INSAR BERBASIS SIG UNTUK MENENTUKAN ZONA BAHAYA GEMPABUMI DI KABUPATEN BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.22437/jop.v11i1.49466Keywords:
AHP, deformasi, insar, sentinel-1, Bahaya Gempa BumiAbstract
Pada Rabu 18 September 2024 Kabupaten Bandung diguncang gempabumi dengan kekuatan M 4.9. Gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal. Gempabumi tersebut berdampak begitu besar, yaitu telah merusak ribuan rumah dan fasilitas umum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis zona bahaya gempabumi di wilayah Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interferomerty SAR (InSAR) citra satelit Sentinel-1 untuk mendapatkan deformasi gempabumi dan Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dipadukan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk membuat zona bahaya gempabumi. Dalam penelitian ini menggunakan tiga faktor yang mempengaruhi zona bahaya gempabumi yaitu, jarak dari deformasi, Vs30, dan struktur geologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi deformasi sebesar 20 cm dengan arah Timur Laut ke Barat Daya sesuai dengan arah Sesar Garsela. Zona bahaya gempabumi di wilayah Kabupaten Bandung ada tiga jenis tingkatan, yaitu zona bahaya tingkat sangat tinggi (zona merah) sebesar 1,47%, zona bahaya tingkat tinggi (zona orange) sebesar 1,48 % dan zona bahaya tingkat sedang (zona kuning) sebesar 97,05% dari luas Kabupaten Bandung. Kesimpulannya Kabupaten Bandung memiliki tiga zona bahaya gempabumi yaitu zona bahaya gempabumi tingkat sedang (zona kuning) yang banyak berkumpul di Kecamatan Cimenyan, Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka, Nagreg, Majalaya serta beberapa kecamatan lain. Zona bahaya gempabumi tingkat tinggi (zona Orange) berada di Kecamatan Pengalengan dan Kecamatan Kertasari. Zona bahaya gempabumi tingkat sangat tinggi (zona merah) yang berada pada tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kertasari, Kecamatan Pengalengan dan Kecamatan Pacet.
Downloads
References
Bhatt, N., Pancholi, V., Chopra, S., Rout, M. M., Shah, R. D., & Kothyari, G. Ch. (2019). Rapid seismic hazard assessment of the Sabarmati River basin in Gujarat State, Western India using GIS techniques. Bulletin of Engineering Geology and the Environment, 78(6), 3927–3942. https://doi.org/10.1007/s10064-018-1373-8
Bird, P. (2003), “An updated digital model of plate boundaries”, An Electronic Journal of the Earth Sciences, Volume 4, Number 3
Burgmann, R., Paul A. Rosen and Eric J. Fielding. (2000). “Synthetic Aperture Radar Interferometry to Measure Earth’s Surface Topography and Its Deformation”. Annu.
Rev. Earth Planet. Sci, vol.28, hh. 169-209.
Bodin, P., & Gomberg, J. (1995). Earthquake hazard. Nature, 374(6522), 492–492. doi:10.1038/374492b0
Gabriel, A. K., Richard M. Goldstein and Howard A. Zebker. (1989). “Mapping Small Elevation Changes Over Large Areas: Differential Radar Interferometry”. Journal of Geophysical Research, vol.94 (B7), hh. 9183-9191.
Karpouza, M., Chousianitis, K., Bathrellos, G. D., Skilodimou, H. D., Kaviris, G., & Antonarakou, A. (2021). Hazard zonation mapping of earthquake-induced secondary effects using spatial multi-criteria analysis. Natural Hazards, 109(1), 637–669. https://doi.org/10.1007/s11069-021-04852-0
Luttrell, K., Sandwell, D., Smith‑Konter, B., Bills, B., & Bock, Y. (2007). Modulation of the earthquake cycle at the southern San Andreas fault by lake loading. Journal of Geophysical Research: Solid Earth, 112(B8),2006JB004752.https://doi.org/10.1029/2006JB004752
Pakpahan,S., Tambunan,M.P., Masita Dwi Mandini Mannesa,M.D.M., Tambunan,R.P. (2021). Pola Spasial Bahaya Gempa Bumi Di Sekitar Bandara Kertajati Dan Kesesuaiannya Terhadap Tata Ruang Wilayah. Jurnal Geosaintek, Vol. 7 No. 2 Tahun 2021. 73-82. p-ISSN: 2460-9072, e-ISSN: 2502-3659
Shelly, D. R. (2010). Periodic, Chaotic, and Doubled Earthquake Recurrence Intervals on the Deep San Andreas Fault. Science, 328(5984),1385–1388. doi:10.1126/science.1189741
Sykes, L. R., Shaw, B. E., & Scholz, C. H. (1999). Rethinking Earthquake Prediction. Pure and Applied Geophysics,155(2-4),207232.doi:10.1007 /s0002400 50263
Tehseen, R., Farooq, M.S. dan Abid, A. (2020), "Earthquake Prediction Using Expert Systems: A Systematic Mapping Study", Sustainability, Vol.12, No.6, hal. 2420. http://doi.org/10.3390/su12062420.
Xu X, Sandwell DT, Smith‑Konter B. (2020) Coseismic Displacements and Surface Fractures from Sentinel‑1 InSAR: 2019 Ridgecrest Earthquakes. Seismological Research Letters 91 (4):1979-1985. doi:10.1785/0220190275
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Purwo Yuli Atmoko, Noorlaila Hayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





