Development of a Problem-Based Learning Module Using Nearpod to Improve Indonesian Language Learning Outcomes in Elementary School
Keywords:
Teaching Module, Problem Based Learning, Nearpod, Learning Outcomes, Interactive Learning, Independent CurriculumAbstract
This study aims to develop a teaching module based on Problem Based Learning (PBL) integrated with Nearpod technology for Indonesian language learning on the topic "Bartering and Paying" in Grade IV at SDN 03 Tanahbaya, Pemalang. The background of the study is the low student learning outcomes and lack of active engagement in conventional learning methods. The study adopts a Research and Development (R&D) method using a simplified ADDIE model, limited to three stages Analysis, Design, and Development. The results show that the developed teaching module received a "highly feasible" rating from subject matter and media experts. The module was also considered practical based on positive responses from teachers and students. The module's effectiveness was tested through pre-test and post-test results, showing a significant improvement in student learning outcomes after using the module. Furthermore, the integration of Nearpod provided a more interactive and engaging learning experience for students. In conclusion, the PBL-based teaching module integrated with Nearpod effectively improved student learning outcomes and supported the implementation of the Independent Curriculum. This study recommends the use of similar modules in Indonesian language learning and other subjects to encourage active and meaningful learning in elementary schools.
Downloads
References
Ahzari, A., dkk. (2024). Integrasi Teknologi dalam Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL): Tren dan Dampaknya terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(2), 123–135.
Asmarani, I. (2020). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 67-75.
Bakhrun, A. (2021). Perancangan sistem pembelajaran daring menggunakan model ADDIE. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 4(2), 633–650.
Fatmawati, S., & Sulistyo, G. (2019). Pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 20(3), 211-220.
Garcia, M. (2022). Angket sebagai instrumen penelitian untuk mengukur sikap, pengetahuan, dan perilaku responden. Geograf.id.
Hidayat, F., & Nizar, M. (2021). Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI), 1(1), 28–38.
Kemendikbud. (2021). Panduan implementasi kurikulum merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbudristek. (2021). Kurikulum Merdeka: Pembelajaran dengan Paradigma Baru dan Berdiferensiasi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2024). Peraturan Mendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kostasih, E. (2021). Modul pembelajaran mandiri: Konsep dan implementasi. Penerbit Pustaka Alam.
Kustandi, D. (2021). Pengembangan modul pembelajaran: Teori dan praktik. Penerbit Eduka.
Li, W., & Sitthiworachart, J. (2023). Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran Berbasis Masalah: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Pendidikan Teknologi, 18(1), 45–60.
Mager, R. F. (2021). Komponen-komponen sistem modul pembelajaran: Panduan praktis.
Merrill, M. D., Elen, J., & Bishop, M. J. (Eds.), Handbook of research on educational communications and technology (2nd ed., pp. 1-16). Lawrence Erlbaum Associates.
Reiser, R. A., & Dempsey, J. V. (2012). Trends and issues in instructional design and technology (3rd ed.). Pearson.
Rifa’i. (2025). Populasi dalam Penelitian: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, H. (2022). Modul pembelajaran dalam kurikulum merdeka: Desain dan implementasi. Jurnal Pendidikan, 19(3), 101-115.
Setiawan, A., et al. (2022). Modul ajar sebagai dokumen yang berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran.
Sinaga, Dameria. (2024). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jakarta: UKI Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-20). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supini, E. (2022). Modul ajar dalam kurikulum merdeka: Perangkat pembelajaran yang disusun oleh guru untuk merencanakan proses pembelajaran.
Supriyanto, A., & Rahayu, T. (2023). PBL dalam konteks kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 25-40.
Supriyanto, H., & Rahayu, W. (2023). Implementasi problem-based learning dalam pembelajaran kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 67-75.
Syofyan, M., Rita, S., & Husni, M. D. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Nearpod untuk Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Ecogen, 6(3), 422–433.
Vasconcelos, A. (2023). Nearpod sebagai Alat Presentasi Digital dalam Pembelajaran Bahasa dan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Digital, 10(2), 78–89.
Wang, L., & Sitthiworachart, J. (2023). Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran Berbasis Masalah: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(1), 101–115.
Widayanti, (2022). Modul ajar sebagai perangkat ajar yang memuat rencana pelaksanaan pembelajaran untuk membantu mengarahkan proses pembelajaran mencapai Capaian Pembelajaran (CP).
Zulfa, N. (2021). Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Teknologi, 4(2), 55-60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Uci Rochati, Suriswo Suriswo, Rahmad Agung Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







