Analisis Wacana Kritis Roger Fowler terhadap Pemberitaan Media Online tentang Perjalanan Luar Negeri Tanpa Izin oleh Lucky Hakim

Penulis

  • Iros Rosita Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Agus Hamdani Institut Pendidikan Indonesia Garut

DOI:

https://doi.org/10.22437/titian.v8i1.42926

Kata Kunci:

daring, ideologi, analisis wacana kritis

Abstrak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana media membingkai peristiwa kepergian Bupati Indramayu, Lucky Hakim, ke luar negeri tanpa izin, dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Roger Fowler. Analisis dilakukan terhadap empat berita dari media daring nasional, yaitu Tempo.co , Kompas.id , Tribunnews.com , dan Kompas.com . Hasil penelitian menunjukkan bahwa media menggunakan keanggotaan tertentu untuk membentuk realitas sosial yang diterima pembaca. Klasifikasi kosakata digunakan untuk mengkonstruksi tindakan tokoh dalam kategori-kategori tertentu, kosakata pembatas pandangan berfungsi mengarahkan persepsi pembaca terhadap tokoh dan peristiwa, kosakata pertarungan wacana menampilkan perbedaan posisi dan konflik antara aktor yang terlibat, serta kosakata marginalisasi digunakan untuk menempatkan tokoh dalam posisi yang kurang menguntungkan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa dalam pemberitaan media tidak bersifat netral, melainkan sarat dengan kepentingan ideologi dan konstruksi makna yang dapat mempengaruhi opini publik terhadap isu politik

Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Roger Fowler, keberanian media, framing, ideologi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Absyar, A., & Pratiwi, M. R. (2022). Analisis teks berita anak berlabel broken home di media online. IQTIDA: Journal of Da’wah and Communication, 2(01), 1–17. Diakses dari: https://doi.org/10.28918/iqtida.v2i01.4582

Anggraeni, A. W. (2012). Kesantunan tindak tutur mahasiswa dalam kegiatan presentasi kelas. Didaktika, 10(3), 117–185.

Azizah, I. N., Anggraeni, A. W., & Suaedi, H. (2025). Kosakata dalam Berita Perampokan: Kajian Wacana Kritis Roger Fowler. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(1), 816-823. Diakses dari: https://e-journal.my.id/onoma/article/view/5348

Baker, P., Gabrielatos, C., & McEnery, T. (2013). Discourse analysis and media attitudes: The representation of Islam in the British press. Cambridge University Press. Diakses dari:

https://doi.org/10.1017/CBO9780511920103

Breeze, R. (2019). Critical discourse analysis and journalism. Journalism Studies, 20(6), 791–806. Diakses dari: https://doi.org/10.1080/1461670X.2018.1547123

Demszky, D., Garg, N., Voigt, R., Zou, J., Gentzkow, M., Shapiro, J., & Jurafsky, D. (2019). Analyzing Polarization in Social Media: Method and Application to Tweets on 21 Mass Shootings. Diakses dari: https://arxiv.org/abs/1904.01596?utm_source

Fairclough, N. (1995). Media Discourse. London: Edward Arnold.

Fairclough, N. (2015). Language and power (3rd ed.). Routledge. Diakses dari:

https://doi.org/10.4324/9781315623016

Fowler, R. (1991). Language in the News: Discourse and Ideology in the Press. London: Routledge.

Ghassani, M. A. (2009). Wacana berita kriminal Koran Jawa Pos: Analisis Wacana Kritis Roger Fowler (hlm. 37–44). Diakses dari: https://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-skripf2debcbdbcfull.pdf

Hutapea, A. M. G. (2023). Pembingkaian pemberitaan kebijakan insentif mobil bertenaga listrik pada situs berita online (hlm. 20). Diakses dari: http://repository.untag-sby.ac.id/5231/49/BAB%20II.pdf

Kompas.com. (2025). Dedi Mulyadi Apresiasi Lucky Hakim yang Akui Kesalahan, Liburan ke Jepang Tanpa Izin. Diakses dari: https://www.kompas.com/jawa-timur/read/2025/04/09/114359388/dedi-mulyadi-apresiasi-lucky-hakim-yang-akui-kesalahan-liburan-ke.

