Penggunaan Model Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Cerita Fantasi di SMP
DOI:
https://doi.org/10.22437/jla.v4i2.44542Kata Kunci:
Cooperative Learning, Model Pembelajaran, Pembelajaran, Teks Cerita FantasiAbstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat model cooperative learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia materi teks cerita fantasi di kelas VII A SMP Negeri 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model cooperative learning berhasil diterapkan secara efektif dan berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap unsur intrinsik teks cerita fantasi, seperti tema, tokoh, alur, dan amanat. Siswa juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta partisipasi aktif dalam kegiatan diskusi dan presentasi. Faktor pendukung keberhasilan meliputi profesionalisme guru, ketersediaan sarana prasarana, dan antusiasme siswa. Adapun faktor penghambat berupa perbedaan kecepatan pemahaman siswa dapat diatasi melalui bimbingan individual dan kerja sama antarteman. Penelitian ini memperkuat pemahaman teoretis tentang efektivitas model pembelajaran kolaboratif serta memberikan implikasi praktis bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang partisipatif, kontekstual, dan bermakna.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Maharani Putri, Sophia Rahmawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





