Studi Kasus: Pendekatan Klinis dan Evaluasi Terapi dalam Penanganan Hematuria pada Sapi Perah di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut

Case Study: Clinical Approach and Therapy Evaluation in Handling Hematuria in Dairy Cows in Cigedug District, Garut Regency

Penulis

  • Muchamad Ramadhan Ardhi Yusuf Program Studi Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia
  • Yusep Saeful Hidayat Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) Cikajang, Garut, Jawa Barat-Indonesia
  • Septiyani Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia
  • Endang Yuni Setyowati Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia
  • Faisal Amri Satrio Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/jiiip.v28i2.42760

Kata Kunci:

hematuria, pendekatan klinis, sapi perah, terapi

Abstrak

Latar Belakang: Kejadian berbagai penyakit pada peternakan sapi perah menjadi penyebab rendahnya produksi susu di Indonesia. Hematuria atau kencing darah akibat penyakit infeksius dan noninfeksius pada sapi perah menjadi salah satu faktor penyebabnya. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan klinis dalam diagnosis hematuria pada sapi perah serta mengevaluasi efektivitas terapi yang diterapkan berdasarkan studi kasus di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut. Metode: Studi kasus ini dilakukan melalui anamnesis untuk menggali informasi, sinyalemen untuk mengidentifikasi karakteristik dasar sapi perah, pemeriksaan fisik, serta penentuan diagnosis dan prognosis, yang kemudian diikuti dengan tata laksana terapi berdasarkan temuan diagnostik. Hasil: Sapi perah peranakan Friesian Holstein betina berumur satu tahun yang mengalami hematuria sejak satu minggu sebelum pemeriksaan ini tampak kurang aktif, kurang nafsu makan, badan gemetar, mukosa pucat, frekuensi denyut jantung 128 kali per menit, frekuensi napas 40 kali per menit, dan suhu 41,6 ºC. Terdapat infestasi caplak keras tubuh dan kandang. Setelah diinjeksikan Tryponil® (diminazene aceturate dan phenazone) melalui rute intramuskular, suhu tubuh sapi berhasil membaik dari 41,6 °C ke 39,7 °C dan hematuria sudah tidak terlihat pada 3 hari pascainjeksi. Kesimpulan: Pendekatan klinis yang mencakup anamnesis, sinyalemen, pemeriksaan fisik, dan tata laksana terapi efektif untuk mendiagnosis dan mengobati hematuria pada sapi perah, seperti pada studi kasus, di mana pemberian Tryponil® secara intramuskular menghilangkan gejala klinis dan memperbaiki kondisi klinis dalam tiga hari.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Muchamad Ramadhan Ardhi Yusuf, Program Studi Profesi Dokter Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia

 

 

Yusep Saeful Hidayat, Koperasi Peternak Garut Selatan (KPGS) Cikajang, Garut, Jawa Barat-Indonesia

 

 

Septiyani, Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia

 

 

Endang Yuni Setyowati, Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia

 

 

Faisal Amri Satrio, Program Studi Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Jawa Barat-Indonesia

 

 

Referensi

Ayoub, S. S. (2021). Paracetamol (Acetaminophen): A familiar drug with an unexplained mechanism of action. Temperature, 8(4), 351–371. https://doi.org/10.1080/23328940.2021.1886392

Bedouhene, A., Kelanemer, R., Medrouh, B., Kernif, T., Saidi, F., Tail, G., & Ziam, H. (2022). Seasonal dynamics and predilection sites of ticks (Acari: Ixodidae) feeding on cows in the Western Parts of the Djurdjura, Algeria. Frontiers in Tropical Diseases, 3, 856179. https://doi.org/10.3389/fitd.2022.856179

Borena, B. M., Sarba, E. J., & Eteya, W. T., et al. (2024). Assessment of the occurrence and cause of bloody urine in cattle and management practices in Cheliya, Jibat, and Dire Inchini districts of the West Shewa Zone, Oromia, Ethiopia. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3850589/v1

Dhanamjayam, P., Reddy, B. S., Shobhamani, B., & Sivajothi, S. (2024). Serum biochemical profile alterations in cattle with clinical babesiosis. Chemical Science Review and Letters, 11(41), 120-124. https://doi.org/10.37273/chesci.cs205504071

Galbat, S. A. (2016). Some clinico-pathological studies of cattle suffering from hemoglobinuria and anemia in Kafr-Elgalabta Village, Menofia Governorate, Egypt. Assiut Veterinary Medical Journal, 62(148), 1-XX.

Hashem, M. A., Neamat-Allah, A. N. F., & Gheith, M. A. (2018). A study on bovine babesiosis and treatment with reference to hematobiochemical and molecular diagnosis. Slovenian Veterinary Research, 55(Suppl 20), 165-173. https://doi.org/10.26873/SVR-643-2018

Imron, K., Dharmawan, R., Raditya, D., & Barito, E. (2020). Penyidikan kasus kencing darah pada sapi perah di Kabupaten Boyolali. Prosiding Penyidikan Penyakit Hewan Rapat Teknis dan Pertemuan Ilmiah (RATEKPIL) dan Surveilans Kesehatan Hewan Tahun 2020.

Imron, K., Dharmawan, R., Raditya, D., & Barito, E. (2020). Penyidikan kasus kencing darah pada sapi perah di Kabupaten Boyolali. Dalam Prosiding Penyidikan Penyakit Hewan: Rapat Teknis dan Pertemuan Ilmiah (RATEKPIL) dan Surveilans Kesehatan Hewan Tahun 2020 (hlm. 175). Direktorat Kesehatan Hewan.

