Refleksi Emosional: Cinta dan Kecemasan dalam Karya Ibn Hazm

Authors

  • Rival Andri Universitas islam negeri sunan gunung djati bandung
  • Nurholis Nurholis Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung
  • Nabila Putri Pratiwi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Rizqia Fatimatuzahra Yasis Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung
  • Ghulam Ikhwan Fhadilla Universitas Islam Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.22437/kalistra.v4i3.46303

Keywords:

filsafat, dekonstruksi

Abstract

This analysis explores two central themes in Ibn Hazm’s works—love and anxiety—by examining their interplay and impact on human behavior. Through a close reading of Tawq al-Hamamah (The Dove’s Neckring) and Filsafat al-Akhlaq wal-Siyar (Philosophy of Morals and Conduct), the study reveals Ibn Hazm’s view of love as a profound yet complex experience that engenders not only joy but also anxiety, longing, and uncertainty. Anxiety, in Ibn Hazm’s framework, arises as a natural response to relational vulnerability and moral responsibility. Furthermore, the analysis highlights his proposed remedies for anxiety, emphasizing character development, ethical practice, and spiritual connection with God. Employing an interdisciplinary approach—integrating literary studies, psychology, and moral philosophy—this research enriches understanding of emotional dynamics in classical Islamic thought while underscoring its relevance to modern life, where love and anxiety remain universal human experiences. The findings aim to inspire further studies on the intersection of emotion, morality, and spirituality in Islamic intellectual tradition and its dialogue with contemporary perspectives.

Abstrak

Analisis ini mengeksplorasi tema utama dalam karya-karya Ibn Hazm cinta dan kecemasan dengan meneliti interaksi dan dampaknya terhadap perilaku manusia. Melalui pembacaan yang cermat terhadap Tawq al-Hamamah (Cincin Leher Merpati) dan Filsafat al-Akhlaq wal-Siyar (Filsafat Moral dan Perilaku), penelitian ini mengungkap pandangan Ibn Hazm tentang cinta sebagai pengalaman yang mendalam namun tidak hanya menimbulkan kegembiraan tetapi juga kecemasan, kerinduan, dan ketidakpastian. Kecemasan, dalam kerangka Ibn Hazm, muncul sebagai respons alami terhadap kerentanan relasional dan tanggung jawab moral. Lebih jauh, analisis ini menyoroti solusi yang diusulkannya untuk kecemasan, menekankan pengembangan karakter, praktik etika, dan hubungan spiritual dengan Tuhan. Dengan menggunakan pendekatan interdisipliner mengintegrasikan studi sastra, psikologi, dan filsafat moral penelitian ini memperkaya pemahaman tentang dinamika emosional dalam pemikiran Islam klasik sambil menggarisbawahi relevansinya dengan kehidupan modern, di mana cinta dan kecemasan menjadi pengalaman manusia yang universal. Temuan ini bertujuan untuk menginspirasi tentang persimpangan emosi, moralitas, dan spiritualitas dalam tradisi intelektual Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asín Palacios, M. (1931). Abenházam de Córdoba y su historia crítica de las ideas religiosas. Real Academia de la Historia.

Chejne, A. G. (1974). Muslim Spain: Its history and culture. University of Minnesota Press.

Ibn Hazm. (1027). The ring of the dove (Tauq al-Hamama). (A. J. Arberry, Trans.). Luzac & Co.

Ikhsan, M. (2013). Pemikiran Ibn Hazm: Antara teks dan realitas. Pustaka Al-Kautsar.

Uwais, A. H. (n.d.). Ibn Hazm al-Andalus wa juhuduhu fi al-bahts al-tarikh wa al-hadari. Dar al-Itisham.

Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13-39. https://doi.org/xxxx (Jika ada DOI)

Seshadri, K. G. (2016). The neuroendocrinology of love. Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, 20(4), 558-563. https://doi.org/10.4103/2230-8210.183479

Marazziti, D., & Canale, D. (2004). Hormonal changes when falling in love. Psychoneuroendocrinology, 29(7), 931-936. https://doi.org/10.1016/j.psyneuen.2003.08.006

Berscheid, E., & Reis, H. T. (1998). Attraction and close relationships. In D. T. Gilbert, S. T. Fiske, & G. Lindzey (Eds.), The handbook of social psychology (4th ed., Vol. 2, pp. 193-281). McGraw-Hill.

Subahri, B. (2020). Cinta dalam perspektif psikologi Qur’ani. AL-THIQAH: Jurnal Ilmu Keislaman, 3(2), 141-156. https://doi.org/xxxx (Jika ada DOI/URL)

Hunadar, J. (2022). Filsafat cinta perspektif Ibnu Hazm El-Andalusy [Tesis doctoral, Universitas X]. Repositori Institusi. (Jika ada sumber)

Folkman, S., & Lazarus, R. S. (1980). An analysis of coping in a middle-aged community sample. Journal of Health and Social Behavior, 21(3), 219-239.

Downloads

Published

2025-09-01

How to Cite

Andri, R., Nurholis, N., Pratiwi, N. P., Yasis, R. F., & Fhadilla, G. I. (2025). Refleksi Emosional: Cinta dan Kecemasan dalam Karya Ibn Hazm. Kajian Linguistik Dan Sastra, 4(3), 631–645. https://doi.org/10.22437/kalistra.v4i3.46303

Most read articles by the same author(s)