Eksplorasi dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Berdasarkan Umur Tegakan Sengon Solomon (Paraserienthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) di PT. Rimba Tanaman Industri

Exploring and Identifying Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) in Relation to the Age of Solomon Sengon (Paraserianthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) Stands at PT. Rimba Tanaman Industri)

Authors

  • Andres Arya Airlangga Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Neliyati Neliyati Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Suci Ratna Puri Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/jurnalsilvatropika.v9i2.49858

Keywords:

acaulospora, arbuscular mycorrhizal fungi, glomus, Paraserianthes falcataria, soil fertility

Abstract

ABSTRACT

This study aimed to explore and identify the genera and spore abundance of arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) in relation to the stand age of Solomon sengon (Paraserianthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) at PT. Rimba Tanaman Industri, Jambi Province, Indonesia. The research was conducted from September to November 2024 across three plantation sites with varying stand ages. Soil samples (50 grams each, triplicated) were collected from depths of 0–20 cm and 20–40 cm. AMF spores were isolated using the pour-sieving method (Pacioni) followed by centrifugation (Brundrett), and identified based on spore morphology using stereo and binocular microscopes. The results revealed the presence of four AMF genera: Glomus (7 types), Acaulospora (4 types), Gigaspora (3 types), and Scutellospora (2 types). Spore abundance varied with stand age, with the highest mean spore density (33 spores/50 g soil) recorded at the 2019 stand, 0–20 cm depth. All identified genera appeared consistently (100% frequency) across all study sites. These findings highlight the diversity and distribution of AMF associated with Solomon sengon stands, offering valuable insights for enhancing tree growth in marginal soils through mycorrhizal symbiosis.

 

Key words: acaulospora, arbuscular mycorrhizal fungi, glomus, Paraserianthes falcataria, soil fertility

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi genus serta kelimpahan spora fungi mikoriza arbuskula (FMA) berdasarkan umur tegakan sengon solomon (Paraserianthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) di PT. Rimba Tanaman Industri, Provinsi Jambi. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga November 2024 di tiga lokasi tegakan dengan variasi umur yang berbeda. Sampel tanah diambil sebanyak 50 gram dari kedalaman 0–20 cm dan 20–40 cm, masing-masing dengan tiga kali ulangan. Isolasi spora FMA dilakukan menggunakan metode tuang sari (Pacioni) yang dilanjutkan dengan teknik sentrifugasi (Brundrett). Identifikasi spora dilakukan berdasarkan karakter morfologi menggunakan mikroskop stereo dan mikroskop binokuler. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat genus FMA, yaitu Glomus (7 tipe), Acaulospora (4 tipe), Gigaspora (3 tipe), dan Scutellospora (2 tipe). Kelimpahan spora bervariasi tergantung pada umur tegakan, dengan rata-rata kepadatan spora tertinggi sebesar 33 spora per 50 gram tanah, ditemukan pada tegakan tahun 2019 pada kedalaman 0–20 cm. Seluruh genus FMA yang ditemukan memiliki frekuensi kemunculan 100% di semua lokasi. Temuan ini memberikan informasi penting terkait keanekaragaman dan distribusi FMA pada tegakan sengon solomon, yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman pada lahan marginal melalui simbiosis mikoriza.

 

Kata kunci: acaulospora, fungi mikoriza arbuskula, glomus, Paraserianthes falcataria, kesuburan tanah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin S, Fadila. 2023. Eksplorasi dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Berdasarkan Umur Tegakan Acacia crassicarpa A. Cunn Ex Benth di PT Wirakarya Sakti. S1 thesis, Universitas Jambi.

Aqma RZA, Rahmi A, Yanti AR, Hidayat M. 2020. Jenis Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Berbagai Pohon Kawasan Glee Nipah Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Prosiding Seminar Nasional Biotik. ISBN: 978-602- 70648-2-9.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). 2001. Tata Cara Pengambilan Contoh Tanah Untuk Uji Tanah. Liptan Agdex: 521. Yogyakarta.

Brundrett M, Bougher N, Dell B, Grove T, Malajczuk N. 1996. Working With Mychorrizal In Forestry And Agriculture. ACIAR Monograph 32 Australian Centre For International Agriculture Research. Canberra.

Cahyani NKMD, Nurhatika S, Muhibuddin A. 2014. Eksplorasi mikoriza vesikular arbuskular (MVA) indigenous pada tanah Aluvial di Kabupaten Pamekasan Madura. Jurnal Sains dan Seni ITS, 3(1): E22-E25.

Delvian. 2006. Peranan ekologi dan agronomi cendawan mikoriza arbuskula. USU Repository, Sumatera Utara, Indonesia.

Fikrinda. 2015. Ekorestorasi Lahan Kering Suboptimal Dengan Fungi Mikoriza Arbuskula Dan Pupuk Organik, hal.361-367 . Prosiding Seminar Nasional Biotik 5 April 2015, Aceh, Indonesia.

Gunawan AW. 1993. Mikoriza Arbuskula. Pusat Antar Universitas Ilmu Hayat. Institut Pertanian Bogor

Hardiatmi JS. 2010. Investasi Tanaman Kayu Sengon Dalam Wanatani Cukup Menjanjikan. INNOFARM: Jurnal Inovasi Pertanian, 9(2):17-21.

