PEMODELAN SEJARAH PEMENDAMAN 1D SUMUR AIRE PADA AREA SUB-CEKUNGAN JAMBI BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA BATUAN INDUK

Authors

  • Irfan Hanif Universitas Lampung
  • Rahmi Mulyasari
  • Andri Kurniawan
  • Ridho Destawan

DOI:

https://doi.org/10.22437/jop.v11i2.53851

Keywords:

modeling, burial history, maturity, geochemistry, source rock

Abstract

Sejarah pemendaman merupakan parameter penting dalam analisis pemodelan cekungan untuk memahami evolusi termal dan kematangan batuan induk hidrokarbon yang berperan dalam sistem petroleum. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah pemendaman dan kematangan batuan induk pada Sumur AIRE di Sub-Cekungan Jambi, yang merupakan bagian dari Cekungan Sumatera Selatan sebagai salah satu cekungan penghasil hidrokarbon utama di Indonesia. Metode penelitian meliputi analisis geokimia batuan induk, analisis biomarker untuk menentukan lingkungan pengendapan dan korelasi minyak-batuan induk, serta integrasi data log sumur dan biostratigrafi dalam pemodelan sejarah pemendaman 1D. Hasil analisis menunjukkan bahwa Formasi Talangakar merupakan batuan induk yang potensial dengan tingkat kematangan termal dari awal hingga puncak matang. Analisis biomarker mengindikasikan bahwa material organik Formasi Talangakar diendapkan pada lingkungan laut terbuka dengan kontribusi material organik darat dan laut. Hasil pemodelan sejarah pemendaman menunjukkan bahwa Formasi Talangakar mulai memasuki jendela kematangan awal sekitar 13,6 Ma pada kedalaman ±1400 m dan mencapai puncak kematangan sekitar 12,5 Ma pada kedalaman ±1500 m. Temuan ini menegaskan peran Formasi Talangakar sebagai batuan induk utama dalam sistem petroleum di area penelitian.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barber, A.J., Crow, M.J., dan Milsom, J.S. 2005. Sumatra: geology, resource and tectonic evolution, Geology Society Memoir, 31, 215-233.

Clure, J. dan Fiptiani, N. 2001. Hydrocarbon exploration in the Merang Triangle South Sumatera Basin, Proceeding Indonesian Petroleum Association, 28th Annual Convention, Jakarta.

Ginger, D., dan Fielding, K. 2005. The Petroleum Systems and Future Potential of the South Sumatra Basin. Indonesian Petroleum Association Proceedings, (30): 67-89.

Hall, R. 1995. Plate tectonic reconstruction of the Indonesia Region. Proceedings Indonesian Petroleum Association, 24, 71-84

Hall, R. 2012. Late Jurassic-Cenozoic reconstructions of the Indonesian region and the Indian Ocean. Tectonophysics, (570-571): 1-41.

Hamilton, W. 1979. Tectonic of Indonesian Region. U.S Geological Survey Professional Paper, 1078.

Hanif, I. 2022. Pemodelan Cekungan dan Kematangan Batuan Induk Berdasakan Analisis Sejarah Pemendaman Pada Area Blok Jambi Merang. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

Hantschel, T., dan Kauerauf, A. 2021. Fundamentals of Basin and Petroleum Systems Modeling. Springer.

Isler, D.R. 1992. A new approach to shale compaction and stratigraphic restoration, Baufort-Mackanzie Basin and Mackenzie corridor, Northern Canada. Bull. Am. Assoc. Petrol. Geol., 76, (8), 1170-1189

Kesumajana, A.H.P. 1997. Pengembangan Perangkat Lunak Untuk Pemodelan Komputer Geohistori Cekungan di Indonesia. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

Killops, S., dan Killops, V. 2022. Introduction to Organic Geochemistry (3rd ed.). Wiley-Blackwell.

Komalasari, M., Supriatna, J.M., Wirasatia, D., Ilmi, N.N., dan Sunardi, E. 2022. Geokimia Batuan Induk dan Pemodelan 1D Sejarah Pemendaman Sumur MKA-1, MKA-2, dan MKA-3 Pada Sub-Cekungan Jambi, Cekungan Sumatera Selatan. Padjadjaran Geoscience Journal, 6(3): 888-900.

Nugraha, A., Satyana, A., dan Nugroho, D. 2022. Petroleum system evolution of the South Sumatra Basin: implications for hydrocarbon exploration. Journal of Asian Earth Sciences, 235.

Peters, K.E., dan Cassa, M.R. 1994. Applied source rock geochemistry. The Petroleum System from Source to Trap. AAPG Memoir (60): 93-117.

Peters, K. E., Walters, C. C., dan Moldowan, J. M. 2021. The Biomarker Guide: Biomarkers and Isotopes in Petroleum Systems and Earth History. Cambridge University Press.

Pradana, A.Y. 2017. Analisis Fasies, Diagenesis, dan Rock Type (RT) Batuan Karbonat Lapangan Pulau Gading, Subcekungan Jambi. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

Robinson, M. Kevin. 1987. An Overview of Source Rock and Oils in Indonesia, Proceedings Indonesian Petroleum Association Sixteenth Annual Convention. Volume 1: Jakarta.

Satyana, A. H., Nugraha, A., dan Setiadi, A. 2020. Petroleum systems and tectonic evolution of the South Sumatra Basin. Indonesian Journal on Geoscience, 7(2).

Shaylendra, Y. 2017. Studi Geokimia Batuan Induk dan Pemodelan Cekungan di Area Kekneno dan Kolbano, Cekungan Timor Barat. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

Situmorang, H. 2018. Studi Cekungan Batuan Induk dan Pemodelan Cekungan Blok Berau Barat Cekungan Berau Papua Barat. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

SKK Migas. (2023). Indonesia Oil and Gas Outlook Report.

Susanto, I., Prasetyo, H., dan Wijaya, R. 2021. Hydrocarbon exploration challenges in mature basins of Indonesia. Indonesian Journal of Energy.

Syaifudin, M. 1999. Studi Koreksi Pantulan Vitrinit Pada Formasi Brown Shale Cekungan Sumatera Tengah. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.Tissot, B., dan Welte, D. 2021. Petroleum Formation and Occurrence. Springer.

Waples, D. W. dan Machihara, T. 1991. Biomarker for geologist – a practical guide to thr application of steranes and triterpanes in petroleum geology, AAPG Methods in Exploration, (9): 1-65.

Wirasatia, D. 2015. Studi Geokimia dan Pemodelan Kematangan Berdasarkan Pantulan Vitrinit Pada Formasi Talangakar, di Daerah Sakamemang, Subcekungan Jambi, Cekungan Sumatera Selatan. Tesis Program Pascasarjana. Institut Teknologi Bandung.

Wygrala, B.P. 1989. Integrated Study of Oil Field in The Southern Po Basin Northen Italy, Ph.D. Dissertation University of Cologne, 217.

Downloads

Published

2026-04-03

How to Cite

Hanif, I., Mulyasari, R., Kurniawan, A., & Destawan, R. (2026). PEMODELAN SEJARAH PEMENDAMAN 1D SUMUR AIRE PADA AREA SUB-CEKUNGAN JAMBI BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA BATUAN INDUK. JOURNAL ONLINE OF PHYSICS, 11(2), 44–56. https://doi.org/10.22437/jop.v11i2.53851