Pengaruh Ketinggian Tempat Kandang Terhadap Kualitas Fisik Telur Ayam Ras di Kabupaten Tabanan, Bali

The Effect of Cage Height on the Physical Quality of Broiler Chicken Eggs in Tabanan Regency, Bali

Penulis

  • I Gusti Ayu Dewi Seri Rejeki Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Warmadewa, Denpasar
  • Ni Ketut Mardewi Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi, Universitas Warmadewa, Denpasar
  • Ni Made Defy Janurianti Program studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian,Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.22437/jiiip.v29i1.48239

Kata Kunci:

Ketinggian tempat, kualitas fisik, Tabanan, Telur

Abstrak

Latar Belakang: Ayam petelur mampu memproduksi telur dalam kurun waktu kurang lebih enam bulan dengan produksi telur per tahun yang dihasilkan berkisar 200-350 butir per ekor. Salah satu faktor yang menentukan produksi telur adalah lingkungan dan genetik. Lingkungan pemeliharaan ayam dengan kondisi suhu yang tinggi dapat berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas ayam. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah ketinggian tempat kandang ayam mempengaruhi kualitas fisik telur ayam yang ada di Kabupaten Tabanan, Bali. Metode: Data yang diperoleh dilakukan uji statistik dengan menggunakan analysis of variance (Anova), jika signifikan (p<0.05) maka dilanjutkan dengan Duncan. Hasil: Telur ayam yang dihasilkan pada dataran tinggi memiliki warna kuning telur berkisar 8-9, sementara pada dataran sedang menunjukkan nilai warna sebesar 6-7. Nilai pH telur ayam tidak berbeda signifikan dari masing-masing ketinggian kandang yaitu berkisar 7,0-8,0. Ketinggian tempat kandang ayam petelur tidak mempengaruhi indeks kuning telur (IKT) dan indeks putih telur (IPT). Telur ayam yang diperoleh pada dataran tinggi memiliki nilai haught unit yang lebih rendah dibandingkan dengan dataran sedang yang berarti kualitas telur ayam pada dataran sedang secara keseluruhan lebih bagus yang mengindikasikan metabolisme ayam lebih baik pada pemeliharaan di dataran sedang. Hal ini didukung oleh jumlah kandang ayam petelur lebih banyak ditemukan di wilayah dataran sedang yang mengindikasikan peternak ayam petelur menghasilkan produksi telur ayam yang lebih baik di dataran sedang. Kesimpulan: Ketinggian kandang ayam petelur memberikan pengaruh signifikan terhadap warna dan haught unit telur ayam, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap pH, indeks kuning telur dan indeks putih telur.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alig, B. N., Malheiros, R. D., & Anderson, K. E. (2023). Evaluation of Physical Egg Quality Parameters of Commercial Brown Laying Hens Housed in Five Production Systems. Animals, 13(4). https://doi.org/10.3390/ani13040716

Apriliyani, L., Garnida, D., Ismiraj, M. R., & Wulansari, A. (2025). Pengaruh Lama dan Suhu Penyimpanan Terhadap Indeks Kualitas Telur Ayam Ras Fase Produksi Pertama. Jurnal Sumber Daya Hewan, 5(1), 15–18. https://doi.org/10.24198/jsdh.v5i1.61108

Berkhoff, J., Alvarado-Gilis, C., Keim, J. P., Alcalde, J. A., Vargas-Bello-Pérez, E., & Gandarillas, M. (2020). Consumer preferences and sensory characteristics of eggs from family farms. Poultry Science, 99(11), 6239–6246. https://doi.org/10.1016/j.psj.2020.06.064

Bilyaro, W., Lestari, D., & Endayani, A. (2021). Identifikasi Kualitas Internal Telur Dan Faktor Penurunan Kualitas Selama Penyimpanan. Journal of Agriculture and Animal Science, 1, 55–62. https://doi.org/10.47637/agrimals.v1i2.418

Dzuhri, A., Romauli Manullang, J., & Wibowo, A. (2022). Produktivitas ayam petelur fase layer dengan tingkat kepadatan kandang baterai dan umur yang berbeda. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 5(1), 45–52.

Goto, T., Mori, H., Shiota, S., & Tomonaga, S. (2019). Metabolomics approach reveals the effects of breed and feed on the composition of chicken eggs. Metabolites, 9(10). https://doi.org/10.3390/metabo9100224

Hu, J., Xiong, Y., Gates, R. S., & Cheng, H. W. (2021). Perches as cooling devices for reducing heat stress in caged laying hens: A review. In Animals (Vol. 11, Issue 11). MDPI. https://doi.org/10.3390/ani11113026

Larastiti, S. A., Rahmat, D., & Garnida, D. (2022). Pengaruh Lebar Albumen, Tinggi Albumen, dan Indeks Albumen Terhadap Haugh Unit Telur Itik Lokal (Anas Sp.). Jurnal Produksi Ternak Terapan (JPTT), 3(1), 9. https://doi.org/10.24198/jptt.v3i1.37888

Manyelo, T. G., Ng’ambi, J. W., Norris, D., & Mabelebele, M. (2019). Substitution of Zea mays by Sorghum bicolor on Performance and Gut Histo-Morphology of Ross 308 Broiler Chickens Aged 1–42 d. Journal of Applied Poultry Research, 28(3), 647–657. https://doi.org/10.3382/japr/pfz015

North, M. O., & Bell, D. (1990). Commercial Chicken Production Manual (4 th Edition). Van Nostrand Reinhold.

