Keanekaragaman Hasil Tangkapan Alat Tangkap Payang di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang

Authors

  • Jesimiel Pranisa Sembiring Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Mairizal Mairizal Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Bs Monica Arfiana Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Nelwida Nelwida Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Fauzan Ramadan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Yoppie Wulanda Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/mjf.v2i01.41044

Keywords:

keanekaragaman, komposisi hasil tangkap, payang, proporsi hasil tangkapan

Abstract

Desa Bungus Selatan yang terletak di pesisir Sumatera Barat mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dengan menggunakan berbagai jenis alat tangkap seperti millennium gillnet, bubu, rawai, jaring pantai (beach seine), bagan perahu, dan payang. Penelitian ini berfokus pada keragaman hasil tangkapan alat tangkap payang di Desa Bungus Selatan, Kecamatan Teluk Kabung, Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dari tujuh kapal yang menggunakan alat tangkap payang. Observasi mencakup identifikasi spesies, jumlah ikan, dan total berat hasil tangkapan. Total ikan yang tercatat sebanyak 68.621 ekor dengan berat keseluruhan 5.666,57 kg. Hasil tangkapan terbanyak adalah ikan tuna (3.841 kg atau 67,78%), sedangkan yang paling sedikit adalah cumi-cumi (21,4 kg atau 0,38%). Analisis keanekaragaman menunjukkan nilai indeks Shannon-Wiener (H') sebesar 0,56 yang tergolong rendah. Indeks keseragaman juga rendah (0,35), dan indeks dominansi tinggi (0,70), yang mengindikasikan dominasi oleh beberapa spesies tertentu. Spesies yang teridentifikasi meliputi Euthynnus affinis, Katsuwonus pelamis, Caranx ignobilis, Stolephorus sp., dan Loligo chinensis. Temuan ini mencerminkan rendahnya keanekaragaman spesies dan tingginya dominansi dalam hasil tangkapan payang yang menunjukkan perlunya pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arviani, Vuji. 2019. Keanekaragaman Makrofauna dan Makroflora Air di Waduk Sumengko Kabupaten Gresik. Lenterabio. 7(2): 34- 41.

Azizi, A., E.I.K. Putri, & A. Fahrudin. 2017. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pendapatan nelayan akibat variabilitas iklim. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan. 12(2): 225-233.

Efendi, W.W., Fitroh N.P. dan Zulaikah N. 2013. Studi Inventarisasi Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Kawasan Wisata Coban Rondo Kabupaten Malang. Cogito Ergo Sum, 2(3), 173-188.

Fitriani.N dan Pursetyo.K.T. 2012. Arofik Desain dan Konstruksi Kapal Payang di Pamekasan Madura (skripsi). Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB 2007 Bogor.

Gumilang, A. P. 2010. Tingkat Pendapatan Usaha Penangkapan Ikan Akibat Kenaikan Harga BBM Pada Nelayan Payang Di PPI Bandengan Kecamatan Mandu Kabupaten Cirebon. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Haryati, T. 2011. Komposisi hasil tangkapan, musim penangkapan, dan indeks kelimpahan ikan pelagis yang tertangkap pukat cincin mini di perairan Kendari, Laut Banda. Jurnal Lit.Perikanan.Indonesia. 17(2): 139-146.

Hakim L, Wiyono E, S dan Wahju R I. 2018. Kompetisi alat penangkapan ikan sekala kecil di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari. Journal Marine of Fisheries. 9(1): 111-120.

Lestariono, T. Abdul dan R. Dian, W. 2013. Perbedaan Tingkat pendapatan nelayan dan tingkat kelayakan finansial usaha perikanan tangkap payang dan cantrang di Pelabuhan Perikanan Pantai Tawang Kabupaten Kendal. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 2(3): 20-29.

Maina, I., S. Katsanevakis, S. Kavadas, and S. Somarakis. 2016. A methodological approach to identify fishing grounds a case study on Greek trawlers. Fisheries Research. 183(1): 326-339.

Murni, Z., Affan, J, M., Rahmah, A. 2018. Analisis Faktor Produksi Alat Tangkap Payang di Pelabuhan Perikanan Pantai Carocok Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. 3 (1): 28-38.

Mujib, Z., Boesno, H. dan Fitri, A. D. P. 2013. Pemetaan sebaran ikan tongkol (Euthynnus sp.) dengan data Klorofil-a Citra MODIS pada alat tangkap payang (Danish-seine) di Perairan Teluk Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. 2(2):150-160.

Najamuddin., Palo. Asir. A dan Busman. 2019. Analisis aspek jarring paying di perairan Mamuju, Sulawesi Barat. Jurnal IPTEKS PSP. 6(12): 214-229.

Nofrizal, J. R., Yani, A. H. dan Alfin. 2018. Hasil tangkapan sampingan (Bycatch dan Discard) pada alat tangkap gombang (Filter Net) sebagai ancaman bagi kelestarian sumber daya Perikanan. Jurnal Kelautan dan Perikanan. 9(2): 221–233.

Odum. E. P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Penerjemah: Samingan, T dan B. Srigando. PT. Gramedia. Jakarta

Prasetyo BA, Sahala H, Agus H. 2014. Sebaran spasial Cumi-Cumi (Loligo spp.) dengan variabel suhu permukaan laut dan klorofil-a data satelit modis aqua di Selat Karimata Hingga Laut Jawa. Diponegoro Journal of Maquares. 3(1): 51-60.

Purbayanto A, Riyanto M, Fitri ADP. 2010. Fisiologi dan Tingkah Laku Ikan pada Perikanan Tangkap. PT Penerbit IPB Press. Bogor.

Rusmilyansari 2012. Inventarisasi alat tangkap berdasarkan kategori status penangkapan ikan yang bertanggungjawab di perairan tanah laut. Fish Scientic. 2(4): 141-151

Samitra, D., dan Rozi, Z. F. 2018. Keanekaragaman ikan di sungai kelingi kota lubuklinggau. Jurnal Biota. 4(1): 1-6.

Satrioajie, W. N. (2012). Biologi dan ekologi kerang bulu anadara (Cunearca) Pilula (REEVE, 1843). Oseana. 37(2): 1–9.

Sari, I. P., dan Hakim, A. A. 2021. Komposisi spesies non-target dominan pada aktivitas penangkapan Rajungan. JECE-Journal of Empowerment Community and Education. 1(2): 21-29.

Suadela, P. 2004. Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Rajungan Studi Kasus di Teluk Banten. [Skripsi]. FPIK. IPB. Bogor.

Syafei, Lenny S. 2017. Keanekaragaman Hayati dan Konservasi Ikan Air Tawar. Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan. 11(1): 48-62

Wagiyo. K dan Febrianti. E. 2015. Aspek biologi dan parameter populasi ikan tongkol abu-abu di perairan Langsa dan Sekitarnya. BAWAL. 7(2): 59-66.

Downloads

Published

2025-04-30

How to Cite

Sembiring, J. P., Mairizal, M., Arfiana, B. M., Nelwida, N., Ramadan , F., & Wulanda, Y. (2025). Keanekaragaman Hasil Tangkapan Alat Tangkap Payang di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Mantis Journal of Fisheries, 2(01), 49–56. https://doi.org/10.22437/mjf.v2i01.41044

Issue

Section

Articles