Kompas.id. (2025). Gubernur Dedi Mulyadi: Bupati Indramayu Lucky Hakim Sudah Minta Maaf. Diakses dari: https://www.kompas.id/artikel/gubernur-dedi-mulyadi-bupati-indramayu-lucky-hakim-sudah-minta-maaf

Latif, A. (2021). Analisis wacana di tabloid Media Umat dalam pemberitaan wabah virus Corona pada rubrik “Media Utama” edisi 263–265. Pharmacognosy Magazine, 75(17), 399–405. Diakses dari: https://repository.ummat.ac.id/2351/

Machin, D., & Mayr, A. (2012). How to do critical discourse analysis: A multimodal introduction. SAGE Publications. Diakses dari: https://us.sagepub.com/en-us/nam/how-to-do-critical-discourse-analysis/book236443

Makki, M. (2019). ‘Discursive news values analysis’ of Iranian crime news reports: Perspectives from the culture. Discourse & Communication, 13(3), 265–283. Diakses dari: https://journals.sagepub.com/doi/10.1177/1750481319842453

Marhamah, N. A. S. (2024). Teori Roger Fowler dalam strategi penggunaan kosakata dan tata bahasa pada pemberitaan Serambinews.com. Advances in Social Humanities Research, 2(3), 376–386. https://doi.org/10.46799/adv.v2i3.205

Nilawati, D. (2018). Analisis wacana kritis model Roger Fowler berita gagal nikah setelah cabuli 2 anak bawah umur dalam Koran Medan Pos [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara]. http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/10548

Nurhidayah, N., Saleh, M., & Syamsudduha, S. (2023). Representation of ideology in criminal news texts about children in online media: A critical discourse analysis by Roger Fowler. Asian Journal of Social and Humanities, 1(12), 998–1011. https://doi.org/10.59888/ajosh.v1i12.103

Qura, U., Rahmayanti, I., & Amalia, N. (2024). Dinamika leksikal di media massa online pada kasus-kasus perundungan di Indonesia: Analisis wacana kritis model Roger Fowler. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 230–247. https://doi.org/10.22236/imajeri.v6i2.14340

Rahman, E. F., & Hamdani, A. (2023). Strategi penggunaan kosakata dan tata bahasa pada berita media online Indonesia (Analisis Wacana Kritis model Roger Fowler). Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 10(1), 13. https://doi.org/10.30595/mtf.v10i1.17670

Richardson, J. E. (2020). Misrepresentation and news discourse: A critical discourse analysis of reporting on crime. Journalism Studies, 21(7), 899–918. Diakses dari:

https://doi.org/10.1080/1461670X.2019.1709262

Santi, N., & Yanti, R. A. (2020). Analisis wacana kritis teks berita kriminal dalam Koran Sumatera Ekspres edisi Mei 2020 (Teori Roger Fowler). Dialektologi, 5(2), 34–47.

Setiani, N., Yogatama, I., & Krisna, T. E. (2021). Analisis wacana kritis Roger Fowler dalam berita online Forum Semua Tentang Ponorogo. Jurnal LEKSIS, 1(2), 91–98. Diakses dari: https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/Leksis/article/view/117

Suaedi, H., Santoso, A., Siswanto, W., & Pratiwi, Y. (2019). The construction of cultural education in tetralogy of Laskar Pelangi novel. ISLLAC: Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture, 3(2), 269–283. http://journal2.um.ac.id/index.php/jisllac

Tempo.co. (2025). Dedi Mulyadi Beberkan Sanksi yang Bisa Diterima Lucky Hakim karena Tak Izin Pelesir ke Jepang. Diakses dari: https://www.tempo.co/politik/dedi-mulyadi-beberkan-sanksi-yang-bisa-diterima-lucky-hakim-karena-tak-izin-pelesir-ke-jepang-1228675

Tribum.com. (2025) Cerita Lucky Hakim Kaget Disindir Dedi Mulyadi saat Liburan, Ada Adu Argumen: Kan Bukan Hari Kerja?. Diakses dari: https://www.tribunnews.com/regional/2025/04/09/cerita-lucky-hakim-kaget-disindir-dedi-mulyadi-saat-liburan-ada-adu-argumen-kan-bukan-hari-kerja

van Dijk, T. A. (2008). Discourse and Power. New York: Palgrave Macmillan.

Wodak, R., & Meyer, M. (2015). Methods of critical discourse studies (3rd ed.). SAGE Publications. Diakses dari: https://uk.sagepub.com/en-gb/eur/methods-of-critical-discourse-studies/book242390

Zienkowski, J., & Breeze, R. (2021). Critical discourse studies and journalism: A multidisciplinary dialogue. Critical Discourse Studies, 18(4), 357–374. Diakses dari: https://doi.org/10.1080/17405904.2021.1887280

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Rosita, I., & Hamdani, A. (2024). Analisis Wacana Kritis Roger Fowler terhadap Pemberitaan Media Online tentang Perjalanan Luar Negeri Tanpa Izin oleh Lucky Hakim. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 8(1), 193–205. https://doi.org/10.22437/titian.v8i1.42926

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.