Pengaruh Jenis Ekstrak Dan Beberapa Variasi Konsentrasi Zat Alelopati Alami Dalam Menghambat Perkecambahan Benih Dan Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)
DOI:
https://doi.org/10.22437/biospecies.v19i1.41173Kata Kunci:
Akar Alang-Alang; Alelopati Alami; Daun Tomat; Kakao; Zat Penghambat PertumbuhanAbstrak
Kakao merupakan komoditi perkebunan strategis yang berkontribusi signifikan pada kegiatan ekspor-impor, meningkatkan devisa negara. Namun, pendistribusian benih kakao dihadapkan pada permasalahan rekalsitran, yang dapat diatasi dengan penggunaan alelopati alami. Alelopati alami mengandung senyawa toksis seperti alkaloid, fenolik dan terpenoid yang efektif menghambat perkecambahan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis ekstrak dan konsentrasi zat alelopati alami dalam menghambat proses perkecambahan benih dan pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah jenis ekstrak yaitu akar alang-alang dan daun tomat. Faktor kedua adalah konsentrasi alelopati alami yaitu kontrol, 4%, 6%, dan 8%. Data di analisis apabila terdapat perbedaan yang nyata diantara perlakuan, maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan (1) interaksi antara jenis ekstrak dan konsentrasi zat alelopati alami berpengaruh nyata pada variabel pengamatan daya berkecambah, indeks vigor, lethal concentration (LC50), laju pertumbuhan tanaman, dan jumlah daun dengan hasil terbaik yaitu ekstrak akar alang-alang dan konsentrasi 4% alelopati alami. (2) Pengaruh jenis ekstrak alelopati alami berpengaruh nyata terhadap parameter indeks vigor, laju pertumbuhan tanaman, jumlah helai daun, dan diameter batang. (3) Pengaruh konsentrasi alelopati alami perlakuan berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamatan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fajar Kurnia Maulid Widiono, Dwi Erwin Kusbianto, Ayu Puspita Arum, Setiyono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
























