Efek Penambahan Kuning Telur Pada level Yang Berbeda Dalam Pengencer Spermax Terhadap Kualitas Semen Beku Babi Landrace
Effect of Adding Different Levels of Egg Yolk in Spermax Diluent on The Quality of Landrace Boars' Frozen Semen
DOI:
https://doi.org/10.22437/jiiip.v28i2.44806Kata Kunci:
babi landrace, level kuning telur, preservasi, semen beku, spermaxAbstrak
Latar Belakang: Manfaat semen beku dapat meningkatkan kualitas genetik dari keturunannya, penyebaran genetik unggul yang luas ke berbagai lokasi bahkan di daerah yang jauh. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan level kuning telur yang paling efektif dalam pengencer Spermax untuk preservasi semen beku babi landrace. Metode: Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan yaitu: P1= spermax + kuning telur 5%, P2= spermax + kuning telur 10%, P3= spermax + kuning telur 15%, P4= spermax + kuning telur 20% setiap pengencer perlakuan di tambahkan gliserol 6%. Semen diencerkan dalam pengencer dasar, dan disimpan selama 2 jam pada suhu ruang 27-28℃. Selanjutnya semen disentrifugasi 2000 rpm selama 10 menit, supernatan dibuang dan endapan diencerkan kembali. Selanjutnya semen dievaluasi motilitas, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa, dan dikemas dalam straw berukuran 0,5 mL, kemudian diekuilibrasi dalam waktu 2 jam pada suhu 3-5℃. Semen di evaluasi kembali, dan dibekukan di atas permukaan nitrogen cair dengan jarak 10 cm selama 10 menit, dan disimpan dalam kontainer berisi nitrogen cair selama 24 jam. Semen beku dievaluasi motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan recovery rate. Hasil: Hasil penelitian berpengaruh tidak nyata (P>0,05), dengan nilai tertinggi pada setiap perlakuan setelah thawing adalah motilitas spermatozoa (P3= 28,75±11,08%), viabilitas spermatozoa (P4= 47,52±18,14%), dan abnormalitas spermatozoa (P1= 9,84±2,05%) dan recovery rate (P3= 35,93%). Kesimpulan: penambahan kuning telur pada level 5%, 10%, 15% dan 20% pada pengencer spermax menghasilkan kualitas semen beku babi landrace yang sama.
Unduhan
Referensi
Banamtuan, A. N., Nalley, W. M., dan Hine, T. M. (2021). Kualitas semen cair babi duroc dalam pengencer durasperm yang disuplementasi air buah lontar dan sari tebu. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 16(1), 41–48. https://doi.org/10.31186/jspi.id.16.1.41-48
Barek, M. E., Uly, K., Hine, T. M., Nalley, W. M., dan Belli, H. L. L. (2020). Pengaruh penambahan sari wortel dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap kualitas spermatozoa kambing bligon. Jurnal Nukleus Peternakan, 7(2), 109–117. https://doi.org/10.35508/nukleus.v7i2.3152
Blegur, J., Nalley, W. M., dan Hine, T. M. (2020). Pengaruh penambahan virgin coconut oil dalam pengencer tris kuning telur terhadap kualitas spermatozoa sapi Bali selama preservasi. Jurnal Nukleus Peternakan, 7(2), 130–138.
Dongkot, S., Marawali, A., Hine, T. M., Nalley, W. M., Peternakan, P. S., Peternakan, F., Cendana, U. N., Adisucipto, J., dan Timur, N. T. (2022). Kualitas Semen Beku Babi Duroc Dalam Pengencer Tris Modifikasi Dengan Waktu Ekuilibrasi Yang Berbeda. teknologi IB menggunakan semen cair maupun semen beku. 105.
Foeh, N. D. F. K., Arifiantini, R. I., dan Yusuf, T. L. (2016). Viabilitas spermatozoa semen beku babi duroc dalam extender beltsville thawing solution. Jurnal Kajian Veteriner, 4(1), 24–32.
