Pengaruh penanaman modal dalam negeri, upah minimum dan belanja modal terhadap daya serap tenaga kerja di Provinsi Jambi

Penulis

  • Rizki Kenraraswati Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
  • M. Syurya Hidayat Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi
  • Yohanes Vyn Amzar Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.22437/paradigma.v14i1.6608

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penanaman modal dalam negeri (PMDN), upah minimum (UMP) dan belanja modal (BM) terhadap daya serap tenaga kerja di Provinsi Jambi. Data yang digunakan adalah data runtun waktu (time series) Provinsi Jambi selama periode Tahun 2000-2016. Data dianalisis secara deskriptif serta model regresi berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) rata-rata pertumbuhan penyerapan tenaga kerja sebesar 3,11 persen pertahun, PMDN sebesar 11,67 persen pertahun, UMP sebesar 16,44 persen pertahun dan belanja modal sebesar 20,00 persen pertahun; 2) secara simultan PMDN, UMP dan BM berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jambi. Secara parsial variabel BM tidak berpengaruh signifikan sedangkan variable PMDN dan UMP berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jambi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2019-05-12 — Diperbaharui pada 2019-05-12

Versi

Cara Mengutip

Kenraraswati, R., Hidayat, M. S., & Amzar, Y. V. (2019). Pengaruh penanaman modal dalam negeri, upah minimum dan belanja modal terhadap daya serap tenaga kerja di Provinsi Jambi. Jurnal Paradigma Ekonomika, 14(1), 37–44. https://doi.org/10.22437/paradigma.v14i1.6608