Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah di Indonesia Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Periode 2020-2024
Kata Kunci:
pertumbuhan laba, bank umum syariah, kinerja keuangan, data panel, eviewsAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Good Corporate Governance (GCG) terhadap pertumbuhan laba Bank Umum Syariah di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data panel yang bersumber dari laporan keuangan tahunan 10 Bank Umum Syariah selama periode 2020–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak Eviews. Sebelum dilakukan analisis regresi, data diuji menggunakan statistik deskriptif dan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, variabel NPF, ROA, CAR, dan GCG tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 33,42% variasi pertumbuhan laba, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan likuiditas dan efisiensi operasional dalam meningkatkan pertumbuhan laba bank syariah.
Unduhan
Referensi
Adila, A. P., Azis, A. D., Rahman, K., & Fakhira, A. N. (2025). Do IT committee and ERP adoption affect a firm’s profitability? Banking evidence from Indonesia. Bilancia: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 9(4), 346–359.
Adila, A. P., & Hidayah, R. (2023). Analisis perbandingan kinerja keuangan sebelum dan sesudah adopsi tata kelola teknologi informasi pada perusahaan manufaktur dan pertambangan yang terdaftar di BEI. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(7), 5223–5233.
Aryati, T., & Balafif, S. (2007). Analisis faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan bank. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Fachryana. (2020). Manajemen risiko strategis pada perbankan syariah. Jakarta: Kencana.
Fadillah. (2021). Kepatuhan syariah dalam operasional perbankan syariah. Bandung: Alfabeta.
Fauziah. (2019). Risiko reputasi dalam industri perbankan syariah. Yogyakarta: UII Press.
Kurnia, R. (2022). Non-Performing Financing dan risiko investasi pada bank syariah. Jakarta: Salemba Empat.
Kurniawati. (2022). Analisis tingkat kesehatan bank syariah dengan metode RGEC. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Mursyidan, & Hanantijo. (2016). Analisis pertumbuhan laba perusahaan perbankan. Surabaya: Airlangga University Press.
Nurapiah. (2019). Manajemen risiko operasional perbankan. Jakarta: Rajawali Pers.
Rifai. (2020). Risiko imbal hasil pada bank syariah. Jakarta: Prenadamedia Group.
Roman, A., & Şargu, A. C. (2013). Analysing the financial soundness of the commercial banks in Romania: An approach based on the CAMELS framework. Procedia Economics and Finance, 6, 703–712.
Stella, & Puspitasari. (2020). Penilaian tingkat kesehatan bank dengan pendekatan RGEC. Semarang: Universitas Diponegoro Press.
Suhartono. (2017). Manajemen permodalan perbankan syariah. Jakarta: Gramedia.
Winanti. (2019). Manajemen risiko likuiditas bank syariah. Yogyakarta: Deepublish.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rasyifa Suci Nabila, Indonesia Indonesia, Indonesia Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





