Analisis Usaha Penangkapan Ikan dengan Alat Tangkap Jaring di Pulau Mapur Provinsi Kepulauan Riau

Authors

  • Treza Desri Winanda Program Studi Perikanan Tangkap, Politeknik Kepulauan Simeulue
  • Novia Nurul Afiyah Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Jenderal Soedirman
  • Amraini Fitri Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Universitas Riau
  • ErliantinaAr-Ridhaty Akita Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.22437/mjf.v2i02.44051

Keywords:

analisis usaha, jaring, penangkapan, Pulau Mapur

Abstract

Pulau Mapur di Provinsi Kepulauan Riau didominasi penduduk nelayan dan mayoritas menggunakan alat tangkap jaring. Namun, informasi kelayakan finansial usaha masih terbatas, terutama terkait fluktuasi harga ikan, kenaikan biaya operasional, dan keterbatasan akses sarana produksi serta pasar. Penelitian ini bertujuan menghitung dan menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir. Penelitian dilakukan Juli 2024 dengan metode purposive sampling terhadap 31 nelayan jaring. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder dari laporan pemerintah daerah dan Desa Mapur. Ikan Pinang-Pinang (Upeneus sulphureus). Ikan Dingkis (Siganus javus), Ikan Puput  (Charcharinus sp), Ikan Todak (Tylosurus sp) dan Ikan Lebam (Siganus guttaus). Total investasi sebesar Rp. 66.336.000. Pendapatan bersih selama 1 tahun Rp. 49.797.333. Analisis kelayakan usaha dilihat dari nilai BCR 1,98, nilai FRR 75,07 %  dan PPC ialah1,33 yang berarti kelompok nelayan jaring membutuhkan waktu 1 tahun 3 bulan 3 hari untuk mengembalikan seluruh biaya investasi yang mereka keluarkan. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha penangkapan ikan dengan jaring di Desa Mapur layak dan menguntungkan untuk dikembangkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, D., & Andhika, R. (2022). Strategi Pengembangan Blue Economy Wilayah Perbatasan Indonesia: Tata Kelola Ekonomi Maritim Pesisir Kepulauan Riau. ResearchGate.

Alhafis, M., Zain, J., & Isnaniah. (2024). Technical and financial analysis of 1 GT gill net fishing in Teluk Lancar Village, Bengkalis Regency, Riau Province. South East Asian Marine Sciences Journal, 1(2), 64–72

Amri, C., & Widyantoro, W. (2017). Pendampingan pembelajaran memilah dan menempatkan sampah pada tempatnya sejak usia dini di TK Imbas 1. International Journal of Community Service Learning, 1(3), 121–126.

Baso, A., Firman, F., & Hasani, M. C. (2021). Economic analysis of shortfin scads fish (Decapterus spp) business using purse seine in Bone Regency, Indonesia. 860, 012052. https://doi.org/10.1088/1755-1315/860/1/012052

Herawati, D., Susilowati, I., & Nurani, T. W. (2023). Financial analysis of small-scale fishing business in coastal villages of Central Java. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 18(1), 45–54. https://doi.org/10.15578/jsekp.v18i1.11234

Hismendi, H., & Jayanti, E. (2022). Analisis studi kasus kelayakan usaha penangkapan ikan: menggunakan pukat cincin di lampulo banda aceh. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 5(2), 377–383. https://doi.org/10.47647/jsh.v5i2.1180

Imbanop, Y. P., Widiastuti, M. M. D., & Fachriza, R. (2019). Analisis kelayakan usaha penangkapan ikan pada musim peralihan oleh nelayan di kampung onggaya distrik naukenjerai kabupaten merauke. 1(2), 60–66. https://doi.org/10.35724/MUJAGRI.V1I2.1828

Indriyani, Y., Alimuddin, A., & Novita, D. (2020). Kajian hasil tangkapan ikan Lebam (Siganus guttatus) di Perairan Sei Carang, Tanjungpinang. Jurnal BAWAL, 12(2), 129–136. https://ejournalbalitbang.kkp.go.id/index.php/bawal/article/download/8834/7209

Kurniawan, Z. (2023). Fisheries Business Management In The Globalization Era. Barakuda 45, 5(1), 114–122. https://doi.org/10.47685/barakuda45.v5i1.371

Muhammad, R. P. (2022). Analisis usaha perikanan tangkap menggunakan alat tangkap jaring insang (gillnet) di Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit. Journal of Tropical Fisheries, 17(1), 26–29. https://doi.org/10.20473/jtf.v17i1.2022

Nitisemito, A. S., & Burhan, M. U. (2004). Wawasan study kelayakan dan evaluasi proyek. Jakarta: Bumi Aksara.

