Tindak Tutur Direktif pada Film Ghost Writer (2019) Karya Bene Dion Rajagukguk

Authors

  • Marcella Wahyu Kristiyani Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Arum Yuliana Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Dyah Nur Fadillah Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Siti Latifah Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Winda Aprilia Maharani Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Miftah Nugroho Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i1.49056

Keywords:

tindak tutur, direktif, film

Abstract

In a film, dialogues between characters often contain directive speech acts that aim to influence the interlocutor. The film Ghost Writer (2019) contains various forms of directive speech acts. This study aims to describe and analyze the forms and functions of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019). This study was conducted using a descriptive qualitative research method. Data collection was carried out using method seen above with the involved tan-free conversation technique and the note-taking technique. In this study, techniques pilah match with decisive element (PUP) was chosen to analyze the data. The results of the study indicate that there are nine forms of directive speech acts in the film Ghost Writer (2019), namely ordering, warning, urging, prohibiting, requesting, inviting, suggesting, asking, and advising. This study proves that the use of directive speech acts displays communication between characters related to the context that underlies it.

Abstrak

Dalam suatu film, dialog antar tokoh sering mengandung tindak tutur direktif yang bertujuan untuk mempengaruhi lawan tutur. Film Ghost Writer (2019) memiliki berbagai bentuk tindak tutur direktif di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, serta menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pada pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Dalam penelitian ini, teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dipilih untuk menganalisis data. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat sembilan bentuk tindak tutur direktif dalam film Ghost Writer (2019), yaitu menyuruh, memperingatkan, mendesak, melarang, meminta, mengajak, menyarankan, bertanya, dan menasihati. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan tindak tutur direktif menampilkan komunikasi antar tokoh berkaitan dengan konteks yang melatarbelakanginya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ami, W. F., Ernanda, E., & Afria, R. (2022). Tindak Tutur Representatif pada Film Surau dan Silek dalam Bahasa Minangkabau. Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra, 1(1), 23 - 36. https://doi.org/10.22437/kalistra.v1i1.18710

Afria, R. (2016). Peristiwa Tutur, Campur Kode, dan Alih Kode Antara Pedagang dan Pembeli di Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh. Tsaqofah dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan dan Sejarah Islam, 1(2), 143-154. doi:http://dx.doi.org/10.29300/ttjksi.v1i2.722

Ananda, N. T., & Asnawi. (2024). Tindak Tutur Ekspresif dalam Komentar Youtube kanal Nihongo Mantappu episode “Akhirnya Lulus Kuliah! Wisuda Waseda University.” Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 33–40. https://doi.org/10.24036/jbs.v12i1.127714

Ardila, E., & Ningsih, R. (2023). Tindak Tutur Direktif dalam Film Mencuri Raden Saleh. Jurnal Sastra Indonesia, 12(3), 206–221. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i3.72436

Austin, J. L. (1962). How To Do Things with Words. Oxford University Press.

Fadhilah, & Oktavianti, N. (2022). Tindak Tutur Direktif dalam Film Sweet and Sour (새콤달콤). Aksarabaca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 3(2), 469–475.

Iswara, A. J. (2020). Inilah 15 Film Indonesia Terpopuler di 2019. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2020/01/12/15-film-indonesia-terpopuler-2019

Moleong, L. J. (2016). Metode Penelitian Kualitatif (Revisi). PT. Remaja Rosdakarya.

Oktapiantama, H., & Utomo, A. P. Y. (2021). Analisis Tindak Tutur Direktif pada Film “Keluarga Cemara” Karya Yandy Laurens. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 76–87.

Prawiranauli, N., Irawan, A., & Wahjudianata, M. (2018). Stereotipe Perempuan Indonesia dalam Film Horror “Pengabdi Setan.” Jurnal E-Komunikasi, 6(2), 1–12. https://rappler.idntimes.com

Rahma, A. N. (2018). Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film Animasi Meraih Mimpi. Skriptorium, 2(2), 13–24. https://journal.unair.ac.id/filePDF/skriptorium184a7bf7d4 full.pdf

Saputri, U. I., & Rahmawati, L. E. (2020). Analisis Bentuk Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Film “Rembulan Tenggelam di Wajahmu” Karya Tere Liye. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP), 3(2), 249–260. https://doi.org/10.31539/kibasp.v3i2.1182

Sari, F. D. N., Wardiani, R., & Setiawan, H. (2022). Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Talkshow Tonight Show (Maret 2021). Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 98–105.

Searle, J. R., & Vanderveken, D. (1985). Foundations of Illocutionary Logic. Cambridge University Press.

Setiawati, R., & Alber. (2023). Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Film Sayap-Sayap Patah Karya Rudi Soedjarwo. Jurnal Genre: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 5(2), 21–39. https://doi.org/10.26555/jg.v5i2.8614

Sudaryanto. (2015). Metode dan Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahan Kebudayaan secara Linguistik. Sanata Dharma University Press.

Yule, G. (2006). Pragmatik. Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Kristiyani, M. W., Yuliana, A., Fadillah, D. N., Latifah, S., Maharani, W. A., & Nugroho, M. (2026). Tindak Tutur Direktif pada Film Ghost Writer (2019) Karya Bene Dion Rajagukguk. Kajian Linguistik Dan Sastra, 5(1), 22–34. https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i1.49056

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.