Pemanfaatan Kotoran Domba Menjadi Pupuk Bokashi Terhadap Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)
The Effect of Sheep Manure on the Productivity of Odot Grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) as Bokashi Fertilizer
DOI:
https://doi.org/10.22437/jiiip.v29i1.52388Kata Kunci:
bokashi, domba, rumput odotAbstrak
Latar Belakang: Usaha peternakan domba sebagai salah satu sektor yang menghasilkan pangan sumber protein hewani, juga menghasilkan suatu produk buangan yang jarang digunakan yaitu limbah baik berupa limbah padat maupun cair, ini memberikan peluang besar untuk digunakan sebagai campuran pupuk organik dan salah satunya dimanfaatkan menjadi pupuk bokashi. Pupuk bokashi merupakan produk fermentasi dari bahan organik seperti jerami, sekam, serbuk gergaji hingga kotoran hewan dan lain-lain. Rumput odot merupakan jenis rumput yang kaya akan nutrisi dan bisa tumbuh di berbagai tempat. Kebutuhan hijauan pakan ternak dapat dipenuhi melalui penanaman tanaman hijauan pada lahan yang subur. Penanaman rumput odot menggunakan bokashi bisa meningkatkan produktivitas tanah dan kandungan nutrisi pada rumput odot. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur hara (C-organik, N, P, K) yang terdapat dalam bokashi serta menganalisis produktivitas rumput odot berupa tinggi tanaman, jumlah anakan dan berat segar. Metode: Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 : Bokashi 0 gr + rumput odot, P1 : Bokashi 3840 g/2,56 m2+ Rumput odot, P2 : Bokashi 7680 g/2,56 m2 + Rumput odot. Hasil: Hasil pengujian terhadap pupuk bokashi masih sesuai standar SNI yang sudah ditetapkan. Perlakuan bokashi dan rumput odot 7680 g/2,56 m2 berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Anakan dan Berat Segar. Kesimpulan: Pupuk bokashi memiliki kandungan unsur hara makro (N, P, K) dan C-organik yang sesuai SNI. Perlakuan dosis 7680 g/2,56 m2 memberikan hasil yang terbaik terhadap produktivitas rumput odot.
Unduhan
Referensi
Badan Standardisasi Nasional. (2024). Rancangan standar nasional Indonesia 3: Pupuk organik padat (RSNI3 7763:2024). ICS 65.080.
Erviana, M. (2019). Respon rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) terhadap pemberian bokashi kotoran ayam pada tanah berpasir. Jurnal Ilmu Hewani Tropika, 8(2), 71–76.
Indraloka, B. A., Eriko, R., Wifqi, I. S., & Devy, A. (2022). Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk bokashi organik di Desa Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 59–64.
Ismayana, M., Nastiti, S. I., Suprihatin, Akhiruddin, M., & Aris, F. (2012). Faktor rasio C/N awal dan laju aerasi pada proses co-composting bagasse dan blotong. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 22(3), 173–179.
Kaca, I. N., Luh, S. L., Ni, K. E. S., & I, G. A. M. P. S. (2019). Budidaya rumput odot di Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Bali Community Services Journal (CSJ), 2(1), 29–33.
Karoba, F., Suryani, & Reni, N. (2015). Pengaruh perbedaan pH terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea) sistem hidroponik NFT (nutrient film technique). Jurnal Ilmiah Respati Pertanian, 7(2), 5–6.
Kastalani, K., Maria, E. K., & Septi, M. (2017). Pengaruh pemberian pupuk bokashi terhadap pertumbuhan vegetatif rumput gajah (Pennisetum purpureum). Ziraa’ah, 42(2), 123–127.
Maulidan, K., & Bayu, K. P. (2024). Pentingnya unsur hara fosfor untuk pertumbuhan tanaman padi. 1(2), 47–54.
Phooi, C. L., Elisa, A. A., & Roslan, I. (2022). Role of organic manure bokashi in improving plant growth and nutrition: A review. Sarhad Journal of Agriculture, 38(4), 1478–1484.
Rahmawan, I. S., Ahmad, Z. A., & Sulistyawati. (2019). Pengaruh pemupukan kalium (K) terhadap pertumbuhan dan hasil kubis (Brassica oleracea var. capitata). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 3(1), 17–23.
Sada, S. M., Bernadete, B. K., Bernadus, N., Agustinus, P., Pakalis, T., Redempta, W., & Ariyanto. (2018). Pengaruh interval waktu pemberian pupuk organik cair berbahan baku keong mas terhadap pertumbuhan dan produksi hijauan Pennisetum purpureum. Jurnal Ilmiah Inovasi, 18(1), 42–47.
Saprianti, S., Prima, N., & Meriati. (2025). Pengaruh beberapa dosis bokashi kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman caisim (Brassica juncea L.). JRIP, 5(1), 51–59. https://doi.org/10.31933/02t06211
Siregar, B. (2017). Analisa kadar C-organik dan perbandingan C/N tanah di lahan tambak Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Jurnal Warta, 53.
Suhastyo, A. A., & Fanny, T. F. (2019). Respon pertumbuhan dan hasil sawi pagoda (Brassica narinosa) terhadap pemberian MOL daun kelor. Agrotech Research Journal, 3(1), 56–60. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v3i1.29064
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rahmat Hidayat, Efri Junaidi, Aswandi, Dwiky Andryawan Yusuf, Fatkhrurrozi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




