Naskah ini versi lama yang diterbitkan pada 2018-12-29. Baca versi terbaru.

Pengaruh inflasi, investasi asing langsung dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/paradigma.v13i2.6625

Kata Kunci:

Pertumbuhan ekonomi, Inflasi, Investasi asing langsung, Pengeluaran pemerintah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan inflasi, investasi asing langsung (FDI) dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia serta untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh inflasi, FDI dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk time series. Berdasarkan data yang diperoleh, rata-rata perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2000-2017 adalah sebesar 5,29%. Berdasarkan uji F variable independen cenderung berpengaruh terhadap variable dependen. Dalam uji t diketahui bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, sedangkan FDI dan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Nilai R2 sebesar 0,594602, artinya sebesar 59,46 % pertumbuhan ekonomi di pengaruhi oleh inflasi, FDI dan pengeluaran pemerintah, 40,54 % di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amir, A. (2007). Perekonomian Indonesia dalam Perspektif Makro. Biografika: Bogor.

Amir, A, dkk.(2009). Metodelogi Penelitian Ekonomi dan Penerapannya. IPB Press: Jambi.

Ariefiando, M,D. (2012). Ekonometrika esensi dan aplikasi dengan menggunakan Eviews. PT gelora aksara pratama, Erlangga: Jakarta.

Delis.A., Candra.M., Etik, U. (2015)Pengaruh FDI terhadap Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia 1993-2013, Jurnal Paradigma Ekonomika. 10(1), 231-245

Desnky. R, Syaparuddin, Siti.A.(2018) Ekspor kopi Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, Jurnal Perdagangan, Industri dan Moneter, 6(1),23-34

Firdaus, M. (2011). Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatik ( Edisi Kedua). Bumi Aksara: Jakarta.

Gujarati,D.N, Porter,DC. (2010). Dasar-dasar Ekonometrika (Edisi 5 Buku 1). Salemba Empat: Jakarta

Gujarati,D,N, Porter,DC. (2012). Dasar-dasar Ekonometrika (Edisi 5 Buku 2). Salemba Empat: Jakarta.

Mankiw. (2003). Makro Ekonomi Edisi Keenam. Erlangga: Jakarta.

Murni, A. (2009). Ekonomika Makro. PT Rafika adi tama: Bandung.

Priadi, S. (2008).Cadangan Devisa Financial Deeping, danStabilisasi Nilai Tukar Riil Rupiah Akibat Gejolak Nilai Tukar Perdagangan.Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, Bank Indonesia, 11(2), 121-153.

Riani.E., Haryadi, Amril.(2014).Faktor Penentu Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bungo. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(1), 21-28

Sukirno, S.(2004).Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. PT. RajaGrafindo Persada: Jakarta

Syaifuddin, Adi.B, Rahma.N.(2017).Dampak Peningkatan Pengeluaran Konsumsi Sektor Rumah Tangga dan Pengeluaran Sektor Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Propinsi Jambi. Jurnal Sains Sosio Humaniora. 1(1), 66-78

Unduhan

Diterbitkan

2018-12-29

Versi

Cara Mengutip

Pengaruh inflasi, investasi asing langsung dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. (2018). Jurnal Paradigma Ekonomika, 13(2), 95–104. https://doi.org/10.22437/paradigma.v13i2.6625