bakteri, obat-obatan, dan senyawa kimia, hal ini dapat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Metode penelitian dengan melakukan observasi langsung pada IPAL RS X. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, limbah udara diolah melalui sistem aerobik dan anaerobik di IPAL RS X dengan tiga tahap pengolahan, yaitu primer, sekunder, dan tersier. Tahapan ini melibatkan unit-unit pengolahan seperti sedimentasi, filtrasi, aerasi, dan klorinasi. Hasil dari proses pengolahan ini menunjukkan bahwa air limbah yang dihasilkan telah memenuhi standar baku mutu yang sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 tahun 2013. Meskipun demikian, terdapat parameter E. Coli yang masih memiliki nilai yang tinggi, sehingga diperlukan pengolahan lanjutan guna pengurangan konsentrasi E.Coli sebelum air limbah dialirkan kembali ke lingkungan sekitar agar tidak membahayakan ekosistem.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pembangunan Berkelanjutan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)





