Makna Asosiatif dalam Lagu Lihat Kebunku (Taman Bunga) Karya Aku Jeje: Kajian Semantik
DOI:
https://doi.org/10.22437/kalistra.v5i1.50302Kata Kunci:
makna asosiatif, leech, lirik lagu, semantik, simbol alamAbstrak
This study aims to describe the types and functions of associative meanings in the lyrics of the song "lihat Kebunku (Flower Garden)" by Aku Jeje based on Leech's classification, and to explain how natural symbols are used to represent human emotions in the lyrics. The background of the study stems from the need for semantic analysis of song lyrics that are reinterpreted with new emotional nuances, but have not been widely studied academically. The method used is descriptive qualitative with data sources in the form of song lyrics that are analyzed through repeated reading techniques, recording elements of meaning, grouping categories, and interpreting connotative, affective, stylistic, social, and combined meanings. The results of the study show that there are 22 data containing associative meanings, consisting of 9 connotative meanings, 9 affective meanings, 1 stylistic meaning, 1 combined stylistic-connotative meaning, 1 combined connotative-affective meaning and 1 social meaning. These meanings are built through natural metaphors such as garden, flower, jasmine, gray, lay, bloom, and garden of the heart that represent love, loss, emotional vulnerability, and sincerity.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi makna asosiatif dalam lirik lagu Lihat Kebunku (Taman Bunga) versi Aku Jeje berdasarkan klasifikasi Leech, serta menjelaskan bagaimana simbol-simbol alam digunakan untuk merepresentasikan emosi manusia dalam lirik tersebut. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan analisis semantik terhadap lirik lagu yang direinterpretasi dengan nuansa emosional baru, namun belum banyak menjadi objek kajian akademik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa lirik lagu yang dianalisis melalui teknik membaca berulang, pencatatan unsur makna, pengelompokan kategori, serta penafsiran makna konotatif, afektif, stilistika, sosial, dan gabungan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 data yang mengandung makna asosiatif, terdiri atas 9 makna konotatif, 9 makna afektif, 1 makna stilistika, 1 makna gabungan stilistika-konotatif, 1 makna gabungan konotatif-afektif serta 1 makna sosial. Makna-makna tersebut dibangun melalui metafora alam seperti kebun, bunga, melati, kelabu, layu, mekar, dan taman hati yang merepresentasikan cinta, kehilangan, kerentanan emosional, hingga keikhlasan.
Unduhan
Referensi
Anjayani, D. K. (2025). Majas Metafora Pada Album “Menari Dengan Bayangan” Karya Hindia. Jurnal Zeugma. 1 (1), 102–119. https://ojs.kayyismuliajaya.org/index.php/Zeugma/article/view/80
Azzahra, A., Zahra, B. L., Putri, D. H., Pradnyadita, G. A., & Anggraeni, N. D. (2024). Analisis Bahasa dan Makna Lagu “Gala Bunga Matahari”: Ekspresi Perasaan Melalui Lirik Lagu. BISA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Ilmu Sastra, 1 (1), 59–67. https://publish.bakulsosmed.co.id/index.php/BISA
Destriani, A.A. & Rahmayanti, I. (2025). Makna Leksikal dan Gramatikal pada Lirik Lagu dalam Album “Sialnya Hidup Harus Tetap Berjalan” karya Bernadya. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11 (3), 3514–3531. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6498
Hanifah, I., & Fitriati, S. (2017). Makna Asosiasi dalam Novel Negeri 5 Menara Karya A. Fuadi Sebagai Alternatif Bahan Ajar Mata Kuliah Semantik. Jurnal Pesona, 3 (2), 189–199. https://doi.org/10.26638/jp.447.2080
Lestari, P.A., dkk. (2022). Analisis Aspek Leksikal dan Gramatikal pada Lirik Lagu “Rek Ayo Rek” dari Jawa Timur. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 7 (1), 124-132.
Muzdalifah, E., Pratiwi, W. D., & Syafroni, R. N. (2023). Analisis Makna Konseptual Dan Makna Asosiatif Pada Lirik Lagu Dalam Album Selamat Ulang Tahun Karya Nadin Amizah Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Puisi Di Tingkat SMA. Jurnal Wahana Pendidikan, 10 (2), 281294. https://doi.org/10.25157/jwp.v10i2.8489
Nurhidayah, G., & Tarmini, W. (2023). Makna Asosiatif dalam Perspektif Leech. Jurnal Gramatikal: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 5 (2), 178–187. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v1i1.
Ramdani, A. W., & Yuniseffendri. (2022). Makna Asosiatif dalam Kumpulan Lagu Dewa 19: Kajian Semantik. Jurnal Bapala, 9 (10), 28–37.
Ramaddini, N., Kurniasih, S., & Firmansyah, D. (2024). Analisis Makna Afektif Dalam Novel William Karya Risa Saraswati. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10 (04), 332–333.
Rosidin, Odin (2022). Percikan Linguistik Umum. Serang: Untirta Press.
Siregar, M. N. A., Dkk. (2021). Analisis Makna Leksikal dan Gramatikal Lagu" Mungkin Hari Ini Hari Esok atau Nanti" Karya Anneth Dellicia. Linguistik: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 6 (2), 320-326.
Sipayung, A. R., Simanjuntak, D. S. R., Barus, L. N. S. B., Sirait, D. S. B., Marbun, E. D., & Raja, D. S. B. L. (2025). Interjeksi dalam Tayangan Lapor Pak. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 5 (2), 671–687.
Utami, D. (2025). Studi Komunikasi Simbolis Berbasis Korpus tentang Cinta dalam Lagu-Lagu Tulus. Jurnal Ilmu Komunikasi, 22 (1), 61–84. https://doi.org/10.24002/jik.v22i1.99224
Wahyuningtyas, R., & Gusthini, M. (2025). Metafora dan Alegori dalam Novel The Little Prince: Pendekatan Stilistika untuk Memahami Makna Kehidupan.Jurnal Bahasa Dan Sastra, 12 (1), 54–63. https://doi.org/10.60155/jbs.v12i1.480
Yulia A., Dkk. (2023). Makna Asosiatif Lirik Lagu Dalam Album Laskar Cinta Dewa 19: Kajian Semantik Dan Pandangan Sufistik. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(1), 10-25. https://dpi.org/10.61132/semantik.v2i1.144
Zai, B. (2021). (2021). Analisis Makna Konotatif pada Kumpulan Puisi Ketika Cinta Bicara Karya Kahlil Gibran. KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.57094/kohesi.v2i1.420
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Arinda Gracella, Asterina Akbariani Suseno, Firli Azkiya Rahmania, Dase Erwin Juansah, Dodi Firmansyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish their manuscripts in Kajian Linguistik dan Sastra agree to the following terms:
1. The copyright in each article belongs to the author.
2. The author acknowledges that Kajian Linguistik dan Sastra reserves the right to be the first to publish under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (Attribution 4.0 International CC BY-SA 4.0).
3. Authors may submit articles separately, arranging for non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal to other versions (e.g., delivery to the author's institutional repository, publication into a book, etc.), acknowledging that the manuscript has been first published in Kajian Linguistik dan Sastra.



