KARAKTERISASI MORFOLOGI DAN OPTIMASI PRIMER INTER SIMPLE SEQUENCE REPEATS (ISSR) UNTUK STUDI AWAL KERAGAMAN GENETIK Syzygium zeylanicum (L.)
DOI:
https://doi.org/10.22437/biospecies.v19i1.48204Kata Kunci:
Annealing Temperature, Inter Simple Sequence Repeats; Syzygium zeylanicumAbstrak
Syzygium zeylanicum (Myrtaceae) merupakan spesies yang tumbuh di kawasan IndoMalaya. Lingkungan tumbuh S. zeylanicum yang berbeda dapat mempengaruhi karakter morfologi dan mencerminkan adanya keragaman genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter morfologi S. zeylanicum dan optimasi primer Inter Simple Sequence Repeats (ISSR) sebagai langkah awal untuk studi keragaman genetik S. zeylanicum. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel S. zeylanicum koleksi Kebun Raya Bogor pada enam lokasi, yaitu vak V.B.84, V.B.84a, II.Q.87, II.Q.87a, V.C.54a, dan V.C.97a. Sampel daun beserta ranting diambil untuk karakterisasi morfologi. Isolasi DNA dilakukan dengan CTAB 2%. Optimasi dilakukan untuk 12 primer ISSR (ISSR1, ISSR2, ISSR3, ISSR4, ISSR5, ISSR6, ISSR7, ISSR8, ISSR9, ISSR10, ISSR11, dan ISSR12) dengan rentang suhu annealing 52 – 54 ºC, 52,1 – 53,1 ºC, 55 – 58 ºC, dan 45 – 50 ºC. Hasil karakterisasi menunjukkan daun S. zeylanicum bertipe tunggal, bangun daun lanceolate, ujung daun caudate, pangkal daun aequilateral, tepi daun entire, venasi brochidodromous, tata letak daun opposite, perlekatan petiolate, permukaan abaksial glabrous, dan permukaan adaksial lustrous. Panjang daun, lebar daun, dan diameter ranting S. zeylanicum yang didapatkan masing-masing berkisar antara 6 – 8,7 cm, 2,37 – 3,03 cm, dan 1,45 – 1,96 cm. Selain itu, sebanyak 11 dari 12 primer ISSR berhasil didapatkan suhu optimal untuk suhu annealing, antara lain ISSR1 (57,7 ºC), ISSR2 (52,8 ºC), ISSR3 (56,6 ºC), ISSR5 (52,7 ºC), ISSR6 (52,9 ºC), ISSR7 (47,8 ºC), ISSR8 (47,8 ºC), ISSR9 (52,6 ºC), ISSR10 (53,0 ºC), ISSR11 (49,7 ºC), dan ISSR12 (49,0 ºC). Hanya primer ISSR4 yang tidak memunculkan pita DNA setelah dilakukan optimasi pada semua rentang suhu yang digunakan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Muwaffiq Faza, Irfan Martiansyah, Turhadi Turhadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
























