Systematic Literature Review (SLR) Evaluasi Kelembagaan Peternakan dengan Pendekatan Bibliometrik Menggunakan VOSviewer Berbasis PICOS dan PRISMA
Systematic Literature Review (SLR): An Institutional Evaluation of the Livestock Sector Using a Bibliometric Approach with VOSviewer Based on PICOS and PRISMA
DOI:
https://doi.org/10.22437/jiiip.v29i1.45519Kata Kunci:
Analisis bibliometrik, Kelembagaan, Penguatan, Peternakan, SLRAbstrak
Latar Belakang: Kelembagaan peternakan memiliki peran krusial dalam mendukung keberlanjutan sektor peternakan, namun hal ini masih menghadapi tantangan berupa fragmentasi kelembagaan, koordinasi antar pemangku kepentingan yang belum optimal, serta tekanan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penguatan kelembagaan peternakan serta implikasinya terhadap keberlanjutan dan aspek sosial-ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis bibliometrik dengan kerangka PICOS terhadap 125 artikel periode 2020–awal 2025 yang bersumber dari jurnal bereputasi termasuk Google Scholar. Proses seleksi mengikuti protokol PRISMA, sedangkan analisis bibliometrik dilakukan menggunakan VOSviewer untuk mengidentifikasi pola keterkaitan, klaster, dan tren penelitian. Hasil analisis menunjukkan tiga klaster utama, yaitu produksi ternak, manajemen dan usaha peternakan, serta penguatan kelembagaan yang beririsan dengan aspek keberlanjutan. Dominasi klaster produksi dan manajemen mengindikasikan bahwa kajian kelembagaan masih berorientasi pada aspek teknis dan ekonomi, sementara integrasi dimensi keberlanjutan belum optimal. Kesenjangan penelitian terlihat pada terbatasnya kajian terhadap ternak minor seperti domba, serta belum kuatnya integrasi isu digitalisasi dan adaptasi perubahan iklim. Rendahnya keterlibatan aktor lokal, seperti koperasi dan kelembagaan berbasis masyarakat, juga menjadi kendala dalam penguatan sistem kelembagaan. Sintesis literatur menegaskan bahwa penguatan kelembagaan yang efektif memerlukan pendekatan yang inklusif, kolaboratif, dan berbasis bukti, dengan memperkuat kapasitas kelembagaan lokal serta integrasi lintas sektor. Pendekatan ini penting untuk mengakomodasi diversifikasi komoditas, meningkatkan ketahanan sistem peternakan, serta mendorong pembangunan peternakan yang berkelanjutan, adaptif, dan berdaya saing.
Unduhan
Referensi
Adams, N., Sans, A., Trier Kreutzfeldt, K.-E., Arias Escobar, M. A., Oudshoorn, F. W., Bolduc, N., Aubert, P.-M., & Smith, L. G. (2024). Assessing the impacts of EU agricultural policies on the sustainability of the livestock sector: A review of the recent literature. Agriculture and Human Values, 42, 193–212. https://doi.org/10.1007/s10460-024-10595-y
Amam, A., & Rusdiana, S. (2022). Peranan kelembagaan peternakan, sebuah eksistensi bukan hanya mimpi: Ulasan dengan metode systematic literature review (SLR). Jurnal Peternakan, 19(1), 9–21. https://doi.org/10.24014/jupet.v19i1.14244
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2003). Reforming livestock policy: An agenda for action. https://www.fao.org/4/y8349e/y8349e.htm
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2023). Pathways towards lower emissions: A global assessment of the greenhouse gas emissions and mitigation options from livestock agrifood systems. https://doi.org/10.4060/cc9029en
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (n.d.-a). Sheep and goat production in developing countries. https://www.fao.org/4/t8600t/t8600T01.htm
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (n.d.-b). Sustainable livestock for sustainable development. https://www.fao.org/policy-support/policy-themes/sustainable-livestock/en
Gider, D., Krautscheid, L., & Nielsen, V. H. (2021). Report on research in the field of sustainable animal production (Deliverable 6.4, ERA-NET SusAn).
