Manajemen Penanaman Tanaman Kayu Putih Secara Vegetatif di Perusahaan X
Keywords:
Tanaman Kayu putih, Perbanyakan Vegetatif, Media TanamAbstract
Salah satu jenis tanaman yang sangat penting dalam industri minyak atsiri adalah kayu putih, yang dalam bahasa ilmiah disebut Melaleuca cajuputi. Tanaman kayu putih dapat tumbuh di lahan yang kurang subur atau tandus. Perbanyakan vegetatif dengan setek adalah salah satu cara memperbanyak tanaman kayu putih secara masal tanpa tergantung pada musim buah. Untuk tanaman kayu putih, media tanam terdiri dari top soil, pasir, dan kompos dengan perbandingan 3:2:1. Persiapan bibit kayu putih dimulai dengan pengambilan bahan stek dari kebun pangkas. Setelah selesai, bahan kayu putih ditanam pada media polybag, dengan ujung bahan bibit kayu putih ditancapkan ke dalam tanah kurang lebih 1 cm. Setelah itu bibit kayu putih disiram dengan air satu kali sehari pada pagi hari. Tahap terakhir yaitu dilakukannya pengambilan data hasil setek kayu putih adapun parameter yang meliputi pengamatan keberadaan hidup, tinggi sungkup, pengukuran suhu dan kelembaban. Teknik pembiakan vegetatif atau stek pucuk memiliki keunggulan yaitu bibit yang dihasilkan mempunyai persamaan genetik dengan induknya, dan dapat memproduksi bibit secara masal.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pembangunan Berkelanjutan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)





