Sosialisasi Peningkatan Kapabilitas Peran Kader dalam Menekan Angka Stunting di Desa Suka Maju Kabupaten Tanjung Jabung Timur
DOI:
https://doi.org/10.22437/jppm.v2i2.27743Keywords:
desa Suka Maju, peran kader, stuntingAbstract
Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2017, rata-rata prevalensi balita Stunting di Indonesia tahun 2005-2017 adalah 36,4% dan berdasarkan data stunting yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, wilayah tertinggi yakni terdapat di kecamatan Mendahara, Geragai dan Muara Sabak Barat. Kader posyandu sebagai perwakilan masyarakat memiliki peran yang besar demi terlaksananya intervensi yang efektif untuk menurunkan angka stunting balita di Desa Suka Maju. Kegiatan ini bertujuan untuk sharing dan evaluasi peran kader yang telah terlaksana di Posyandu Suka Maju. Untuk metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyampaian materi yaitu ceramah dan sesi diskusi dengan membuat kelompok kecil. Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan bersama dengan kader, masalah yang sering terjadi dalam mengukur BB dan TB adalah penggunaan alat yang kurat tepat dan juga alat yang tidak memberikan hasil yang akurat. Dari ketiga posyandu yang ada di Desa Suka Maju, belum ada posyandu yang menerapkan pengukuran LILA kepada balita padahal pengukuran LILA salah satu faktor penting untuk mengetahui apakah anak termasuk stunting atau tidak. Berdasarkan hasil diskusi yang dilakukan secara langsung, didapatkan bahwa berbagi pengalaman dengan sesama kader dan didampingi oleh mahasiswa KKN yang berpengalaman dalam bidang kesehatan membuat kader mengerti tentang peran dan tanggung jawab yang harus dikerjakan, solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi, dan langkah yang harus dilakukan untuk menekan angka stunting. Kegiatan ini diharapkan dapat membuat para kader posyandu melaksanakan perannya secara optimal.
Downloads
References
Ambarwati, I., Dewi, R. S. & Parman. (2020). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Pandan Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(2): 721-731.
Balitbangkes RI. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional. Lembaga Penerbit Balitbangkes.
Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehatan RI.
Purnamasari, H., Shaluhiyah, Z. & Kusumawati, A. (2020). Pelatihan Kader Posyandu Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Margadana Dan Puskesmas Tegal Selatan Kota Tegal. Kesehatan Masyarakat , 8(3): 432–39.
Sanjaya, R., Febriyanti, H., Veronica, S. Y. & Mukhlis, H. (2022). Gerakan Kader Posyandu Sadar Stunting di Provinsi Lampung. Indonesia Berdaya 3(1): 27–32.
Utami, N. P., Isni, K., & Rohmadheny, P. S. (2022). Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu dalam Memantau Pertumbuhan Anak Balita pada Masa Pandemi Covid 19. Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 140-147.
World Health Organization (WHO). (2017). World Health Statistic 2017.
Zaki, I., Farida, & Sari, H. P. (2018). Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Pemantauan Status Gizi Balita. Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2): 169-177.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hilman Yusra, Muhammad Nasril Lukman, Cika Oktavia, Meike Dwi Ratna Gea, Fira Dilla Zaskia, Vinola Adiesty Pratami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





