Penerapan Hybrid Immersive Learning Berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Motion Tracking sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mata Kuliah Bulutangkis pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani

Authors

  • Bogy Restu Ilahi Pendidikan Jasmani, Universitas Bengkulu
  • Andes Permadi Pendidikan Jasmani, Universitas Bengkulu
  • Septian Raibowo Pendidikan Jasmani, Universitas Bengkulu
  • Dian Pujianto Pendidikan Jasmani, Universitas Bengkulu
  • Bangkit Yudho Prabowo Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Jambi
  • Muhammad Nuryogatama Pendidikan Jasmani, Universitas Negri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.22437/csp.v14i2.49579

Keywords:

Bulutangkis, Hybrid Immersive Learning, Motion Tracking

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar mata kuliah Bulutangkis melalui penerapan Hybrid Immersive Learning berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Motion Tracking pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Bengkulu. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek 36 mahasiswa semester V. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket respon mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II, ditandai dengan meningkatnya jumlah mahasiswa pada kategori baik dan sangat baik serta tidak adanya mahasiswa pada kategori kurang. Respon mahasiswa terhadap penerapan model pembelajaran juga berada pada kategori setuju hingga sangat setuju. Oleh karena itu, Hybrid Immersive Learning berbasis AI dan Motion Tracking dinilai efektif dan dapat dijadikan alternatif model pembelajaran inovatif dalam pendidikan jasmani di perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian : suatu pendekatan praktek. Rineka Cipta.

Arini, A., & Umami, H. (2019). Pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam melalui pembelajaran konstruktivistik dan sosiokultural. Indonesian Journal of Islamic Education Studies (IJIES), 2(2), 104–114. https://doi.org/https://doi.org/10.33367/ijies.v2i2.845

Dibra, M. (2015). Rogers theory on diffusion of innovation-the most appropriate theoretical model in the study of factors influencing the integration of sustainability in tourism businesses. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 195, 1453–1462. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.06.443

Hasni, H., Umar, M. S., & Damopolii, M. (2025). Core Learning Principles: Demonstration, Application, Task-Centeredness, Activation, Integration, and the Four-Phase Learning Cycle. Indonesian Journal of Educational Research, 1(5), 134–145. https://doi.org/10.5281/zenodo.18109788

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. FT press.

Mahmudi, I., Athoillah, M. Z., Wicaksono, E. B., & Kusumua, A. R. (2022). Taksonomi Hasil Belajar Menurut Benyamin S. Bloom. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(9), 3507–3514.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2007). Technological pedagogical content knowledge (TPCK): Confronting the wicked problems of teaching with technology. Society for Information Technology & Teacher Education International Conference, 2214–2226. https://www.learntechlib.org/primary/p/24919/

Noviardah, D. P. (2025). Transformasi Pembelajaran Jasmani Melalui Integrasi Artificial Intelligence Dan Analitik Gerak Digital Terhadap Literasi Olahraga Siswa. Prosiding Seminar Nasional Prodi Magister Dan Doktoral Pendidikan Olahraga FIK UNNES, 1(1), 340–356. https://proceedings.unnes.ac.id/snpor/article/view/4837

Piaget, J. (2002). Tingkat Perkembangan Kogniktif. Gramedia.

Putra, L. D., Shiddiq, A. J., Khafi, I., & Nugroho, B. (2024). Integrasi teknologi immersive learning dalam pembelajaran sekolah dasar. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 4(2), 218–230. https://doi.org/https://doi.org/10.32665/jurmia.v4i2.3349

Rizki, S. A., Bik, M. T. N., & Susanti, E. (2025). Teori Belajar Kontruktivisme. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(4), 6867–6882.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68.

Schmidt, R. A., & Wrisberg, C. A. (2008). Motor learning and performance: A situation-based learning approach. Human kinetics.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. John Wiley & Sons.

Published

2025-11-30

How to Cite

Ilahi, B. R., Permadi , A., Raibowo, S., Pujianto, D., Prabowo, B. Y., & Nuryogatama, M. (2025). Penerapan Hybrid Immersive Learning Berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Motion Tracking sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mata Kuliah Bulutangkis pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani. Jurnal Cerdas Sifa Pendidikan, 14(2), 130–138. https://doi.org/10.22437/csp.v14i2.49579