EDUCATIONAL STORYTELLING IMPLEMNETATION TO IMPROVE KNOWLEDGE OF PACKAGED SWEETNED BEVERAGE DANGERS FOR EARLY CHILDHOOD KIDNEY HEALTH
DOI:
https://doi.org/10.22437/jpmjk.v3i2.45388Kata Kunci:
Early Childhood, Kidney Health, Story Telling, Sugary BeveragesAbstrak
Konsumsi minuman manis dalam kemasan yang terus meningkat di kalangan anak-anak menimbulkan kekhawatiran serius bagi kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ginjal. Minuman ini umumnya mengandung kadar gula yang tinggi, pewarna buatan, dan bahan pengawet, serta dipasarkan secara agresif kepada anak-anak melalui kemasan yang menarik dan penempatan iklan yang strategis. Indonesia menempati peringkat ketiga di Asia Tenggara dalam hal konsumsi minuman manis, dengan 62% anak-anak dilaporkan mengonsumsinya setidaknya sekali seminggu. Meskipun memiliki risiko kesehatan, kesadaran masyarakat—terutama di kalangan orang tua dan pendidik—masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak usia taman kanak-kanak mengenai bahaya minuman manis dalam kemasan melalui metode mendongeng interaktif di TK Aisyiyah 7 Kota Magelang. Sebanyak 30 siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini yang mencakup permainan pra dan pasca asesmen, sesi mendongeng orisinal berjudul “Petualangan Otak, Ginjal, dan Kandung Kemih”, penggunaan boneka edukatif dan media visual, serta lagu bertema kesehatan. Hasil menunjukkan keterlibatan anak-anak yang tinggi dan peningkatan pemahaman yang ditunjukkan melalui skor post-test yang lebih baik. Kegiatan ini berhasil membuktikan bahwa metode mendongeng merupakan media yang efektif untuk edukasi kesehatan sejak dini, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ginjal, dan mendorong pilihan minuman yang lebih sehat bagi anak-anak.
Kata kunci: Anak Usia Dini, Kesehatan Ginjal, Mendongeng, Minuman Manis