Huda N, Muin A. 2016. Asosiasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Tanaman Gaharu Aquilaria Spp Di Desa Laman Satong Kabupaten Ketapang. Jurnal Hutan Lestari 4(1):75-77

Hermawan H, Muin A, Wulandari RS. 2015. Kelimpahan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) Pada Tegakan Eukaliptus (Eucalyptus pellita) Berdasarkan Tingkat Kedalaman Di Lahan Gambut. Jurnal Hutan Lestari 3(1):124-132.

INVAM. 2017. International Culture Collection Of Arbuscula Mycorrihizal Fungi, Morgantown, West Virginia Agriculture And Forestry Experimental Station. Http://Fungi.Invam.Wvu.Edu/The-Fungi/Speciesdescriptions.Html (Diakses Pada Tanggal 11 Des 2024).

Khairunna K, Khalil M, Fikrinda F. 2018. Eksplorasi Fungi Mikoriza Arbuskular Pada Lahan Kering Masam Jantho Aceh Besar. Jurnal Agrista, 22(3):110-116.

Krisnawati H, Varis E, Kallio M, Kanninen M. 2011. Paraserienthes falcataria (L.) Nielsen: Ekologi, Silvikultur Dan Produktivitas. Buku. CIFOR. Bogor. 24 Hlm.

Lica ENL, Matinahoru JM, Hadijah MH. 2022. Eksplorasi Fungi Mikoriza Arbuskula (Fma) Pada Rhizosfer Pohon samama (Anthocephalus macrophyllus (Roxb.) Havil). Makila, 16(1):.31-43.

Lubis AP, Hamzah H, Tamin RP. 2019. November. Eksplorasi dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) indigenous Pada Tanah Bekas Tambang Batubara hal.212-226. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Jambi tahun 2018 In Seminar Nasional Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Lokal, Jambi, Indonesia.

Malawat J, Matinahoru J, Hadijah M. 2024. Isolasi Dan Identifikasi Jamur Mikoriza Arbuskula (JMA) Pada Rhizosfer Tanaman Makila (Litsea Angulata) Di Desa Hatusua. Marsegu: Jurnal Sains dan Teknologi 1(5): 496-505.

Nur K. 2023. Pengaruh Level Penggunaan Mikoriza Dan Jenis Pupuk Yang Berbeda Pada Kondisi Cekaman Kekeringan Terhadap Produktivitas Rumput Pakchong (skripsi. Universitas Lampung)

Putri A. 2024. Eksplorasi Dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula Di Bawah Tegakan Sungkai (Peronema Canescens Jack) Di Pt Mekar Agro Sawit (skripsi. Universitas Jambi).

Prayudyaningsih R. Nursyamsi N and Prasetyawati CA. 2018. Status Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Lahan Terdampak Longsor: Kerapatan Spora; Keanekaragaman dan Kolonisasinya pada Akar Tumbuhan Pioneer. In Prosiding Seminar Nasional Mikoriza (pp. 53-68).

Pacioni G. 1992. Wet Sieving Decanting Techniques For The Extraction Of Spores Of VA Mycorrhizal Fungi. Di Dalam: Norris JB, Read DJ, Varma AK, Editor. Methods In Microbiology. London (GB): Academic Pr. Hlm 317322.

Sumarna ASA. 2024. Peran dan Mekanisme Fungi Mikoriza dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Beberapa Jenis Tanaman. Suluh Tani, 2(1), pp.45-52.

Situmorang W. 2022. Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Sengon Pada Areal Konsesi PT. Rimba Tanaman Industri Kecamatan Bathin Xxiv Kabupaten Batanghari (Doctoral Dissertation, Agroekoteknologi, Universitas Jambi).

Safran A Anhar Dan Fikrinda. 2017. Ekplorasi Fungi Mikoriza Arbuskular Pada Perkebunan Sawit PT. Lembah Bhakti Di Rawa Singkil Dengan Kultur Trapping. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsiyah. 2 (3):38-48.

Shi ZY, Chen G, Fang R, Liu J, Christie P And XL Li. 2004. Arbucular Mycorrhizal Fungi Associated With The Meliace Of Hainan Island, China. College Of Resources And Environmental Science. China Agriculture University. China. 16 (2):81-87

Soerianegara I dan Indrawan A. 1978. Ekologi Hutan Indonesia. Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan. Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia.

Soepraptohardjo M And Ismangun, 1980. Classification Of Red Soils In Indonesia By The Soil Research Institute. In P. Buurman (Ed). Red Soil In Indonesia. Centre For Agricultural Publishing And Ducumentation, Wageningen.

Yanti ND, Suryanti E and Rosita R. 2023, November. Keanekaragaman fungi mikoriza arbuskula (fma) pada rizosfer tanaman sengon (Paraserianthes falcataria) DI KEBUN RAYA ITERA. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 11, pp. 44-50).

Yuwati TW, dan Putri WS. 2020. Keragaman Spora Mikoriza Arbuskula Di Bawah Tanaman Shorea balangeran (Korth.) Burck. Sebagai Bio-Indikator Keberhasilan Revegetasi. Jurnal Galam 1(1).

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

1.
Airlangga AA, Neliyati N, Puri SR. Eksplorasi dan Identifikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Berdasarkan Umur Tegakan Sengon Solomon (Paraserienthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) di PT. Rimba Tanaman Industri : Exploring and Identifying Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) in Relation to the Age of Solomon Sengon (Paraserianthes falcataria (Miq.) Barneby & Grimes) Stands at PT. Rimba Tanaman Industri). Jurnal Silva Tropika [Internet]. 2025 Dec. 31 [cited 2026 May 6];9(2):364-81. Available from: https://www.online-journal.unja.ac.id/STP/article/view/49858

Most read articles by the same author(s)