NAHDLATUL ULAMA SEBAGAI KEKUATAN SOSIAL POLITIK PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jejak.v5i2.48502

Keywords:

Nahdlatul Ulama, pergerakan nasional, kolonialisme Belanda, strategi kultural, pesantren

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai kekuatan sosial-politik pada masa pergerakan nasional di bawah kolonialisme Belanda. Didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya, NU lahir sebagai respons ulama tradisional terhadap dominasi kolonial, arus modernisasi Islam, dan penetrasi ideologi global. Berbeda dengan organisasi lain yang menempuh jalur konfrontatif, NU mengembangkan strategi kultural dan non-konfrontatif melalui konsolidasi pesantren, dakwah massal, pendidikan non-formal, serta kegiatan sosial-kultural. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer mencakup arsip surat kabar kolonial, dokumen organisasi, serta koleksi digital, sedangkan sumber sekunder berupa buku, artikel, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NU tidak hanya menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah, tetapi juga berperan aktif dalam politik dengan mengajukan mosi, melakukan advokasi regulatif, serta bergabung dalam MIAI dan GAPI. Di daerah kolonisasi seperti Lampung, NU memanfaatkan migrasi Jawa untuk memperluas dakwah dan pendidikan. Dengan demikian, strategi kultural NU terbukti efektif memperkuat solidaritas umat, membangun kesadaran nasional, dan mempersiapkan masyarakat menuju kemerdekaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku dan Jurnal

Adnan, M. (2016). Nahdlatul Ulama dan negara bangsa. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(1), 1–15.

Anam, C. (1985). Pertumbuhan dan perkembangan Nahdlatul Ulama. Sala: Jatayu.

As’ad, M. (2020). Mengapa Jepang memilih Hadratussyaikh: Analisa sejarah ditunjuknya KH. Hasyim Asy’ari menjadi Ketua Masyumi. Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society, 1(1), 85–103.

Asiah, N., & Subakti, G. E. (2024). Upaya Nahdlatul Ulama dalam melawan kolonialisme dan imperialisme pada masa pergerakan nasional Indonesia 1926–1942. Misykat Al-Anwar: Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat, 7(2), 135–148.

Barton, G., & Fealy, G. (1996). Nahdlatul Ulama, Traditional Islam and Modernity in Indonesia. Monash Asia Institute.

Colombijn, F. (2003). Patches of Padang: The History of an Indonesian Town in the Twentieth Century. Leiden: KITLV.

Daliman, A. (2012). Sejarah Indonesia abad XIX–awal abad XX. Yogyakarta: Ombak.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. (1997). Sejarah daerah Lampung. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Effendy, B. (2003). Islam and political modernism in Indonesia. Jakarta: Paramadina.

Elson, R. E. (1997). The End of the Peasantry in Southeast Asia. London: Macmillan.

Fahrudin, F. (2009). Agama dan pendidikan demokrasi: Pengalaman Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Jakarta: Pustaka Alvabet.

Feillard, A. (1999). NU vis a vis Negara: Pencarian isi, bentuk dan makna. Yogyakarta: LKiS.

Haris, M. (2012). Potret partisipasi politik NU di Indonesia dalam lintasan sejarah. Jurnal Review Politik, 2(2), 135–152.

Hefner, R. W. (2000). Islam, nationalism, and democracy: A Muslim movement in postcolonial Indonesia. Honolulu: University of Hawai‘i Press.

Kosasih, A. (2013). Pers Tionghoa dan dinamika pergerakan nasional di Indonesia, 1900–1942. Jurnal Kajian Sejarah & Pendidikan Sejarah, 1(1), 55–68.

Kusmayadi, Y. (2017). Sejarah perkembangan pendidikan di Priangan 1900–1942. Jurnal Artefak, 4(2), 89–100.

Nasrullah, R., & Achruh, A. (2023). Nahdlatul Ulama, tokoh, dan kegiatannya dalam dunia pendidikan. Nizam: Jurnal Islampedia, 2(1), 45–60.

Noer, D. (1987). Partai Islam di pentas nasional. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Perdana, Y., & Pratama, R. A. (2022). Sejarah pergerakan nasional Indonesia. Klaten: Lakeisha.

Rahmadi, F. (1990). Perbandingan sistem pers. Jakarta: Penerbit Gramedia.

Ricklefs, M. C. (2008). A history of modern Indonesia since c. 1200. Stanford University Press.

Shiraishi, T. (1990). An Age in Motion: Popular Radicalism in Java, 1912–1926. Cornell University Press.

Sutarmo. (2005). Gerakan sosial keagamaan modernis. Yogyakarta: Suaka Alva.

van Bruinessen, M. (1994). NU: Tradisi, relasi-relasi kuasa, pencarian wacana baru. Yogyakarta: LKiS.

Vickers, A. (2013). A History of Modern Indonesia. Cambridge University Press.

Arsip dan Surat Kabar

Algemeen Handelsblad. (1931, Juli 28). Rondom de anti-Italiaansche boycot. Amsterdam. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:010661916:mpeg21:p003

Bataviaasch Nieuwsblad. (1941, September 23). Indisch nieuws: Nahdlatoel Oelama. Batavia. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011222019:mpeg21:p006

De Indische Courant. (1940, Desember 3). Nahdlatoel Oelama: Jaarvergadering te Soerabaia. Soerabaja. Geraadpleegd op Delpher. https://www.delpher.nl/nl/kranten/view?identifier=ddd:011176389:mpeg21:a0084

De Indische Courant. (1941, April 16). Conferentie “Nahdlatoel Oelama”. Soerabaja. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011176619:mpeg21:p014

De Locomotief. (1939, Juli 8). Congres Nahdlatoel Oelama. Samarang. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=MMKB23:003468014:mpeg21:p00007

De Locomotief. (1939, Juni 16). Ressortconferentie Nahdatoel Oelama. Samarang. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=MMKB23:003473084:mpeg21:p00016

De Sumatra Post. (1941, November 15). Arrestatie van Ansor-leden: Vraag in den Volksraad. Medan. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011177149:mpeg21:p011

Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indië. (1933, Maret 20). Nahdlatoel Oelama. Batavia. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:010229751:mpeg21:p006

Soerabaijasch Handelsblad. (1937, September 3). Vergadering Palestina comité Mohammedaansche belangstelling. Soerabaja. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011110230:mpeg21:a0105

Soerabaijasch Handelsblad. (1940, Desember 18). Nahdlatoel Oelama openbare bijeenkomst. Soerabaja. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011121533:mpeg21:p011

Soerabaijasch Handelsblad. (1941, Oktober 8). Arrestatie N.O.- en Ansor-leden. Soerabaja. Geraadpleegd op Delpher. https://resolver.kb.nl/resolve?urn=ddd:011122824:mpeg21:p012

Downloads

Published

2025-12-24

How to Cite

Imanita, M., Perdana, Y., & Pratama, R. A. (2025). NAHDLATUL ULAMA SEBAGAI KEKUATAN SOSIAL POLITIK PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL . JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 5(2), 1–12. https://doi.org/10.22437/jejak.v5i2.48502