Implementasi Model DDD-E Berbantuan AI dalam Pembelajaran Digital Storytelling pada Materi Menulis Cerpen

Authors

  • Azfa Zairin Azfa Pak Priyanto

Keywords:

Model DDD-E; Kecerdasan Buatan; Digital Storytelling; menulis cerpen

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate) berbantuan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran digital storytelling pada materi menulis cerpen. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan satu guru dan 28 siswa kelas XI SMA Negeri 11 Muaro Jambi sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model DDD-E berbantuan AI dilaksanakan dalam empat tahap: Decide (penentuan tema dengan bantuan AI untuk curah pendapat ide), Design (pembuatan naskah dan papan cerita), Develop (produksi digital storytelling), dan Evaluate (presentasi dan refleksi). Respons guru dan siswa sangat positif; model ini meningkatkan kreativitas, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap unsur-unsur cerpen. AI berfungsi sebagai penyangga (scaffolding), membantu siswa mengatasi kesulitan menulis tanpa mengurangi orisinalitas karya mereka. Kendala teknis seperti keterbatasan perangkat diatasi melalui pendampingan dan kerja kelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi model DDD-E berbantuan AI efektif dan praktis dalam pembelajaran menulis cerpen berbasis digital, dengan implikasi untuk pengembangan model pembelajaran inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andreanty, V., Harjono, H. S., & Priyanto. (2024). Pengembangan media digital storytelling dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa SMA. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(3), 2810–2823. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.4016

Atahan, Ş., & Mert Uyangör, S. (2021). DDD-E model: Teaching four arithmetic operations in decimal expressions using the problem-based learning approach. Journal of Educational Technology and Online Learning, 4(4), 759–773. https://doi.org/10.31681/jetol.1019499

Ayaz, M. F., & Şekerci, H. (2015). The effects of the constructivist learning approach on student's academic achievement: A meta-analysis study. Turkish Online Journal of Educational Technology, 14(4), 144–156.

Barrot, J. S. (2024). Leveraging ChatGPT in the writing classrooms: Theoretical and practical insights. Language Teaching Research Quarterly, 43, 43–53. https://doi.org/10.32038/ltrq.2024.43.03

Bernard, R. (2018). Educational uses of digital storytelling. University of Houston - Education, 1–2.

Dong, L. (2024). ChatGPT in language writing education: Reflections and a research agenda for a ChatGPT feedback engagement framework. Language Teaching Research Quarterly, 43, 121–131. https://doi.org/10.32038/ltrq.2024.43.07

Imran, M., & Almusharraf, N. (2024). Google Gemini as a next generation AI educational tool: A review of emerging educational technology. Smart Learning Environments, 11(1), Article 22. https://doi.org/10.1186/s40561-024-00310-z

Ivers, K. S., & Barron, A. E. (2010). Multimedia projects in education: Designing, producing, and assessing (4th ed.). Libraries Unlimited.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Capaian pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia fase A–Fase F untuk SDLB, SMPLB, dan SMALB. Kemendikbud.

Kristanto, A. (2016). Media pembelajaran. Bintang Sutabaya, 1–129.

Mahfudhoh, M., & Nuroh, E. Z. (2024). Pengaruh cerita digital terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa sekolah dasar. Semantik, 13(1), 103–114. https://doi.org/10.22460/semantik.v13i1.p103-114

Najla, A. P., Izzati, N. V., Oktaviani, D., & Marini, A. (2022). Digital storytelling untuk meningkatkan karakter siswa SD pada kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(2), 413–424.

Ngoi, S., Tan, K. H., Alias, J., & Mat, N. (2024). Digital storytelling to improve English narrative writing skills. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 14(4), 546–560. https://doi.org/10.6007/ijarbss/v14-i4/21249

Noroozi, O., Soleimani, S., Farrokhnia, M., & Banihashem, S. K. (2024). Generative AI in education: Pedagogical, theoretical, and methodological perspectives. International Journal of Technology in Education, 7(3), 373–385. https://doi.org/10.46328/ijte.845

Sari, M. (2024). Integrasi model project based learning dan profil Pelajar Pancasila dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Journal Unrika, 13(2), 537–543.

Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C abad 21 dalam pembelajaran pendidikan dasar. Jurnal Tarbiyah Al-Awlad, 8(Edisi), 112–122.

Streubert, H. J., & Carpenter, D. R. (2011). Qualitative research in nursing: Advancing the humanistic imperative (5th ed.). Wolters Kluwer Health / Lippincott Williams & Wilkins.

Tamimi, M. A. A. (2024). Effects of digital story-telling on motivation, critical thinking, and academic achievement in secondary school English learners. Research in Social Sciences and Technology, 9(1), 305–328. https://doi.org/10.46303/ressat.2024.18

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wibowo, S., Wangid, M. N., & Firdaus, F. M. (2025). The relevance of Vygotsky's constructivism learning theory with the differentiated learning primary schools. Journal of Education and Learning, 19(1), 431–440. https://doi.org/10.11591/edulearn.v19i1.2119and Learning, 19(1), 431–440.

Published

2026-04-20

How to Cite

Azfa, A. Z. (2026). Implementasi Model DDD-E Berbantuan AI dalam Pembelajaran Digital Storytelling pada Materi Menulis Cerpen. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 8(2). Retrieved from https://www.online-journal.unja.ac.id/dikbastra/article/view/53592