Reduplikasi Bahasa Melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi
DOI:
https://doi.org/10.22437/dikbastra.v7i2.33240Keywords:
Bahasa Melayu, reduplikasi, JambiAbstract
Bahasa daerah merupakan suatu kekayaan budaya Indonesia yang wajib dikembangkan. Bahasa daerah saat ini menjadi suatu hal yang dianggap sangat penting untuk diteliti agar tetap terjaga dan tidak punah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Peneletitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Deskriptif adalah salah satu jenis metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasi objek sesuai dengan apa adanya. Adapun data dalam penelitian ini berupa tuturan dari para informan yang terkait reduplikasi bahasa melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo. Teknik pengumpulan data berupa observasi, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat. Lalu untuk teknik analisis data nya sendiri, penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat 4 bentuk reduplikasi bahasa melayu Jambi di desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi kabupaten Batanghari antara lain: Reduplikasi seluruh yaitu pengulangan bentuk dasar secara keseluruhan, Reduplikasi sebagian yaitu pengulangan bentuk dasar secara sebagian, Reduplikasi berimbuhan yaitu pengulangan bentuk dasar yang disertai dengan penambahan afiks, dan Reduplikasi dengan perubahan fonem yaitu penggolongan bentuk dasar yang disertai dengan perubahan fonem. Pada penggunaannya, bahasa Melayu Jambi di Desa Ampelu Mudo biasanya hanya digunakan ketika mereka berbicara dengan sesama warga Desa Ampelu Mudo.
Downloads
References
Akhyaruddin., Yusra, H., & Agusti, A. 2020. Morfologi Bahasa Indonesia. Jambi: Gemulun Chaer,
Abdul 2015. Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: PT Rineka Cipta
Ilhamiah, N., Taib, R., & Armia. (2017). Reduplikasi Bahasa Devayan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Jurusan PBSI, 2(4), 368–377.
Loe, E. E. Y. (2017). Reduplikasi Bahasa Rote Dialek Dengka: Kajian Morfologi Generatif.17(1), 26–
44. https://ejournal.unair.ac.id/MOZAIK/article/download/6589/4002.
Martha, dkk. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif Untuk Bidang Kesehatan. Jakarta: PT. Grafindo
Persada
Meleong. (2007). Metodologi Artikel Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offse.
Putri, R. A. (2017). Arkhais, Vol. 08 No. 2 Juli – Desember 2017. Arkhais, 08(2), 1–10.
Rahima. A dan Juwanda. M (2019). Bentuk Nomina Bahasa Melayu Jambi di desa Peninjau, Kecamatan
Bathin II Pelayangan, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. (Kajian Morfologi). Aksara: Jurnal
Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 9-15.
Rofii, Afif. dan Hasibuan, Rizka Rani (2019) Interferensi Bahasa Batak Mandailing dalam Tuturan
Berbahasa Indonesia Pada Acara Parpunguan Masyarakat Mandailing Kota Jambi. Aksara. Aksara: Jurnal
Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 April 2019.
Setiana, L. N., & Azizah, A. (2019). Penerapan Model Project Based Learning Menulis Puisi
Mahasiswa Managemen Unissula. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(1), 38.
https://doi.org/10.30659/j.7.1.38-48.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Cetakan Ke-
22. Bandung: Alfabeta.
Sukmaningtiyas, Friska dan Yakub Nasucha. 2015. Analisis Reduplikasi pada Cerita Fabel Siswa Kelas VIII
C SMP Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2014/2015. (Doctoral dissertation, Universitas
Muhammadiyah Surakarta)
Tara, Firman dan Desi Ratna Sari. 2019. Analisis Reduplikasi Verba Bahasa Melayu Jambi di Desa Niaso
Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi (Kajian Morfosintaksis). Jurnal Ilmiah Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol.3, No.1
Verhaar, J. (2012).Asas-Asas Linguistik Umum.Gadjah Mada University Press.
Winarni, Sri., Suwardi., dan Syafii. 2017. Panduan Pelaksanaan Muatan Lokal Kurikulum 2013 Jenjang
SMP. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Yendra. 2018. Mengenal Ilmu Bahasa (Linguistik). Yogyakarta: Deepublish. eBook diakses tanggal 31 Maret 2022
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jinga Yuli, Evika Rosalina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