Haddaway, N. R., Collins, A. M., Coughlin, D., & Kirk, S. (2015). The role of Google Scholar in evidence reviews and its applicability to grey literature searching. PLOS ONE, 10(9), e0138237. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0138237
Kristjanson, P., Waters-Bayer, A., Johnson, N., Tipilda, A., Njuki, J., Baltenweck, I., & MacMillan, S. (2014). Livestock and women’s livelihoods. In Gender in agriculture: Closing the knowledge gap (pp. 209–233). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-017-8616-4_9
Marino, R., Petrera, F., & Abeni, F. (2023). Scientific productions on precision livestock farming: An overview of the evolution and current state of research based on a bibliometric analysis. Animals, 13(14), 2280. https://doi.org/10.3390/ani13142280
Moyo, S., & Swanepoel, F. J. C. (2010). Multifunctionality of livestock in developing communities. In The role of livestock in developing communities: Enhancing multifunctionality (p. 69). https://doi.org/10.18820/9781928424819
Neethirajan, S. (2023). The significance and ethics of digital livestock farming. AgriEngineering, 5(1), 488–505. https://doi.org/10.3390/agriengineering5010032
Nisa, N. K., Nabila, C., Azahra, S., & Apriliani, F. (2025). Tinjauan literatur optimalisasi manajemen sumber daya manusia untuk peningkatan produktivitas dan keberlanjutan peternakan sapi perah. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 4(2), 399–410. https://doi.org/10.58192/ebismen.v4i2.3559
Novra, A. (2022). Arah dan kebijakan pembangunan agribisnis peternakan sapi potong nasional. In Prosiding Seminar Nasional Teknologi Agribisnis Peternakan (STAP) (Vol. 9, pp. 26–42). Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman.
Place, S. E. (2024). Environmental sustainability of livestock systems. Meat and Muscle Biology, 8(1). https://doi.org/10.22175/mmb.18117
Place, S. E., McCabe, C. J., & Mitloehner, F. M. (2022). Symposium review: Defining a pathway to climate neutrality for US dairy cattle production. Journal of Dairy Science, 105, 8558–8568. https://doi.org/10.3168/jds.2021-21413
Rizkwanti, R. A. K. D., & Kurniawan, A. R. (2025). Integrated rural development: Sebuah tinjauan literatur sistematis di Indonesia. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 11(1), 1–12. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2025.011.01.1
Suherman, E., Maulana, D., & Bida, O. (2023). Pengembangan kelembagaan, partisipasi dan kemandirian kelompok tani dalam mendukung program integrasi sapi sawit. Journal of Administrative and Social Science, 4(2), 152–171. https://doi.org/10.55606/jass.v4i2.399
Thornton, P. K. (2019). Livestock production: Recent trends, future prospects. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 365(1554), 2853–2867. https://doi.org/10.1098/rstb.2010.0134
van Eck, N. J., & Waltman, L. (2010). Software survey: VOSviewer, a computer program for bibliometric mapping. Scientometrics, 84(2), 523–538. https://doi.org/10.1007/s11192-009-0146-3
World Bank. (2024). Moving towards sustainability: The livestock sector and the World Bank. https://www.worldbank.org/en/topic/agriculture/brief/moving-towards-sustainability-the-livestock-sector-and-the-world-bank
World Bank. (2024). New World Bank program supports sustainable fodder production in China. https://www.worldbank.org/en/news/press-release/2024/06/27/new-world-bank-program-supports-sustainable-fodder-production
World Bank. (2025). Laying foundation for the modern livestock sector in Nepal. https://www.worldbank.org/en/news/feature/2025/02/19/laying-foundation-for-the-modern-livestock-sector-in-nepal
Zhang, W., et al. (2022). Industrialization trends in global livestock sector. Global Food Security, 33, 100634. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2022.100634
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anas Alvandika, Yusmi Nur Wakhidati, Mochamad Sugiarto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




