Kolokasi dan Prosodi Semantik pada Kata Capek, Lelah dan Penat Berbasis Linguistik Korpus

Authors

  • Zahra Hapriani Hasbiallah Airlangga University

DOI:

https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i1.51419

Keywords:

sinonim, kolokasi, prosidi, semantik, linguistik korpus

Abstract

Sinonyny is an important component of a language’s lexical system, as words with similar meanings cannot always be used interchangeably in real-life contexts. Language learners often understand differences between synonyms only in terms of their lexical meanings, without considering usage contexts and subtle semantic nuances, which can lead to difficulties in language comprehension. The development of corpus linguistics provides an empirical approach that enables the analysis of word usage based on authentic language data. This study examines the different meanings and usage patterns of the Indonesian words capek, lelah and penat by employing the LCC Indonesia 2023 corpus and a qualitative corpus-based approach. The findings indicate that capek tends to be used subjectively and informally, lelah is used in a neutral and descriptive manner, and penat is used in an emotional and reflective context. These results demonstrate that the synonymy among the three words is contextual in nature and has important implications for lexical semantic studies and vocabulary learning in Indonesian.

Abstrak

Sinonim merupakan komponen penting dalam sistem kosakata bahasa, karena pilihan kata yang serupa tidak selalu dapat menggantikan satu sama lain dalam kehidupan nyata. Seringkali, orang yang mempelajari bahasa hanya memahami perbedaan sinonim berdasarkan makna leksikalnya, tanpa mempertimbangkan konteks penggunaan dan nuansa makna. Ini menyebabkan masalah dalam memahami bahasa. Perkembangan linguistik korpus memberikan pendekatan empiris yang memungkinkan analisis penggunaan kata yang didasarkan pada data nyata. Kajian ini meneliti penggunaan makna yang berbeda dari kata capek, lelah dan penat dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan LCC Indonesia 2023 dan pendekatan kualitatif berbasis korpus. Hasil analisis menunjukkan bahwa capek cenderung digunakan secara subjektif dan informal, lelah digunakan secara netral dan deskriptif, dan penat digunakan secara emosional dan reflektif. Hasil menunjukkan bahwa sinonimi ketiga kata tersebut bersifat kontekstual dan penting untuk studi semantik leksikal dan pembelajaran kosakata dalam bahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, N. A., & Daud, M. Z. (2020). Pemaknaan Semula Sinonim Leksikal "Nepotisme" Berteraskan Data Korpus: Analisis Pragmatik/Synonim Meaning-making of Lexical "Nepotism" Based on Corpus Data: Pragmatic Analysis. . LSP International Journal, 07(01). https://doi.org/10.11113/lspi.v7n1.97

Al Rasyeed, A. B. (n.d.). Kolokasi Kata Sifat pada Kata Halloween di Awal Abad ke 20 dan 21: Analisis Berbasis Korpus. Jurnal Multidisiplin West Science, 02(01). https://wnj.westscience-press.com/index.php/jmws

Athallah, R. H., Laura, H. M., & Rufaidah, M. F. (2022). Semantik Prosodi Nomina "Amerika" dalam Korpus Berita Internasional Arab. SINASTRA: Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Seni, dan Sastra, 01(01). https://doi.org/10.30998/sinastra.v1i0.6101

Brezina, V., McEnery, T., & Wattam, S. (2015). Collocation in Context . International Journal of Corpus Linguistics, 20(02). 10.1075/ijcl.20.2.01bre

Ermanto, Ardi, H., & Juita, N. (2022). Linguistik Korpus: Aplikasi Digital untuk Kajian dan Pembelajaran Humaniora. Depok: PT RajaGrafindo.

Harahap, F. R., Sinar, T. S., & Prihantoro. (2024). Analisis Verba "Ajar" dalam Korpus Bahasa Indonesia: Studi Linguistik Korpus. Jurnal Linguistik, Terjemahan, Sastra (LINGTERSA), 05(02). https://doi.org/10.32734/lingtersa.v5i2.16770

Krisnawati, K. (2023). Analisis Kolokasi Verba Bahasa Inggris Berbasis Korpus dalam Novel "Five Feet Apart". Jurnal Ilmiah Multidisiplin Amsir, 02(01). https://doi.org/10.62861/jimat%20amsir.v2i1.331

Lirong, Z. (2022). Studi Berbasis Korpus: Perbandingan Kolokasi dan Prosodi Semantik Sinonim Bahasa Indonesia "Menyebabkan" dan "Mengakibatkan". Mabasan: Masyarakat Bahasa & Sastra Nusantara, 16(01). https://doi.org/10.62107/mab.v16i1.517

McEnery, T., & Hardie, A. (2011). Corpus Linguistics: Method, Theory and Practice . Cambride University Press.

Minhui, Z., & Setiawan, T. (2026). A Linguistic Corpus-Based Analysis of the Synonym Differences. Journal La Sociale, 06(01). https://doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v6i1.1762

Nafilatufi'ah, & Poluwa, M. I. (2021). Semantic Prosody and Preference of "Healthy" and "Unhealthy" Collocations in Covid-19 Corpus. Lnaguage Literacy: Journal of Linguistics, Literature and Language Teaching, 05(02). 10.30743/ ll.v5i2.4480

Phoocharoensil, S. (2021). Semantic Prosody and collocation: A corpus study of the near-synonyms persist and persevere. EJAL: Eurasian Journal of Applied Linguistics, 07(01). http://dx.doi.org/10.32601/ejal.911269

Prihantoro. (2015). Semantic Prosody of Words of Effects in Indonesian. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 05(01). https://doi.org/10.17509/ijal.v5i1.837

Puspita, D. (2016). Pemanfaatan Korpus dalam Analisis Makna Kata Bersinonim Mau, Ingin, Hendak, dan Akan. Prosiding Seminar Leksikografi Indonesia.

Rahma, N. N. (2025). Semantic Prosody of Synonyms for the Words "Laki-Laki" and "Pria" in Internet Discourse: A Corpus Linguistics Study. Parmasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pebelajarannya, 12(02). https://doi.org/10.26740/paramasastra.v12n2.p265-281

Rasyid , I. R., Laura, H. M., & Rachman, F. (2022). Semantik Prosodi Nomina Indonesia dalam Korpus Wacana Berita Arab Internasional Oman 2013. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 07(03). http://dx.doi.org/10.36722/sh.v7i3.1605

Ridlo, U. (2017). Sinonim dan Antonim dalam Al-Qur'an. Jurnal Al-Bayan: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 09(02). https://doi.org/10.24042/albayan.v9i2.2253

Sinclair, J. (1991). Corpus, Concordance, Collocation. Oxford: UK Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-01-02

How to Cite

Hasbiallah, Z. H. (2026). Kolokasi dan Prosodi Semantik pada Kata Capek, Lelah dan Penat Berbasis Linguistik Korpus . Kajian Linguistik Dan Sastra, 5(1), 130–144. https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i1.51419

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.