Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Pukat Cincin (Purse Seine) Berdasarkan Ukuran Gross Tonnage (GT) Kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Sumatera Utara

Authors

  • Mervin Tinambunan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Bagus Pramunsintho Pramusintho Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Muhhamad Hafidz Ibnu Khaldun Khaldun Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Heru Handoko Handoko Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Fauzan Ramadan Ramadan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi
  • Putinur Putinur Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Fakultas Peternakan, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/mjf.v3i01.50078

Keywords:

PPS Belawan, Pukat Cincin, Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan merupakan pusat perikanan utama di Sumatera Utara dengan penggunaan dominan alat tangkap purse seine yang efisien menangkap ikan pelagis kecil, namun berpotensi menimbulkan masalah selektivitas dan bycatch. Penelitian ini dilakukan pada 2 Februari–3 Maret 2025 untuk menilai tingkat keramahan lingkungan purse seine berdasarkan kriteria Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Metode yang digunakan adalah survei dengan purposive sampling terhadap 28 nelayan, dan analisis dilakukan secara deskriptif menggunakan 9 kriteria CCRF. Hasil menunjukkan nilai 28,89 yang mengkategorikan purse seine sebagai sangat ramah lingkungan dengan catatan. Nilai tertinggi terdapat pada aspek tidak merusak habitat, keamanan produk, tidak menangkap spesies dilindungi, dan penerimaan sosial, sedangkan kelemahan utama terdapat pada selektivitas dan bycatch. Disimpulkan bahwa purse seine tergolong ramah lingkungan, namun perlu pengaturan ukuran mata jaring, musim penangkapan, dan monitoring untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blanc M. (2006). Tools For Improved Fishing Vessel Safety: The Torremolinos Protocol And TheStcw-F Convention. Nearshore Fisheries Development and Training Adviser, Secretariat of the Pacific Community. P30 – 32.

Chaliluddin, M. A., Ikram, M., dan Rianjuanda, D. (2019). Identifikasi Alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan Berbasis CCRF Di Kabupaten Pidie, Aceh. Jurnal Galung Tropika, 8(3): 197–208.

Efendy, E. N., dan Hafiludin, H. (2024). Produktivitas Alat Tangkap Purse Seine di Pelabuhan UPT PPP Pasongsongan Madura. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 5(2): 116-124.

Food and Agriculture Organization. 1995. Code of Conduct for Responsible Fisheries. ISBN 92-5-103834-5. 41 hlm.

Iluh,Y., P. Restiana, F.H. Lailatul., Gulo dan A.Sutomo. (2023). Analisis Kebijakan Dampak Penyesuaian Harga Bbm Bersubsidi Untuk Nelayan. Studi Akuntansi, Keuangan, Dan Manajemen, 3(1): 1–8.

Kurohman, F., Chairunnisa, S., & Bambang, A. N. (2018). Studi Kasus Penangkapan Ikan Yang Ramah Lingkungan Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Celong, Kabupaten Batang Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 14(1), 63-69. https://doi.org/10.14710/ijfst.14.1.63-69.

Made, M. J., Tanjov, Y. E., Larasati, R. F., Gatot, I., dan Bramana, A. (2023). Karakteristik Alat Tangkap Purse Seine Di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari (PPS) Sulawesi Selatan. Jurnal Perikanan Unram, 13(1): 192–200.

Nasution, Leni Masnida. (2017). Statistik Deskriptif. Jurnal Hikmah, 14 (1):49-55.

Panai, A.S., Sulistijowati, R., dan Dali, F.A. (2013). Penentuan perbandingan es curah dan ikan nike (Awaous melanocephalus) segar dalam cool box berinsulasi terhadap mutu organoleptik dan mikrobiologis selama pemasaran. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(2): 59-64.

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.PER.02/MEN/2011 Tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia, Pasal 5

Rusmilyansari, R. (2012). Inventarisasi alat tangkap berdasarkan kategori status penangkapan ikan yang bertanggung jawab di perairan tanah laut. Fish scientiae, 2(4): 141-151.

Setyasmoko & T.Budi. (2015). Kesesuaian Teknis Rasio Gaya Apung (Bouyance Force) dan Gaya Tenggelam (Sinking Force) Pada Pukat Cincin (Purse Seine) Tipe Waring di TPI Sendang Sikucing, Kabupaten Kendal [Skripsi]. Universitas Diponegoro. Semarang.

Siboro, N. S., Sitorus, H., dan I. Lesmana. (2016). Analisis Kandungan Logam Berat Timbal (Pb) Pada Ikan Pelagis Kecil Yang Didaratkan Di Pps Belawan Kecamatan Medan Belawan Sumatera Utara. Aquacoastmarine, 14(4): 52- 8.

Sirait, R. A., & Samura, Z. A. P. (2021). Penyuluhan kesehatan tentang penggunaan alat pelindung diri untuk mencegah penyakit dermatitis pada nelayan. Jurnal Pengmas Kestra (Jpk), 1(1):53–59.

Sukandar dan Fuad. (2015). Pengoperasian lampu celup bawah air pada bagan tancap di perairan lekok. Journal of Innovation and Applied Technology, 1 (2): 1-5.

Sumardi, Z., M. A.,Sarong, dan M. Nasir. (2014). Alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan berbasis Code Of Conduct for Responsible Fisheries di Kota Banda Aceh. Jurnal Agrisep, 15(2): 10-18.

Susanto, H., Sugiarti, T., dan A.Farid. (2023). Analisis tingkat keramahan lingkungan alat tangkap bubu lipat di perairan laut jawa kabupaten bangkalan. JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research). 7(3): 45-53.

Tamuu, H., Harmain, R.M., dan F.A., Dali. 2014. Mutu organoleptik dan mikrobiologis ikan kembung segar dengan penggunaan larutan lengkuas merah. nike: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 2(4): 164-168.

Wiranata, K., Widia, I.W., dan I.P.G.B., Sanjaya. 2017. Pengembangan Sistem Rantai Dingin Ikan Tongkol (Euthynnus Affini) Segar Untuk Pedagang Ikan Keliling. Beta (Biosistem Dan Teknik Pertanian). 6(1):12-21.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Tinambunan, M., Pramusintho, B. P., Khaldun, M. H. I. K., Handoko, H. H., Ramadan, F. R., & Putinur, P. (2026). Analisis Tingkat Keramahan Lingkungan Pukat Cincin (Purse Seine) Berdasarkan Ukuran Gross Tonnage (GT) Kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Sumatera Utara. Mantis Journal of Fisheries, 3(01), 60–67. https://doi.org/10.22437/mjf.v3i01.50078

Issue

Section

Articles