ANALISIS DATA GAYA BERAT UNTUK IDENTIFIKASI ZONA POTENSI LONGSOR DI GUNUNG KULU, LHOONG, ACEH BESAR
DOI:
https://doi.org/10.22437/jop.v10i3.46401Abstract
Kawasan Gunung Kulu, Lhoong, Aceh Besar, sudah sering terjadi sering terjadi longsor baik itu longsoran tanah maupun jatuhan batu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data gaya berat di wilayah Gunung Kulu, Lhoong, Aceh Besar untuk mengidentifikasi sebaran anomali gaya berat yang berkaitan dengan potensi kerentanan longsor. Metode gaya berat digunakan untuk mendeteksi variasi densitas batuan bawah permukaan melalui pengukuran gravitasi observasi (gobs), perhitungan Free Air Anomaly (FAA), Simple Bouguer Anomaly (SBA), Anomali Bouger Lengkap (ABL). Nilai ABL yang diperoleh berkisar antara 71,5 mGal hingga 82 mGal, dengan nilai tinggi terdapat pada bagian barat hingga barat daya wilayah studi yang menunjukkan adanya batuan berdensitas tinggi seperti basalt , sedangkan nilai rendah pada bagian timur menunjukkan adanya zona berdensitas rendah yang berpotensi menjadi jalur longsor. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada distribusi titik pengukuran gaya berat di lapangan, di mana terdapat area kosong pada bagian tengah wilayah studi akibat kondisi medan yang sulit diakses dan keterbatasan waktu survei. Hasil penelitian ini memberikan informasi awal kondisi bawah permukaan sebagai upaya mitigasi bencana longsor di wilayah penelitian serta menjadi referensi untuk studi lanjutan di bidang geologi teknik dan geofisika lingkungan.
Downloads
References
Bridge, D. M., Bannet, J. D., Cameron, N. R., 1981. Peta Geologi Lembar Banda Aceh, Sumatera. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.
Frifita, N., Arfaoui, M. S., and Zargouni, F. (2016). Relationship Between Surface and Subsurface Structures of the Northern Atlas Foreland of Tunisia Deduced from Regional Gravity Analysis. J. Geophsy. Eng, 13: 634–645.
Oruç, B., Sertçelik, I., Kafadar, Ö., and Selim, H. H. (2013). Structural Interpretation of The Erzurum Basin, Eastern Turkey, Using Curvature Gravity Gradient Tensor and Gravity Inversion of Basement Relief. J. Appl. Geophys, 88: 105–113.
Panjaitan, S. dan Subagio. (2015). Prospek Sumber Daya Energi Berdasarkan Analisis Pola Anomali Gaya Berat di Daerah Biak dan Sekitarnya, Papua. J. Geol. Kelaut, 13: 87–98.
Raehanayati, Rachmansyah, Arief., Maryanto, Sukir. 2013. Studi Potensi Energi Geothermal Blawan Ijen, Jawa Timur Berdasarkan Metode Gravity. Jurnal Neutrino. Vol. 6, NO. 1 Oktober 2013.
Rusydy, I., Al-Huda, N., Jamaluddin, K., Sundary, D., Nugraha, G. S., 2017. Rock Slope Stability Analysis in Lhoknga Highway at 17.8 Km, Aceh Besar District. Riset Geologi dan Pertambangan. Vol. 27, No.2, Desember 2017 (145-155).
Stagpoole, V., Caratori Tontini, F., Barretto, J., Davy, B., and Edbrooke, S. W. (2016). Inversion of Magnetic and Gravity Data Reveals Subsurface Igneous Bodies in Northland, New Zealand. New Zeal. J. Geol. Geophsy, 59: 416–425.
Sumintadireja, Prihadi. 2000. Mise-A-La-Masse And Gravity Data Surveys At The Kamojang Geothermal Field. Institut Teknologi Bandung. Bandung.
Telford, W. M., Geldart, L. P., & Sheriff, R. E. (1990). Applied Geophysics (2nd ed.). Cambridge University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risnaliyah Nuriil Tadersi, Gartika Setia Nugraha, Febiyora Chandra Kirana, Andrea Hasbullah, Maulina Tanjung, Diah Wully Agustine

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





