PENGARUH PERBEDAAN KEPADATAN POPULASIRhyzopertha dominicaTERHADAP JENIS DAN KERUSAKAN SEREALIA
DOI:
https://doi.org/10.22437/biospecies.v18i2.46214Kata Kunci:
Cereal Damage; Cereals;Population Density; R. Dominica.Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan populasiRhyzopertha dominicaterhadap jenis dan kerusakan serealia. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama danPenyakit Tanaman, Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, UniversitasMalikussalehdalam bentuk percobaan laboratorium dengan dua jenis perlakuan yangdisusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan jenis serealia terdiri dari dua taraf yaitusorgum dan gandum. Jenis varietas serealia yangdigunakan dalam penelitian yaitu gandumtropis varietasDewata dan sorgum varietas Super-2 diperoleh dari Balai PenelitianTanaman Serealia, Maros Sulawesi Selatan. Perlakuan kepadatan populasiR. dominicaterdiri dari empat taraf yaitu 5, 10, 15, dan 20 pasang imago per 150 g serealia. Setiapkombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kepadatan populasiR. dominicaberpengaruh signifikan terhadap jumlah F1, persentasekerusakan serealia, jumlah bubuk,dan susut selama penyimpanan. Kepadatan 20 pasang imago menghasilkan jumlah F1 dankerusakan tertinggi. Jenis serealia juga mempengaruhi parameter tersebut, dengan gandummenunjukkan tingkat kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan sorgum, menandakan bahwagandum lebih disukai olehR. dominica. Namun, tidak terdapat interaksi signifikan antarakepadatan populasi dan jenis serealia terhadap seluruh parameter yang diamati. Datadianalisis menggunakan analisis ragam dan ujiDMRT pada taraf0.05.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
























