Pelestarian Kebudayaan Seni Reog New Krido Utomo Melalui Karang Taruna Tri Tunggal
DOI:
https://doi.org/10.22437/titian.v9i1.43216Kata Kunci:
Identitas Lokal, Karang Taruna, Pelestarian, Kesenian ReogAbstrak
The times have driven many changes such as the lack of youth in recognizing local identity. Karang Taruna plays a role as a forum for youth organizations in answering these problems. This article aims to describe the role of Karang Taruna Tri Tunggal in the preservation of Reog New Krido Utomo Art as a local identity of the Karanglo Hamlet community. This research uses qualitative research methods by describing the efforts made by youth in maintaining reog art. The results showed that the efforts made by youth in preserving reog art were carried out by modifying movements, costumes, and music with new creations according to the times without leaving the original elements of art. Promoting reog art through social media, recruiting reog players from outside the village which has implications for expanding the network. New Krido Utomo Reog art is increasingly recognized outside the region for various events such as weddings, circumcisions, and school events.
Abstrak
Perkembangan zaman telah mendorong banyak perubahan seperti kurangnya pemuda dalam mengenal identitas lokal. Karang Taruna berperan sebagai wadah organisasi pemuda dalam menjawab permasalahan tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Karang Taruna Tri Tunggal dalam pelestarian Kesenian Reog New Krido Utomo sebagai identitas lokal masyarakat Dusun Karanglo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan upaya yang dilakukan pemuda dalam mempertahankan kesenian reog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan pemuda dalam pelestarian kesenian reog dilakukan dengan cara memodifikasi gerakan, kostum, dan musik dengan kreasi baru sesuai perkembangan zaman tanpa meninggalkan unsur keaslian seni. Mempromosikan kesenian reog melalui media sosial, mengadakan recruitment pemain reog dari luar dusun yang berimplikasi pada perluasan jaringan. Kesenian Reog New Krido Utomo semakin dikenal sampai ke luar daerah untuk berbagai acara seperti pernikahan, khitanan, dan acara sekolah.
Unduhan
Referensi
Astuti, Y. S. (2016). Pelestarian Kesenian Khas Kampung Naga Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Geografi, 4(1), 50–64.
Calasanza, Y., & Gunawan. (2023). Pelestarian Kesenian Debus Banten di Padepokan Maung Pande. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 7(1), 1–14. https://doi.org/10.22146/sasdaya.6891
Fatonah, R., Irma, I., Maulana, M. Z., & Yasin, M. (2024). Hubungan Masyarakat dan Budaya Lokal dalam Interaksi Sosial Masyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova), 2(01), 41–50. https://doi.org/10.71382/sinova.v2i01.65
Hakim, M. L., & Qurbani, I. D. (2021). Kebijakan Pembangunan Pemuda Strategi dan Tantangannnya. Media Nusa Creative.
Hasanah, U. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Millenial untuk Membendung Diri dari Dampak Negatif Revolusi Industri 4.0. Pedagogy : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 52–59. https://doi.org/10.51747/jp.v8i1.705
Hoff, I. (2025). Raymond Williams and Contemporary Youth Transitions: A Cultural Studies Critique of Social Generational Approaches in Youth Studies. Journal of Youth Studies, 28(1), 66–81. https://doi.org/10.1080/13676261.2023.2246931
Januar, A. (2016). Pola Praktik Kehidupan Komunitas Orang Asli Kukusan Di Depok Jawa Barat. Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 8(2), 171–186. https://doi.org/10.30959/patanjala.v8i2.71
Kanda, A. S., & Sari, P. T. (2024). Peran Karang Taruna dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Unit 05 Desa Cimerang. Jurnal Ilmiah Research Student, 1(3), 894-900. https://doi.org/10.61722/jirs.v1i3.794
Kustiyono, D. (2021). Membangun Organisasi Kepemudaan. Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services, 1(1), 5–13. https://doi.org/10.53363/bw.v1i1.2
Makalalag, D, W., Rororng, A. J., & Ruru, J. M. (2019). Pemberdayaan Karang Taruna di Kelurahan Matali Kecamatan Kotamobagu Timur. Jurnal Administrasi Publik, 5(73). https://cejournal.unsrat.ac.id/index.php/JAP/article/view/23573
Masaguni, O. S., Moha, S. W., & Katili, A. Y. (2024). Analisis Dampak Perubahan Sosial Masyarakat Desa Bilungala Kecamatan Bonepantai Akibat Modernisasi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 5563-5572. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.9188
Naamy, N. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar & Aplikasinya. Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah LP2M UIN Mataram.
Noorawhita, R., & Pandin, M. G. R. (2021). Preservation of Pancasila Cultural Values by Millennials in The Development of Trends in Globalization Era. Jurnal Budaya Nusantara, 5(1), 42–49. https://doi.org/10.36456/JBN.vol5.no1.3755
Nurmalisa, Y. (2017). Pendidikan Generasi Muda. Media Akademi.
