Pendampingan Pengembangan Usaha Keripik Tempe di Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo
DOI:
https://doi.org/10.22437/jppm.v2i1.23690Keywords:
inovasi, pemasaran online, pendampingan, pengembangan, UMKM keripik tempeAbstract
Desa Sari Mulya Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo memiliki beberapa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sedang berkembang, salah satunya usaha keripik tempe. Usaha keripik tempe merupakan bidang usaha yang paling banyak digeluti oleh pelaku usaha di Desa Sari Mulya. Usaha produksi keripik tempe tersebut dalam proses perkembanganya masih mengalami banyak hambatan. Hambatan yang umumnya dialami pelaku usaha yaitu sulitnya pemasaran produk. Saat ini pemasaran hanya mengandalkan penjualan langsung. Kurangnya ilmu dan pengetahuan yang dimiliki berdampak pada usaha keripik tempe tidak dikenal lebih luas. Selain pemasaran, inovasi produk keripik tempe juga masih kurang, antara lain: inovasi rasa, kemasan dan label pada produk keripik tempe. Pengembangan usaha keripik tempe menuntut keterampilan dan kreatifitas sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas produk. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan usaha keripik tempe di Desa Sari Mulya melalui pemasaran online, kemasan, label dan inovasi varian rasa. Metode yang digunakan yaitu melalui pendampingan dengan penyuluhan dan pelatihan langsung kepada mitra. Selain itu, juga dilakukan fasilitas program dengan desain, cetak label produk serta kemasan. Tim pengabdian juga melakukan pendampingan untuk memastikan kegiatan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diantaranya meningkatnya kemampuan mitra dalam mengoptimalkan media pemasaran berbasis online, kemasan dan label yang baru serta keripik tempe dengan inovasi varian rasa baru.
Downloads
References
Anggraeni, F. D., Hardjanto, I., & Hayat, A. (2013). Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Melalui Fasilitas Pihak Eksternal Dan Potensi Internal (Studi Kasus Pada Kelompok Usaha “Emping Jagung” di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang). Administrasi Publik (JAP), 1(6):1286-1295.
Batoebara, M. U. (2021). Inovasi dan Kolaborasi Dalam Era Komunikasi Digital. Publik Reform, 8(1):29-38.
Hartono & Hartono, D. D. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan UMKM di Surakarta. Bisnis dan Manajemen, 14(1):15-30.
Mahmudi, A. A., & Suryandani, W. (2018). Strategi Pengembangan UKM Keripik Tempe Desa Tahunan Kecamatan Sale Kabupaten Rembang. Prosiding Seminar Nasional Unimus, 1:401–407. Nisrokha. (2020). Difusi Inovasi Dalam Teknologi Pedidikan. Madaniyah, 10(2):173-184.
Pasaribu, R. (2020). Optimalisasi Media Online Sebagai Solusi Promosi Pemasaran UMKM di Semarang Pada Masa Pandemi Covid-19. Komunikasi dan Media, 1(1):33-44.
Permana, S. H. (2017). Strategi Peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Aspirasi : Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 8(1):93-103.
Putra, D. M., Napitupulu, D., & Elwamendri. (2016). Dampak Krisis Ekonomi Terhadap Profitabilitas Agroindustri Keripik Tempe di Kabupaten Tebo. Sosio Ekonomika Bisnis, 19(1):1.
Sofyan, S. (2017). Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Dalam Perekonomian Indonesia. Bilancia, 11(1):33-64.
Wijaya, I. G. N. S., Ciptahadi, K. G. O., dan Yasa, I. P. E. P. (2019). Pengembangan Usaha Industri Rumah Tangga Keripik Tempe di Tabanan. Ilmiah Populer, 1(2):47-51.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ridhwan Ridhwan, Agus Kurniawan Mastur, Mardalia Mardalia, Rosalinda Octavia, Fitri Utami, Etia Zaria Amna, Nur Ayu Hijratun Nikmah, Nurlaili Andraini, Heidy Regina Nova, Dona Mardianti, Dedy Andre Tuah Haloho, Taqy Yuddin, Dandi Fernando

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





