Proses Pembuatan Pupuk Kompos dan Penggunaan Pupuk Kompos di TPS 3R
DOI:
https://doi.org/10.22437/jpb.v8i1.38427Keywords:
Pupuk Kompos, TPS 3R, Pengelolaan SampahAbstract
Proses pembuatan pupuk kompos di TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) merupakan langkah strategis dalam pengelolaan sampah organik. Kompos merupakan hasil dari dekomposisi bahan organik oleh mikroorganisme dalam kondisi yang terkontrol. Di TPS 3R, sampah organik yang dipilah dikumpulkan dan diproses menjadi kompos melalui beberapa tahapan. Tahap pertama adalah pengumpulan dan pemilahan sampah organik dari sumbernya, seperti sisa makanan, daun, dan limbah taman. Setelah dipilah, bahan organik tersebut dicacah atau dipotong-potong untuk mempercepat proses penguraian. Tahap selanjutnya adalah penyusunan tumpukan kompos di wadah atau ruang yang telah disiapkan, dengan memperhatikan keseimbangan antara material yang kaya karbon (seperti daun kering) dan material kaya nitrogen (seperti sisa makanan). Proses pengomposan ini melibatkan pengontrolan kelembapan dan aerasi untuk memastikan kondisi optimal bagi pertumbuhan mikroorganisme dekomposer. Suhu tumpukan kompos juga dipantau secara berkala untuk memastikan bahwa dekomposisi berjalan dengan baik dan untuk menghindari pembentukan bau tak sedap. Setelah beberapa minggu, tumpukan kompos mulai mengalami perubahan fisik dan kimia, yang menandakan tahap akhir dari proses penguraian. Produk akhir dari proses ini adalah pupuk kompos yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan kesuburan tanah. Di TPS 3R, penggunaan kompos juga mendukung program daur ulang dan pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir).
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Pembangunan Berkelanjutan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
1. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
2. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
3. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (The Effect of Open Access)





