Studi Semiotika Roland Barthes Pada Film “12 Certa Glen Anggara”

Authors

  • Juwindah Juwindah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Yusmah Yusmah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Nurlaelah Nurlaelah Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Rustam Efendy Rasyid Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

DOI:

https://doi.org/10.22437/titian.v9i1.44594

Keywords:

film, semiotika, tanda

Abstract

Film “12 Cerita Glen Anggara” menceritakan tentang Glen Anggara yang bertemu dengan Shena, seorang gadis yang memiliki 12 daftar keinginan yang ingin dicapai sebelum penyakit yang diderita Shena semakin parah. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisis pemaknaan semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terkandung dalam film “12 Cerita Glen Anggara” karya Luluk HF. Film ini dipilih karena menyuguhkan beragam nilai kehidupan yang tersembunyi di balik narasi remaja dan kisah romansa, seperti nilai kekeluargaan, persahabatan, serta kepedulian sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif deskripti. Data diperoleh dari tuturan dan adegan dalam film “12 Cerita Glen Anggara” yang dianalisis menggunakan tiga lapisan pemaknaan Barthes: denotatif (makna literal), konotatif (makna emosional/budaya), dan mitos (makna ideologis).  Sumber data penelitian ini berasal dari film 12 Cerita Glen Anggara yang ditayangkan pada aplikasi netflix sejak tanggal 23 Januari 2023. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa simak, catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan beberapa data berupa tuturan dan adegan yang masing-masing memuat pemaknaan mendalam yang mencerminkan pandangan budaya dan nilai-nilai sosial masyarakat. Melalui kajian ini, dapat disimpulkan bahwa film 12 Cerita Glen Anggara tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga sarat makna simbolik yang layak dikaji secara semiotik untuk memahami pesan-pesan tersembunyi yang disampaikan kepada penonton.

Abstract

The movie “12 Stories of Glen Anggara” tells the story of Glen Anggara who meets Shena, a girl who has 12 wish lists to achieve before Shena's illness gets worse. The purpose of this study is to analyze the semiotic meaning of Roland Barthes which includes the meaning of denotation, connotation, and myth contained in the film “12 Stories of Glen Anggara” by Luluk HF. This movie was chosen because it presents a variety of life values hidden behind teenage narratives and romance stories, such as family values, friendship, and social care. The approach used in this research is descriptive qualitative type. Data were obtained from speech and scenes in the film “12 Stories of Glen Anggara” which were analyzed using Barthes' three layers of meaning: denotative (literal meaning), connotative (emotional/cultural meaning), and mythical (ideological meaning).  The data source of this research comes from the movie 12 Stories of Glen Anggara which was aired on the netflix application since January 23, 2023. By using data collection techniques in the form of listening, recording, and documentation techniques. Data analysis techniques are done by data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study found some data in the form of speech and scenes, each of which contains deep meaning that reflects the cultural views and social values of society. Through this research, it can be concluded that the movie 12 Stories by Glen Anggara is not only an entertainment spectacle, but also full of symbolic meanings that deserve to be studied semiotically to understand the hidden messages that want to be conveyed to the audience.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah A. (2015). Filsafat Hermeneutik Dan Semiotik.

Azhari, N. H. (2018). Film Dokumenter Expository “Wakaf Cahaya” Dep Artment Dop (Director of Photography). Kebudayaan, 022, 1–47.

Chaldun, U. I., & Bogor, K. (2022). Analisis Semiotika Roland Barthes. 1(2).

Fatimah. (2019). Semiotik. In Metzler Lexikon Kunstwissenschaft. Https://Doi.Org/10.1007/978-3-476-04949-0_117

Hasanah, S. N. (2024). Kekerasan Dalam Film Anak (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Doraemon The Movie: Nobita Dan Legenda Raja Matahari). Jecie (Journal Of Early Childhood And Inclusive Education), 7(2), 280–289. Https://Doi.Org/10.31537/Jecie.V7i2.1297

Hindarti, A. C. (2020). Analisis Semiotika Poster Film “Pengabdi Setan” 2017. Academia.Edu.

Kevinia, C., Putri Syahara, P. Sayahara, Aulia, S., & Astari, T. (2024). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle In Cell No.7 Versi Indonesia. Commusty Journal Of Communication Studies And Society, 1(2), 38–43. Https://Doi.Org/10.38043/Commusty.V1i2.4082

Khair, M. H., Studi, P., Penyiaran, K., Dakwah, F., Ilmu, D. A. N., Negeri, U. I., & Hidayatullah, S. (2023). Makna Takdir Dalam Film Aku Tahu Kapan Kamu Mati.

Lavenia, S. R. Y., & Riman, K. (2017). Pesan Sosial Dalam Film Uang Panai’ (Analisis Semiotika Roland Barthes).

Lustyantie2, N. (2012). Pendekata Semiotika Model Roland Barthes Dalam Karya Sastra Prancis 1. 1–15.

Miles, M. B., & Huberman, M. (2014). Dalam Buku Qualitative Data Analysis. In Ceur Workshop Proceedings (Vol. 1304, Pp. 89–92).

Putra, A. D., Putri, A., Bramundita, C., Sitorus, J., & Komunikasi, I. (2022). Analisis Semiotika Roland Barthes Dalam Film Pendek “Har.”6(2013), 14580–14588.

Riwu, A., & Pujiati, T. (2018). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film 3 Dara (Kajian Semiotika). 10(03), 212–223.

Ubaidillah, M., & Patriansah, M. (2024). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Film Agak Laen Produser Studio Imajinari. Visart Jurnal Seni Rupa & Desain, 2(1), 49–65.

Yusmah. (2021). Sintaktik Pusaka Tradisional Keris Dalam Masyarakat Bugis : Kajian Semiotika Budaya Yusmah Program Studi S3 Ilmu Linguistik Fakultas Ilmu Budaya.

Downloads

Published

2025-06-01

How to Cite

Juwindah, J., Yusmah, Y., Nurlaelah, N., & Rasyid, R. E. (2025). Studi Semiotika Roland Barthes Pada Film “12 Certa Glen Anggara” . Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 9(1), 182–195. https://doi.org/10.22437/titian.v9i1.44594

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.