Indarjulianto, S., Nururrozi, A., Datrianto, D. S., Fen, T. Y., Priyo Jr, T. W., & Setyawan, E. M. N. (2022). Physiology value of breath, pulse and body temperature of cattle. BIO Web of Conferences, 49, 01007. ISGP 2022. https://doi.org/10.1051/bioconf/20224901007

Kemenperin (2017). Indonesia mengimpor 3,65 juta ton susu setiap tahun. retrieved from: https://kemenperin.go.id/artikel/18427/Indonesia-Mengimpor-3,65-Juta-TonSusu-Setiap- Tahun.

Khan, S. A., Kalim, M. O., Tiwari, S. K., Khan, S. A., & Kashyap, D. (2022). Recent advances in the incidence, etiological factors and management of urolithiasis in bovines. Journal of Research in Agriculture and Animal Science, 9(7), 34-37. Retrieved from https://www.questjournals.org

Khasanah, H., Widianingrum, D. C., Yulianto, R., Syaifudin, F. (2023). Evaluation of dairy cows farm management and health in several regencies in East Java Province. Jurnal Veteriner. DOI: 10.19087/jveteriner.2023.24.4.431

Kim, Y. J., Ha, S. M., Ku, J. Y., Yoon, J. S., & Park, J. (2023). Hematological differentiation of bladder rupture and complete/partial urethral obstruction in castrated Hanwoo (Korean indigenous cattle) with urolithiasis. Journal of Veterinary Science, 24(5), e62. https://doi.org/10.4142/jvs.23010

Lempereur, L., Beck, R., Fonseca, I., Marques, C., Duarte, A., Santos, M., Zúquete, S., Gomes, J., Walder, G., Domingos, A., Antunes, S., Baneth, G., Silaghi, C., Holman, P., & Zintl, A. (2017). Guidelines for the detection of Babesia and Theileria parasites. Vector-Borne and Zoonotic Diseases, 17(1), 51–65. https://doi.org/10.1089/vbz.2016.1955

Navarro, M. A., Dutra, F., Briano, C., et al. (2017). Pathology of naturally occurring bacillary hemoglobinuria in cattle. Veterinary Pathology, 54(3), 457-466. https://doi.org/10.1177/0300985816688945

Onyeachonam, F. (2022). A review on therapeutic activities of diminazene aceturate. Journal of Sustainable Veterinary & Allied Sciences, 2(2). https://doi.org/10.54328/covm.josvas.2022.070

Rahmati, S., Aziz, A., Tawfeeq, M. M., Zabuli, J., & Nazhat, S. A. (2021). Clinical features of post-parturient hemoglobinuria in dairy cattle and buffaloes: A review. Open Journal of Veterinary Medicine, 11(4), 143-155. https://doi.org/10.4236/ojvm.2021.114010

Roméo, N. G., Münir, A., Désiré, K. T., Florence, F. A., & Payne, V. K. (2021). Species composition, diversity, and predilection sites of ticks (Acari: Ixodidae) infesting cattle in the Western Highlands of Cameroon. Arthropods, 10(3), 82-96. Retrieved from http://www.iaees.org

Sajid, M. S., Malik, M. A., Maqbool, M., López-Pérez, A. M., & Imran, M. (2021). Pathobiology of the tick-borne piroplasmosis. Veterinary Pathobiology and Public Health, 47. https://doi.org/10.47278/book.vpph/2021.005

Setyawan, H. B., Widianingrum, D. C., Yulianto, R., Khasanah, H. (2021). Robustness of dairy cattle farming industry against covid-19 pandemic in business group (KUB) Tirtasari Kresna Gemilang, Malang. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 759(1): 012056. https://doi.org/10.1088/1755- 1315/759/1/012056

Tufani, N. A., Fazili, M. R., Malik, H. U., Beigh, S. A., & Dar, K. H. (2015). Clinico-haematological profile and therapeutic management of acute babesiosis in a Holstein-Friesian crossbred cow. Veterinary Clinical Science. Retrieved from https://www.jakraya.com/journal/vcs

World Organisation for Animal Health (WOAH). (2021). Bovine babesiosis. Retrieved from https://www.woah.org/fileadmin/Home/eng/Animal_Health_in_the_World/docs/pdf/Disease_cards/BOVINE_BABESIOSIS.pdf

Zintl, A., Mulcahy, G., Skerrett, H. E., Taylor, S. M., & Gray, J. S. (2003). Babesia divergens, a bovine blood parasite of veterinary and zoonotic importance. Clinical Microbiology Reviews, 16(4), 622–636. https://doi.org/10.1128/CMR.16.4.622-636.2003

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-08

Cara Mengutip

Yusuf, M. R. A., Hidayat, Y. S., Septiyani, S., Setyowati, E. Y., & Satrio, F. A. (2025). Studi Kasus: Pendekatan Klinis dan Evaluasi Terapi dalam Penanganan Hematuria pada Sapi Perah di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut: Case Study: Clinical Approach and Therapy Evaluation in Handling Hematuria in Dairy Cows in Cigedug District, Garut Regency. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 28(2), 211–219. https://doi.org/10.22437/jiiip.v28i2.42760

Terbitan

Bagian

Case Study

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.