Determinan belanja modal provinsi di Indonesia: pendekatan analisis ekonomi dan sosial
DOI:
https://doi.org/10.22437/jpe.v20i4.53045Keywords:
capital expenditure, local original income, tax revenue sharing, gross regional domestic product, human development index, open unemployment rate, poverty rateAbstract
This research aims to measure and analyze the influence of Regional Original Income, Tax Revenue Sharing Funds, GRDP, Human Development Index, Poverty Rate, and Open Unemployment Rate on Capital Expenditure in all Provinces in Indonesia. This study uses secondary data in the form of a Cross-Section period 2015-2023. The analytical tool used is semi-logarithmic panel data regression. Based on the measurement results, the influence value of various independent variables on the dependent variable is obtained. Regional Original Income, Tax Revenue Sharing Funds, GRDP, and the Human Development Index have a significant effect on capital expenditure. Meanwhile, the poverty rate and open unemployment rate do not have a significant effect on capital expenditure.
Downloads
References
Andaresta, S. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi (Studi empiris pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat tahun 2015–2019). Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi (KIAFE), 10(4).
Andaiyani. (2012). Pengaruh indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, dan belanja operasional terhadap alokasi belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA), 1(1).
Arethusa, A., Tasya, T., & Terawati, M. (2025). Pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Nusa Akuntansi, 2(1).
Arsyad, L. (2020). Ekonomi pembangunan (Edisi ke-5). UPP STIM YKPN.
Asmawiah, S., Hajar, H., & Sulistiyo, H. (2022). Pengaruh pendapatan asli daerah terhadap belanja modal di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat tahun 2020. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1).
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. BPS Republik Indonesia.
Cindriyanti, Hambani, S., & Anwar, S. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap belanja modal Provinsi Jawa Barat. JAE: Jurnal Akuntansi dan Ekonomi, 9(3).
Daryanto. (2018). Model-model kuantitatif untuk perencanaan pembangunan ekonomi daerah: Konsep dan aplikasi. IPB Press.
Dumaris, A., Br. Purbra, A., Tarmizi, T., & Murtala. (2024). Pengaruh PDRB, belanja daerah, dan upah minimum terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 7(2).
Enas, U., Moeljono, Z., Pribadi, Y., Syairozi, I. M., Uliansyah, A. B., Sunyoto, E., Sijabat, R., Sarasi, V., Hartoto, H., Sugiri, D., & Rahayu, H. A. (2021). Keuangan negara. Widina Bhakti Persada.
Fikri, I., & Anis, A. (2023). Pengaruh pembayaran, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi terhadap pengangguran di Indonesia. Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan, 5(1).
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2012). Dasar-dasar ekonometrika (Edisi ke-5, Jilid 2). Salemba Empat.
Halim, A. (2016). Analisis laporan keuangan. UPP STIM YKPN.
Haq, M. I., & Syamsuddin. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi belanja modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah tahun 2017–2021 dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 22(1).
Hidayat, T., Permatasari, D., Maulina, M., & Aeni, P. (2024). Pengaruh dana alokasi umum, pendapatan asli daerah, dan kinerja keuangan terhadap belanja modal. AKUBIS: Jurnal Akuntansi Bisnis Pelita Bangsa, 9(1).
Iksan, A., Sartiyah, S., Setyawati, I., Wattimena, L., Sinurat, J., Puspita, Y., Yudawisastra, H. G., Wicaksono, R. A., Juliansyah, R., & Luthfinur, N. L. (2024). Ekonomi pembangunan. Widina Media Utama.
Isramiwarti, R., Rasuli, M., & Taufik, T. (2017). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana bagi hasil, dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan dengan belanja daerah sebagai variabel intervening pada kabupaten/kota di Provinsi Riau tahun 2011–2015. Pekbis Jurnal, 9(3).
Jhingan, M. L. (2018). Ekonomi pembangunan dan perencanaan (Cetakan ke-18). RajaGrafindo Persada.
Kuncoro, M. (2019). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi. Rajawali Press.
Lestari, N. D., & Woyanti, N. (2020). Pengaruh PDRB, UMK, jumlah penduduk, dan inflasi terhadap pengangguran di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tahun 2011–2017. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis (JPEB), 5(1).
Lutfiah, N., Pasaribu, J. R. S., Hutagalung, I., & Purba, A. A. (2023). Analisis pengaruh PDRB dan pengangguran terhadap kemiskinan di Indonesia tahun 2018–2022. JoSES: Journal of Sharia Economics Scholar, 2(1).
Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Andi.
Mariyana. (2017). Pengaruh belanja daerah, investasi, dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 6(1).
Prawoto, N. (2019). Pengantar ekonomi makro. RajaGrafindo Persada.
Probosiwi, R. (2016). Pengangguran dan pengaruhnya terhadap tingkat kemiskinan. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial, 15(2).
Purnasari, N., Sitompul, E., & Laowo, D. K. (2022). Pengaruh PAD, DBH, DAU, dan DAK terhadap belanja modal daerah Sumatera Utara tahun 2017–2019. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 6(2).
Rahmadi, S., Hastuti, D., & Parmadi. (2022). Pengaruh belanja modal urusan wajib dan urusan pilihan terhadap jumlah penduduk miskin dengan jumlah pengangguran sebagai variabel intervening di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika, 17(1).
Rahmadi, S., & Nurjanah, R. (2022). Pertumbuhan ekonomi sebagai variabel intervening dalam mempengaruhi tingkat kemiskinan provinsi di Pulau Sumatera dan Jawa. Jurnal Paradigma Ekonomika, 17(3).
Rayhandita, A., Anthony, A., & Rohman, A. (2024). Pengaruh peningkatan PAD dan dana transfer terhadap belanja modal dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel moderasi. Diponegoro Journal of Accounting, 13(2).
Ridwan, & Nawir, S. I. (2021). Ekonomi publik. Pustaka Pelajar.
Setyowati, L. (2023). Pertumbuhan ekonomi memoderasi hubungan pendapatan daerah dan dana alokasi terhadap belanja modal. Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Auditing (JAKA), 4(1).
Subandi. (2018). Ekonomi pembangunan. Alfabeta.
Suparmoko, M. (2012). Keuangan negara dalam teori dan praktik. BPFE.
Susanti, S., & Fahlevi, H. (2016). Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana bagi hasil terhadap belanja modal. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 1(1).
Susilowati, N. I., Susilowati, D., & Hadi, S. (2017). Pengaruh alokasi dana desa, dana desa, belanja modal, dan PDRB terhadap kemiskinan kabupaten/kota di Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(4).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Verawaty, & Salwa, S. (2023). Pengaruh PAD, dana perimbangan, SiLPA, kemiskinan, dan pengangguran terhadap IPM dengan alokasi belanja modal sebagai variabel intervening. Jurnal Bina Akuntansi, 10(1).
Vita, D. F. (2018). Analisis tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 1(1).
Widarjono, A. (2018). Ekonometrika: Pengantar dan aplikasinya (Edisi ke-4). UPP STIM YKPN.
Widiagma, A. P. (2015). Pengaruh indeks pembangunan manusia dan jumlah penduduk terhadap belanja modal pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Artikel Ilmiah Mahasiswa, Universitas Jember.
Yunus, R., & Anwar, A. I. (2021). Ekonomi publik. PT Nasya Expanding Management (NEM).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Selamet Rahmadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






