ANALISIS SPASIAL BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PEMETAAN BAHAYA DAN RISIKO TANAH LONGSOR DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA
DOI:
https://doi.org/10.22437/jop.v11i1.49284Keywords:
Longsor, SIG, Overlay, Risiko, SpasialAbstract
Kabupaten Lampung Utara termasuk daerah rawan tanah longsor yang telah mengalami kejadian dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian dilakukan untuk menganalisis tingkat risiko tanah longsor melalui pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui komponen ancaman (hazard), kerenatan (vulnerability), dan kapasitas (capacity). Setiap komponen dibentuk berdasarkan parameter fisik dan social seperti curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, tutupan lahan, geologi, kepadatan penduduk, serta ketersediaan sarana dan prasarana umum. Parameter tersebut diberikan skor dan bobot sesuai tingkat pengaruhnya, kemudian diolah menggunakan metode overlay spasial. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai indeks risiko tanah longsor berkisar antara 0,933-2,3 dan terbagi menjadi tiga kelas yaitu risiko rendah seluas 1.664,436 km², risiko sedang 754,743 km², dan risiko tinggi 39,820 km². Wilayah dengan risiko tinggi terindentifikasi di Kecamatan Tanjung Raja, Bukit Kemuning, dan sebagian Abung Tengah, sedangkan risiko rendah umumnya berada di bagian timur dan utara Kabupaten Lampung Utara. Secara umum, semakin tinggi tingkat ancaman dan kerentanan serta rendahnya kapasitas masyarakat di suatu daerah, maka semakin besar tingkat risiko tanah longsor yang berpotensi terjadi.
Downloads
References
Bayuardi, A. (2023). Jalan Penghubung Bukit Kemuning - Sumberjaya Longsor, Hati-hati. JPNN.Com.
BNPB. (2019). Modul Teknis Penyusunan Kajian Risiko Tanah Longsor. Direktorat Pengurangan Risiko Bencana BNPB.
BPS. (2024). Statistik Potensi Desa Kabupaten Lampung Utara 2024. Statistik Potensi Desa Kabupaten Lampung Utara. BPS RI.
Darwis, M. R., Uca, & Yusuf, M. (2021). Pemetaan Zonasi Daerah Rawan Bencana Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografi di Das Jeneberang Kabupaten Gowa. Jurnal Environmental Science, 3(2), 201–202.
Dhani, A., Hoyyi, A., & Yasin, H. (2014). Ordinary Kriging Dalam Estimasi Curah Hujan di Kota Semarang. Jurnal Gaussian, 3(2), 151–159.
Hardianto, A., Winardi, D., Rusdiana, D. D., Putri, A. C. E., Ananda, F., Devitasari, Djarwoatmodjo, F. S., Yustika, F., & Gustav, F. (2020). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis SIG untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 23–31.
Isnaini, R. (2019). Analisis Bencana Tanah Longsor di Wilayah Provinsi Jawa Tengah. Islamic Management and Empowerment Journal, 1(2), 143–160.
Kabar Lampung. (2025). Tanah Longsor Di Desa Dwikora, Bukit Kemuning Menutup Akses Jalan. Kabar Lampung.Co.
Kinanti, A., Awaluddin, M., & Yusuf, M. A. (2022). Analisis Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kecamatan Candisari,Kota Semarang). Jurnal Geodesi Undip Oktober, 1(3), 1–10.
Kurniawan, Y., Miswar, D., & Nugraheni, I. L. (2018). Pemetaan Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017 [Skripsi]. Universitas Lampung.
Meliana, R., Ma’rufi, I., & Ragil, I. H. (2016). Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) (Studi Kasus di Wilayah PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Renteng Af- deling Rayap, Kabupaten Jember). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa 2016.
Prawiradisastra, S. (2013). Landslide Prone Areas Identification in Lampung Province. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 15(1), 52–59.
Reppi, I. E., Warouw, F., & Sembel, A. (2021). Analisis Resiko Bencana Longsor di Kota Bitung. Jurnal Spasial, 8(2), 246–254.
Riza, R. (2023). Pemetaan Daerah Rawan Longsor Dengan Menggunaakan Sistem Informasi Geografi (SIG) Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Jawa Timur. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Rochmadi, W. A., Firdaus, H. S., & Wahyuddin, Y. (2021). Analisis dan Visualisasi Pemetaan Risiko Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Karangayar Menggunakan Sistem Informasi Geografi dengan Metode PERMEN PU dan Fuzzy AHP. Jurnal Geodesi Undip Januari, 10(1), 40–49.
Ruslanjari, D., Permana, R. S., & Wardhana, F. (2020). Kondisi Kerentanan dan Ketahanan Masyarakat Terhadap Bencana Tanah Longsor di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(1), 23–39.
Taufik, M., Kurniawan, A., & Putri, A. R. (2016). Identifikasi Daerah Rawan Tanah Longsor Menggunakan SIG (Sistem Informasi Geografis). Jurnal Teknik, 5(2), 2301–9271.
Wibowo, R. C., Rizkiano, A., & Sarkowi, M. (2022). Identifikasi Zona Potensi Longsor Menggunakan Metode Fotogrametri Foto Udara Area Pidada Kota Bandar Lampung. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 3(2), 70–76.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Efriyanti, Alhada Farduwin, Yudha Styawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