Picaulima, S., Ngangun, T. A., Latetubun, W., Elwuar, M. K., & Farneubun, A. V. (2022). Economic Sustainability and Fishery Business Development of Small Scale Lift Net Raft in Namar Village, Southeast Maluku District, Maluku Province. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 27(3), 386. https://doi.org/10.31258/jpk.27.3.386-393

Profil Desa Mapur dan Kelurahan Online. (2023). Retrieved from http://prodeskel.binapemdes.kemendagri.go.id/mdesa/

Prawira, M. F. A., & Budisetyorini, B. (2021). Fishing Tourism Business Planning Strategy To Increase People’s Income in Lancang Island, Kepulauan Seribu. 1(1), 1–8. https://doi.org/10.35313/JTOS.V1I1.2

Purwono, H., & Bahari, R. A. (2018). Komposisi hasil tangkapan ikan pelagis oleh pancing ulur di Pangkalan Perikanan Pantai Oesapa. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 10(1), 87–96. https://ejournal.unpatti.ac.id/ppr_iteminfo_lnk.php?id=1183

Ramadhan, A. A., & Setyawan, D. (2018). Analisis kelayakan usaha penangkapan ikan menggunakan alat tangkap gillnet di Desa Karangsong Kabupaten Indramayu. Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia, 25(2), 105–114.

Sarasati, W., Sya’roni, A. F., Khikmawati, L. T. (2024). Analisis Usaha Penangkapan Ikan Pada Kapal Pukat Cincin Pelagis Kecil di PPP Bajomulyo Juwana. Albacore, 8 (2), 221-233.

Suharyanto, E., Nurhasanah, D., & Putra, H. (2020). Pulau-Pulau Kecil Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Perbatasan Indonesia. Jurnal Masyarakat dan Perikanan, KKP.

Sunarto, S., Paransa, I. J., & Luasunaung, A. (2018). Fluktuasi Hasil Tangkapan Mini Pukat cincin pelagis kecil yang Didaratkan di Pelabuhan Samudra Bitung. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap, 2(6).

Supriyono. (2002). Pengantar akuntansi biaya. Yogyakarta: BPFE.

Syahputra, I., Sudirman, & Halid, H. (2020). Analisis kelayakan usaha penangkapan ikan menggunakan pancing ulur di Desa Pulau Panjang Kabupaten Bone. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 15(2), 145–153. https://doi.org/10.15578/jsekp.v15i2.8345

Ulfia, S. N. (2023). Economic value of sea grapes (Caulerpa racemosa) in Mapur Island Bintan Pesisir District, Kepulauan Riau Province. Asian Journal of Aquatic Sciences, 6(2), 260–264. https://doi.org/10.31258/ajoas.6.2.260-264

Winanda, T. D. (2019). Analisis usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap jaring insang (gillnet) di UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi (Skripsi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru).

Winanda, T. D. (2024). The development strategy tourism in Mapur Island Marine Conservation Area Bintan Regency. Journal of Coastal and Ocean Sciences, 5(1), 39–44. https://doi.org/10.31258/jcos.5.1.39-44

Winarti, N. (2017). Illegal Fishing di Kepulauan Riau: Tantangan Keamanan Nontradisional dan Kerugian Ekonomi. Neliti.com.

Downloads

Published

2025-08-26

How to Cite

Treza Desri Winanda, Novia Nurul Afiyah, Amraini Fitri, & Akita , E.-R. (2025). Analisis Usaha Penangkapan Ikan dengan Alat Tangkap Jaring di Pulau Mapur Provinsi Kepulauan Riau. Mantis Journal of Fisheries, 2(02), 95–104. https://doi.org/10.22437/mjf.v2i02.44051