Analisis Determinan Tingkat Konsumsi Pangan di Provinsi Jawa Tengah

Penulis

  • Radita Mauli Al Adha Universitas Amikom Yogyakarta
  • Ismadiyanti Purwaning Astuti Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.22437/jpe.v19i4.36927

Kata Kunci:

education, food consumption, GRDP, minimum wage, population

Abstrak

Konsumsi pangan merupakan kebutuhan barang berupa makanan atau minuman yang harus terpenuhi untuk kelangsungan hidup. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, upah minimum, pendidikan, PDRB dan laju pertumbuhan terhadap tingkat konsumsi pangan di Provinsi Jawa Tengah. Populasi penelitian ini adalah 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel dan menggunakan bantuan program Eviews10. Hasil penelitian ini, yaitu jumlah penduduk berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat konsumsi pangan, upah minimum dan laju pertumbuhan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat konsumsi pangan, pendidikan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap tingkat konsumsi pangan, PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat konsumsi pangan. Implikasi dari adanya penelitian ini yaitu pemerintah dapat menyesuaikan upah minimum sesuai dengan laju pertumbuhan dan inflasi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga tingkat konsumsi pangan dapat stabil bahkan meningkat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aidoo, R., Mensah, J. O., & Tuffour, T. (2013). Determinants of household food security in the Sekyere-Afram Plains district of Ghana. 1st Annual International Interdisciplinary Conference, AIIC 2013, 24–26.

Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah penduduk menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jiwa) 2019-2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2023). Angka partisipasi sekolah (APS) (persen) 2019-2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2023). Upah minimum menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah 2019-2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2024). PDRB atas dasar harga konstan menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah 2019-2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase laju pertumbuhan menurut kabupaten/kota di Jawa Tengah 2019-2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Efendi, Z., Laut, L. T., & Prasetyanto, P. K. (2020). Pengaruh jumlah penduduk, inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap konsumsi masyarakat di Kota Magelang. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 2(3), 810–820.

Ezeji, C. E., & Ajudua, E. I. (2015). Determinants of aggregate consumption expenditure in Nigeria. Journal of Economics and Sustainable Development, 6(5), 164–169. https://iiste.org/Journals/index.php/JEDS/article/view/20704

Febryani, T. (2017). Determinan pertumbuhan ekonomi di 4 negara ASEAN. Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan, 2(1), 10–20. https://doi.org/10.20473/jiet.v2i1.5501

Handayani, S., & Yulistiyono, H. (2023). Pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pendidikan terhadap konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi. Neo-Bis, 12(1), 32–47.

Hanun, N. (2018). Pengaruh pendapatan, jumlah tanggungan keluarga dan pendidikan terhadap pola konsumsi rumah tangga nelayan di Desa Seuneubok Rambong Aceh Timur. Jurnal Samudra Ekonomika, 2(1), 75–84.

Hidayat, S., & Woyanti, N. (2021). Pengaruh PDRB per kapita, belanja daerah, rasio ketergantungan, kemiskinan, dan teknologi terhadap IPM di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akutansi (JEBA), 23(4), 122–137.

Juliansyah, H., & Nurbayan. (2018). Pengaruh pendapatan per kapita, PDRB, dan jumlah penduduk terhadap tingkat konsumsi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2003-2016. Jurnal Ekonomika Indonesia, VII(2), 45–51.

Lailani, S., & Maulida, S. P. (2022). Analisis pendapatan dan jumlah penduduk terhadap tingkat konsumsi di Provinsi Aceh. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 1(1), 31–37. https://doi.org/10.32734/ljsp.v1i1.8153

Minta, S., Suriani, & Meutia, R. (2022). Pengaruh pendapatan dan jumlah penduduk terhadap konsumsi masyarakat di Provinsi Aceh dengan regresi data panel. Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.22373/jibes.v1i1.1577

Nabibah, E. T., & Hanifa, N. (2022). Pengaruh jumlah penduduk, pengangguran, dan pendidikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Independent: Journal of Economics, 2(3), 1–13. https://doi.org/10.26740/independent.v2n3.p1-13

Ningsih, B. K., Juliprijanto, W., Jalunggono, G., Ekonomi, F., & Tidar, U. (2018). Analisis pengaruh pendapatan per kapita, inflasi, tingkat simpanan dan nilai tukar terhadap konsumsi masyarakat di Indonesia tahun 2000-2018. DINAMIC: Directory Journal of Economic, 2.

Soleh, A., Daniel, P. A., Said, M., & Agustina, K. (2023). Analisis pengaruh pendapatan per kapita dan inflasi terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga di Provinsi Jambi. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 8(2), 1980. https://doi.org/10.33087/jmas.v8i2.1489

Srihardianti, M., & Prahutama, A. (2016). Metode regresi data panel untuk peramalan konsumsi energi di Indonesia. Jurnal Gaussian, 5(3), 475–485. http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian

Susanto, E. (2020). Pengaruh jumlah penduduk terhadap konsumsi rumah tangga di Provinsi Banten periode tahun 2016-2018 (Studi BPS Provinsi Banten). 2020.

Wibawa, I. P. E., & Purbadharmaja, I. B. P. (2018). Pengaruh upah minimum dan investasi terhadap kesempatan kerja dan konsumsi di kabupaten/kota Provinsi Bali. E-Jurnal EP Unud, 10(9), 3826–3854.

Yanti, Z., & Murtala, M. (2019). Pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan terhadap konsumsi rumah tangga di Kecamatan Muara Dua. Jurnal Ekonomika Indonesia, 8(2), 72. https://doi.org/10.29103/ekonomika. v8i2.972

Diterbitkan

2024-09-30

Cara Mengutip

Radita Mauli Al Adha, & Ismadiyanti Purwaning Astuti. (2024). Analisis Determinan Tingkat Konsumsi Pangan di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Paradigma Ekonomika, 19(4), 1048–1057. https://doi.org/10.22437/jpe.v19i4.36927