ANALISIS BELANJA DERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SAROLANGUN

Authors

  • Leni Setiyani Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/jdm.v5i3.43176

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Belanja DaerahTerhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sarolangun selama periode 2009-2013, dibawah bimbingan Bapak Selamet Rahmadi, SE.M.Si.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan belanja daerah di Kabupaten Sarolangun, hubunagn belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarolangun periode 2009-2010. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata perkembangan belanja daerah di Kabupaten Sarolangun sebesar 10.47 persen pertahun, sementara rata-rata belanja langsung sebesar 10.86 persen, belanja tidak langsung sebesar 14.38 persen pertahun. Sedangkan hubungan belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dengan menggunakan program SPSS 16 diperoleh hasil bahwa belanja langsung dan belanja tidak langsung berhubungan positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sarolangun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Boediono, 1999.Teori Pertumbuhan Ekonomi. Penerbit BPFE, Yogyakarta. Badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Sarolangun dalam angka berbagai tahun.

Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Sarolangun, 2013.

Dahmiri, D., & Indrawijaya, S. (2017). The Community Satisfaction Index (CSI) Toward Public Servicein Department of Population and Civil Registration in Sarolangun Jambi Province, Indonesia. Journal of Social Sciences and Humanities, 3(5), 31-38.

Dinas Pendapata Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Saroalngun, 2013.

Halim, Abdul 2004, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi revisi. Penerbit selemba empat. Jakarta.

Halim, Abdul 2006, Akuntansi Keuangan Daerah.Edisi tiga.Penerbit salemba empat. Jakarta.

Indonesia, Undang-undang RI No. 32 Tahun 2004 dan Undang-undang RI No. 33 Tahun 2004 Tentang Otonomi Daerah Perimbangan Keuangan Antara Pusat dan Daerah.

Khotami 2013, Analisis Hubungan Belanja Daerah Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Sarolangun.Jambi.

Kuswani ira 2013, Analisis Alokasi Belanja Langsung Dan Belanja Tidak Langsung Pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Sarolangun 2006- 2007. Skripsi Universitas Jambi. Kampus Sarolangun.

Mahmudi 2007, .Analisis Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.UPP STIM YKPM. Yogyakarta.

Nurlan, Darise. 2007. Pengelolaan Keuangan Padan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Penerbit PT Indeks. Jakarta.

Nurlan, Darise. 2009. PengelolaanKeuangan Daerah. Edisi kedua PT Macanan Jaya Cemerlang. Jakarta.

PeraturanPerundang-Undangan

, UU No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah

, UU RI No 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah

, UU RI No 54 tahun 1999 tentang PembentukanKabupatenSarolangun KabupatenTebo, KabupatenMuaro Jambi.KabupatenTanjabtim.

, 2000 Undang-undang No 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Pemerintah Daerah.

-----------,Modul Ekonometrika. Program Megister Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi, tidak dipublikasikan.

Pusri Wahyuni 2013, Analisis Alokasi Anggaran Belanja Daerah Kabupaten Sarolangun.Jambi.

Peraturan Pemerintah RI Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Ritonga 2009, Perencanaan Pengaggaran Keuangan Daerah di Indonesia. Sekolah Pasca Sarjana UGM. Yogyakarta.

SUSENAS (Survei Sosial Ekonomi Nasional) Propinsi Jambi. Sugiyono : 2009 Statistika untuk penelitian.

… , http//www.google.co.id (diakses Juni 2015)

Downloads

Published

2017-09-30

How to Cite

Setiyani, L. (2017). ANALISIS BELANJA DERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SAROLANGUN. Jurnal Dinamika Manajemen, 5(3), 117–122. https://doi.org/10.22437/jdm.v5i3.43176