Nurdiansyah, F., & Rahman, A. Y. (2019). Penerapan Teknologi Untuk Mengontrol Suhu Dan Kelembaban Pada Budidaya Ayam Jenis Petelor. Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks, 2(2), 43–50.

Prasetyo, B., Mahfudz, L. . D., & Nasoetion, M. H. (2021). Kualitas Fisik Daging Ayam Broiler yang Dipelihara di Kandang Closed House pada Ketinggian Dataran Berbeda. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 16(1), 61–67. https://doi.org/10.31186/jspi.id.16.1.61-67

Putri, S. E., Majid Abdullah, F., Septiyaningsih, R., Aulia, F., & Puji Rahayu, T. (2025). Nutrisi Seimbang untuk Unggas: Memahami Pentingnya Protein dan Serat. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 28(1), 1–11. https://doi.org/10.22437/jiiip.v28i1.35982

Qurniawan, A., Arief, I., & Afnan, R. (2017). Performans Produksi Ayam Pedaging pada Lingkungan Pemeliharaan dengan Ketinggian yang Berbeda di Sulawesi Selatan (Broiler Productions Performance on the Different Breeding Altitude In South Sulawesi). Jurnal Veteriner, 17(4), 622–633. https://doi.org/10.19087/jveteriner.2016.17.4.622

Ramli, I., & Wahab, N. (2020). Teknologi Pembuatan Telur Asin Dengan Penerapan Metode Tekanan Osmotik. Jurnal Teknologi, 15(2), 82–86.

Samli, H. E., Agma, A., & Senkoylu, N. (2005). Effects of Storage Time and Temperature on Egg Quality in Old Laying Hens. Journal of Applied Poultry Research, 14(3), 548–553. https://doi.org/10.1093/japr/14.3.548

Sayudi, Rofatin, B., & Nuryawan, H. (2022). Risiko Produksi Usaha Peternakan Ayam Petelur. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Agribisnis VI, 339–346.

Setiawati, T., Afnan, R., & Ulupi, N. (2016). Performa Produksi dan Kualitas Telur Ayam Petelur pada Sistem Litter dan Cage dengan Suhu Kandang Berbeda Productive Performance and Egg Quality of Layer in Litter and Cage System with Different Temperatures. In Januari (Vol. 04, Issue 1).

Shan, Y., Tang, D., Wang, R., Tu, A., Yi, Y., Wang, X., Liu, B., Zhou, Y., Huang, Q., & Lü, X. (2020). Rheological and structural properties of ovomucin from chicken eggs with different interior quality. Food Hydrocolloids, 100, 105393. https://doi.org/10.1016/j.foodhyd.2019.105393

Suharyanto, B., Sulaiman, N. B., N Zebua, C. K., & Arief, I. I. (2016). Kualitas Fisik, Mikrobiologis, dan Organoleptik Telur Konsumsi yang Beredar di Sekitar Kampus IPB, Darmaga, Bogor Physical Quality, Microbiology, and Organoleptic of Egg Around IPB Campus.

Sumani, Komariah, Suntoro, Mujiyo, & Ullah, H. (2025). Rainfall, drought, and irrigation in relation to crop patterns in the volcanic topo sequence of Central Java, Indonesia. Sains Tanah, 22(1), 49–63. https://doi.org/10.20961/stjssa.v22i1.87786

Supamri, & Kusrianty, N. (2019). Pengaruh Penggunaan Getah Pepaya (Carica Papaya) terhadap Kualitas Telur Ayam Ras. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian, 1(2), 73–77.

Suprapti, R., Arinda, F. P., A, F. F. N., Hasan, Z., & Fauzi, A. (2018). Pengaruh Bahan Dan Metode Edible Coating Terhadap Umur Simpan Buah Tomat (Solanum lycopersicum ). Prosiding Seminar Nasional IV, 107–114.

Tesseraud, S., Everaert, N., Boussaid-Om Ezzine, S., Collin, A., Métayer-Coustard, S., & Berri, C. (2011). Manipulating tissue metabolism by amino acids. World’s Poultry Science Journal, 67(2), 243–252. https://doi.org/10.1017/S0043933911000274

Tribudi, Y. A., & Nurfianti, A. (2017). Penambahan tepung daun pegagan (Centella asiatika) terhadap performa produksi puyuh. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 27(1), 96–100. https://doi.org/10.21776/ub.jiip.2017.027.01.08

Yani, A., & Purwanto, B. P. (2006). Pengaruh Iklim Mikro terhadap Respons Fisiologis Sapi Peranakan Fries Holland dan Modifikasi Lingkungan untuk Meningkatkan Produktivitasnya. Media Peternakan, 29(1), 35–46.

Yunita, R., Wartono, & Suteky, T. (2014). Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya) dalam Ransum terhadap Performans Produksi Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica). Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 9(1), 41–50.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-01

Cara Mengutip

Rejeki, I. G. A. D. S., Mardewi, N. K., & Janurianti, N. M. D. (2026). Pengaruh Ketinggian Tempat Kandang Terhadap Kualitas Fisik Telur Ayam Ras di Kabupaten Tabanan, Bali: The Effect of Cage Height on the Physical Quality of Broiler Chicken Eggs in Tabanan Regency, Bali. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 29(1), 1–10. https://doi.org/10.22437/jiiip.v29i1.48239

Terbitan

Bagian

Research Report

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.