Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Prestasi Atlet di PB Tunas Jaya Kasturi Mayang Kota Jambi

Authors

  • Rendy Saputra Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Atri Widowati Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Mohd. Adrizal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/csp.v14i2.45964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan prestasi atlet bulutangkis di PB Tunas Jaya Kasturi Mayang Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dengan melibatkan 35 atlet remaja berusia 13–18 tahun yang aktif mengikuti program latihan dan berbagai kejuaraan. Instrumen pengukuran kemampuan berpikir kritis berupa tes pilihan ganda sebanyak 15 butir yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan seluruh item dinyatakan valid serta nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,934 (>0,514), sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Prestasi atlet diukur melalui lembar observasi berdasarkan tingkat kejuaraan dan perolehan medali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,72% atlet memiliki kemampuan berpikir kritis kategori tinggi, 42,86% kategori sedang, dan 11,42% kategori rendah. Atlet dengan skor berpikir kritis di atas 70 cenderung memperoleh lebih dari dua medali, sedangkan atlet dengan skor di bawah 70 umumnya memperoleh kurang dari tiga medali atau tidak memperoleh medali sama sekali. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Asymp. Sig. = 0,182 > 0,05), dan uji linearitas membuktikan hubungan yang linear dan signifikan. Analisis korelasi Pearson menghasilkan koefisien r = 0,545 yang menunjukkan hubungan positif dengan tingkat korelasi sedang. Analisis regresi linear menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis berkontribusi sebesar 29,7% terhadap prestasi atlet. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis dalam pembinaan atlet bulutangkis remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A’yun, D. Q., Rahmawati, I. D., & Stefany, E. M. (2022). Pengaruh metode karyawisata berkearifan lokal Madura terhadap kemampuan berpikir kritis siswa UPTD SDN 2 Tambaan di daerah wisata pantai Camplong. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(12), 1141–1150.

Akbar, M. A., & Abidin, Z. (2015). Makna prestasi bagi atlet binaraga studi kualitatif fenomenologis pada atlet binaraga nasional. Jurnal EMPATI, 4(2), 99–103.

Arikunto, S. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktek. Rineka Cipta.

Ayu Rifka Sitoresmi. (2024, 29 November). Organisasi bulutangkis Indonesia adalah PBSI: Sejarah, tugas, dan prestasi. Liputan6.

Aziza, N. (2023). Metodologi penelitian 1: Deskriptif kuantitatif. ResearchGate.

Connolly, F. (2017, September 2). Why higher ed needs to bridge the critical thinking skills gap. EdSurge.

Puspitasari, E., Sumarmi, S., & Amirudin, A. (2016). Integrasi berpikir kritis dan peduli lingkungan melalui pembelajaran geografi dalam membentuk karakter peserta didik SMA (Doctoral dissertation, State University of Malang).

Farmpedia Kreator. (2023, 1 Agustus). Paling digemari selain sepakbola, begini sejarah terciptanya olahraga bulutangkis. Kompasiana.

Irwanto, & Romas, M. Z. (2019). Profil peran psikologi olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet di Serang-Banten menuju jawara. Prosiding Seminar Nasional IPTEK Olahraga, 2(1), 1–14.

Juang, B. R. (2015). Analisis kelebihan dan kelemahan keterampilan teknik bermain bulutangkis pada pemain tunggal putra terbaik Indonesia tahun 2014. Jurnal Kesehatan Olahraga, 3(1), 109–117.

Pietrangelo, A. (2023, 10 April). The effects of stress on your body. Performance Ortho & Sports Medicine.

Puspitasari, E., Sumarni, & Amirudin, A. (2016). Integrasi berpikir kritis dan peduli lingkungan melalui pembelajaran geografi dalam membentuk karakter peserta didik SMA. Jurnal Pendidikan, 1(2), 122–126.

Setyadin. (2015). Metode penelitian kualitatif (1st ed.). Bumi Aksara.

Simandjuntak, C. N., Hanum, D., & Saputri, N. (2024). Peran Psikologi Olahraga dalam Meningkatkan Kinerja Atlet Bulutangkis. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(5), 330-337.

Sugiyono. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D (10th ed.). Alfabeta.

Suroto, S., Prakoso, B. B., Ridwan, M., & Juniarisca, D. L. (2021). Berpikir kritis dan hubungannya dengan prestasi akademik calon guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 1(1), 46–59.

Winiasih, R., Ashadi, A., & Mulyani, B. (2018). Kontribusi Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Memori Terhadap Prestasi Belajar Ikatan Kimia pada Siswa Kelas X SMAN 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Kimia, 7(1), 137-145.

Zubaidah, S. (2016). Berfikir kritis: Kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran sains. In Seminar Nasional Sains, 6(8), 1–14.

Published

2025-11-30

How to Cite

Saputra, R., Widowati, A., & Adrizal, M. (2025). Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Prestasi Atlet di PB Tunas Jaya Kasturi Mayang Kota Jambi. Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan, 14(2), 99–109. https://doi.org/10.22437/csp.v14i2.45964

Most read articles by the same author(s)