Tindakan Rasional Instrumental Peternak Lokal Dalam Penanganan Penyakit Newcastle Disease Pada Ternak Ayam
Instrumental Rational Action of Local Farmers in Handling Newcastle Disease in Chicken Livestock
DOI:
https://doi.org/10.22437/jiiip.v28i1.40190Kata Kunci:
ayam, Newcastle disease, peternak lokal, tindakan rasional instrumentalAbstrak
Latar Belakang: Newcastle Disease (ND), juga dikenal sebagai penyakit Tetelo, adalah salah satu penyakit virus penting pada unggas yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Kasus penyakit ini menyerang ternak unggas yang banyak dipelihara oleh masyarakat. Newcastle Disease dapat dicegah dan ditangani ketika masyarakat memiliki pengetahuan mengenai penyakit ND. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindakan rasional instrumental peternak lokal terhadap penyakit Newcastle Disease atau tetelo pada ternak ayam dan tingkat pengetahuan peternak terhadap penanganan dan penaggulangan penyakit Newcastle Disease atau tetelo pada ternak ayam. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Variabel dan indikator pengukuran strategi tindakan rasional instrumental peternak terhadap penyakit Newcastle Disease yaitu tentang penanganan kesehatan, pengobatan, pencegahan, sanitasi kandang, dan tindakan karantina. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan pengisian kuisioner. Tingkat pengetahuan peternak diukur dengan memberikan kuisioner pretest dan post-test. Kegiatan penyuluhan diikuti oleh 30 orang responden dengan menggunakan alat bantu folder. Data kualitatif disajikan dalam bentuk deskriptif, sedangkan data peningkatan pengetahuan peternak dianalisis menggunakan uji T-test. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 43,33% melakukan pemisahan ayam sakit, 66,67% melakukan penanganan pengobatan ayam sakit, 43,33% melakukan tindaan perlakuan ayam mati, dan 43,33% melakukan tindakan pencegahan penyakit ND. Hasil evaluasi penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan (p<0,05) dengan hasil evektivitas peningkatan pengetahuan berada pada kategori cukup efektif. Kesimpulan: Sebagian besar peternak lokal sudah melaksanakan tindakan penanganan penyakit ND sesuai standar. Dengan adanya penyuluhan mengenai penyakit ND dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat.
Unduhan
Referensi
Alexander, D. J. (1991). Newcastle Disease and other paramyxovirus infection. Diseases of poultry, 496-519.
Awat, N. J. (1995). Metode Statistik dan Ekonometri. Liberty. Yogyakarta.
Balachandran, P., Srinivasan, P., Sivaseelan, S., Balasubramaniam, G.A., & Merthy, G.K. (2014). Isolation and characterization od Newcatle disease virus from vaccinated commercial layer chickens. Vet. Word., 7(7), 457-462.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Papua Barat. (2022). Data Unggas dan Aneka Ternak. https://sidassken.papuabaratprov.go.id.
Faramitha, I. D., & Komala, O. (2024). Uji aktivitas titer antibodi ayam petelur dan pasca vaksinasi Newcastle Disease inaktif. Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup, 24(1), 41-48.
Ginting, E. (1991). Metode Kuliah Kerja Lapang. Universitas Brawijaya, Malang.
Hadi, U. K. (2010). Pelaksanaan biosecurity pada peternakan ayam. bagian parasitologi dan entomologi kesehatan. Dapartemen IImu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor.
Hendrayani, E. & Febrina, D. (2009). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berternak sapi di Desa Koro Benai Kec. Benai Kab. Kuantan Singingi. J. Peternakan, 6 (2), 53-62.
Ismoyowati, I., Tugiyanti, E., Suswoyo, I., Rosidi, R., & Sulistyawan, I. H. (2023). Penerapan vaksinasi ND-AI dan pemberian probiotik untuk menurunkan tingkat mortalitas dan meningkatkan pertumbuhan ayam lokal. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 392-399.
Iswanto & Anastasia. (2013). Hubungan demografi, anggota keluarga dan situasi dalam pengambilan keputusan pendanaan pembelian rumah tinggal Surabaya. Jurnal Finesta, 124-129.
Kencana, G. A., Suartha, I. N., Nainggolan, D. R. B., & Tobing, A. S. L. (2017). Respons imun ayam petelur pascavaksinasi Newcastle Disease dan egg drop syndrome. Jurnal Sain Veteriner, 35(1), 81-90.
Kosozi, K.I., Ssuna, P., Tayebwa, D.S., & Alyas, M. (2014). Newcastle Disease virus isolation and its prevalence in Uganda poultry farms. Open J. of Vet. Med., 4(1), 1-5.
Makatita, J., & Isbandi, S. D. (2014). Tingkat efektivitas penggunaan metode sapi potong di Kabupaten Buru Provinsi Maluku. AGROMEDIA: Berkala IImu-ilmu Pertanian, 2014, 32.2.
Marwan, H., Mulyati, S., & Yustien, R. (2021). Peningkatan Kompetensi Siswa SMK-PP Negeri Jambi Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram.Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat,5(3), 686-693.
Muhibbin, S. (2000). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung, Remaja Rosdakarya.
Mukrimah, S. S. (2014). Metode Belajar dan Pembelajaran. Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia.
Narti, S. (2015). Hubungan karakteristik petani dengan efektivitas komunikasi penyuluhan pertanian dalam program SL-PTT (Kasus kelompok tani di Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu utara). Profesional: Jurnal komunikasi dan Adminitrasi Publik, 2(2).
Ndjandji, A. U. (2023). Pemberdayaan masyarakat Desa Bokasape Timur melalui program kesehatan edukasi pencegahan virus African Swine Fever. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 181-188.
Purwanta, P., Widayati, O., & Ximenes, D. (2024, October). Tindakan Rasional Instrumental Peternak Lokal terhadap Penyakit Newcastle Disease pada Ternak Ayam di Kampung Wasegi Indah, Distrik Aimasi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. In Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian (Vol. 5, No. 1, pp. 511-523).
Setyono, D. J., & Ulfah, M. (2011). 7 Jurus Sukses Menjadi Peternak Ayam Ras Pedaging. Penebar Swadaya Grup.
St Aisyah, R., Hatari, G. A., Sudarmi, N., Timur, N. P. V. T., Widayati, O., Lubis, M., ... & Sari, S. P. (2024). Pengantar Agribisnis Peternakan: Manajemen dan Pemasaran. Yayasan Kita Menulis.
Widayati, O., Degey, A. B., Sudarmi, N., & Sadsoeitoeboen, P. D. (2023). Evaluasi penyuluhan pengaruh pemberian pakan komersial terhadap performa babi jantan periode starter Di Kampung Sairo Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari. Journal of Sustainble Agriculture Extension, 1(2), 84-90.
Widayati, O., Mual, C. D., & Tanduk, M. (2024). Evaluasi penyuluhan pemanfaatan ampas sagu dan daun pisang kering sebagai media tanam jamur tiram (Pleurotus osteoratus). AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies, 5(1), 7-14.
Yulida, R., Kausar, K., & Andriani, Y. (2016). Penggunaan model pembelajaran penemuan terbimbing dalam meningkatan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah penyuluhan dan komunikasi pertanian. Mimbar Pendidikan, 1(2).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Okti Widayati, Purwanta, Toni Alex Ampnir

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