Kaka, A. (2020). Karakteristik dan daya fertilitas spermatozoa babi peranakan landrace. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 22(3), 277. https://doi.org/10.25077/jpi.22.3.277-283.2020
Koelima BV, Belli HLL, Kihe JN, dan Nalley WM. (2022). Pengaruh lama ekuilibrasi terhadap kualitas semen beku babi duroc dalam pengencer tris-modifikasi dengan penambahan krioprotektan. Jurnal Nukleus Peternakan, 9(1):92–100. https://doi.org/10.35508/nukleus.v9i1.5490
Manur, F. (2024). Pengaruh Substitusi kuning telur bebek dalam pengencer semen life terhadap kualitas spermatozoa babi landrace. Comserva : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(12), 4928–4938. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i12.1278
Maria G. Mega, Wilmientje M. Nalley, Aloysius Marawali, H. L. L. B. (2022). Semen Beku babi landrace dalam pengencer durasperm. Jurnal Nukleus Peternakan, 9(1), 57–65.
Marlize, S., Hine, T. M., Nalley, W. M., Peternakan, F., Cendana, U. N., dan Penfui, J. A. (2021). Pengaruh Waktu Ekuilibrasi Terhadap Kualitas Sperma Beku Babi Landrace Dalam Modifikasi Durasperm Extender. 8(2), 150–160.
Munazaroh, A. M., Wahyuningsih, S., dan Ciptadi, G. (2013). Uji kualitas spermatozoa kambing boer hasil pembekuan the quality of boer goat freezing sperms using Mr. Frosty ® with different andromed diluent ® 64 uji kualitas spermatozoa kambing boer. Jurnal Ternak Tropika, 14(2), 63–71.
Noviansyah, L., Tjandrakirana, T., dan Ducha, N. (2017). Pengaruh penambahan soya dalam pengencer dasar Tris-Citric Acid-Fructose (TCF) terhadap motilitas spermatozoa kambing boer pasca pembekuan. LenteraBio, 6(1).
Sari, D. O., Tjandrakirana, dan Ducha, N. (2014). Pengaruh berbagai konsentrasi gliserol dalam pengencer Cep-D terhadap motilitas spermatozoa sapi Brahman yang disimpan dalam nitrogen cair. Jurnal LenteraBio, 3(3), 222–225.
Setiyani, D. S., Yekti, A. P. A., Kuswati, K., dan Susilawati, T. (2018). Keberhasilan inseminasi buatan menggunakan semen sexing beku pada Sapi Persilangan Ongole. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 28(3), 259. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2018.028.03.09
Setyawan, F., Suprayogi, T. W., Prastiya, R. A., Restiadi, T. I., Saputro, A. L., dan Agustono, B. (2019). The effect of different equilibration time before freezing on spermatozoa quality of Banyuwangi rambon bull using yolk tris diluter. Jurnal Medik Veteriner, 2(2), 101–107. https://doi.org/10.20473/jmv.vol2.iss2.2019.101-107
Sunami, S., Isnaini, N., dan Wahjuningsih, S. (2017). Kualitas semen segar dan recovery rate (rr) sapi limousin pada musim yang berbeda. Ternak Tropika Journal of Tropical Animal Production, 18(1), 36–50. https://doi.org/10.21776/ub.jtapro.2017.018.01.6
Woda ASS, Kune P, dan Marawali A. (2024). Pengaruh level minyak kelapa murni dalam pengencer air kelapa muda terhadap kualitas spermatozoa babi landrace. Animal Agricultura, 2(2):649–657.
Yahaq, M. A., Ondho, Y. S., dan Sutiyono, B. (2019). Pengaruh penambahan vitamin c dalam pengencer semen sapi limousin yang dibekukan terhadap kualitas post thawing. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 14(4), 380–386. https://doi.org/10.31186/jspi.id.14.4.380-386
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Alfonia Inna Tako, W Marlene Nalley, Ni Made Paramita Setyani, Thomas Mata Hine

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