Pabian, A., & Pabian, B. (2023). Role of Social Media in Managing Knowledge of the Young Generation in the Sustainability Area. Sustainability, 15(7). https://doi.org/10.3390/su15076008
Prameswari, D., Rahayu, I., Azzahra, F., Winarsih, & Martono, S. (2024). Generasi Z: Kooperatif, Kompetitif, dan Inovatif dalam Dunia Kerja. PT Nasya Expanding Management.
Rahayu, E. T., & Asrori, M. A. R. (2022). Pelestarian Kesenian Jaranan Jawa Sebagai Bentuk Kearifan Lokal Untuk Membangun Nasionalisme Pemuda Di Dusun Mundu Desa Bungur Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Tahun 2019. Wacana: Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 6(1), 13–22. https://doi.org/10.29407/jbsp.v6i1.13455
Rohmawati, S. D., & Hasanudin, C. (2024). Peran Pemuda Pancasila dalam Gerakan Sosial untuk Keadilan. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 2(2), 1383–1391.https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/3067
Romadhan, S., & Sumitro, E. A. (2023). Peran Pramuka dalam Menumbuhkembangkan Karakter Masyarakat. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 26–29. https://doi.org/10.36781/khidmatuna.v2i1.413
Rukanda, N., Nurhayati, S., & Ganda, G. (2020). Partisipasi Karang Taruna terhadap Kegiatan Sosial melalui Ikatan Sosial. Comm-Edu (Community Education Journal), 3(2), 144–155. https://doi.org/10.22460/comm-edu.v3i2.4151
Samongilailai, & Utomo, A. B. (2024). Strategi Melestarikan Budaya Indonesia di Era Modern. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(4), 157–168. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i4.376
Saputra, I. (2017). Peran Organisasi Kepemudaan dalam Meningkatkan Pemahaman Wawasan Nusantara di Kalangan Pemuda Indonesia. Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya, 1(1), 33–41.
Sari, A. P., Nataly, A., Bangun, E. I. B., Sinaga, R., & Julaiha, S. (2024). Peran Sumpah Pemuda dalam Mempersatukan Organisasi Pergerakan Nasional. Journal on Education, 6(3), 17351-17362. https://jonedu.org/index.php/joe/article/download/5656/4536/
Sarja, S. (2021). Banser dan Kewirausahaan. Madaniyah, 11(2), 249–260. http://www.journal.stitpemalang.ac.id/index.php/madaniyah/article/view/162
Setyadi, Y. B., Prasetiyo, W. H., Prasetyo, A., Laksono, D. T., & Patmisari. (2025). Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Muhammadiyah University Press.
Sonya, E. R., & Wulan, E. R. (2018). Pemberdayaan Organisasi Sosial Kepemudaan Karang Taruna Bina Swakarsa Kecamatan Solokan Jeruk melalui Program Keagamaan. Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 45–49. https://doi.org/10.15575/jak.v1i1.3324
Sulistyawati. (2023). Buku Ajar Metode Penelitian Kualitatif. K-Media.
Susilo, A., Supriyanto, & Asmara, Y. (2024). Perkembangan Organisasi Budi Utomo dan Pengaruhnya Bagi Pergerakan Nasional Tahun 1908. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.31540/sindang.v6i1.2629
Tjg, H. R., Harahap, I. F., Amanda, K., Jebua, I., Pandapotan, S., & Sihaloho, O. A. (2024). Degradasi Identitias Nasional: Munculnya Individualisme Dikalangan Generasi Z. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(9), 4772-4780. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/1359
Undang-Undang Kepemudaan, Pub. L. No. Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 148 (2009). https://peraturan.bpk.go.id/Details/38784/uu-no-40-tahun-2009
Wulandari, P. K., Saraswati, D., & Putra, S. D. E. (2017). Membangun Indonesia: Pemberdayaan Pemuda Berwawasan Pancasila. Universitas Brawijaya Press.
Zakaria, A., Widodo, P., Kertopati, S. N. H., & Firdaus, M. F. (2024). Optimalisasi Peran Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Wilayah DKI Jakarta dalam Upaya Pencegahan Radikalisme. Community : Pengawas Dinamika Sosial, 10(1), 40–56. https://doi.org/10.35308/jcpds.v10i1.8277
Zhao, H., Wang, J., & Hu, X. (2025). “A Wandering Existence”: Social Media Practices of Chinese Youth in the Context of Platform-Swinging. Social Media + Society, 11(1). https://doi.org/10.1177/20563051251315265
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sella Widya Luqmawati, Gunawan Gunawan (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






















